SATELITNEWS.COM, PAKUHAJI – Diduga hujan deras dan tersumbatnya saluran air oleh urugan tanah, 15 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Babulak Dato, Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, sudah empat hari terendam banjir setinggi 50 Cm, Minggu (5/2).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengatakan, bahwa pada Minggu pagi, pihaknya mendapatkan laporan terkait adanya banjir di wilayah Kampung Bubulak Dato, Pakuhaji, yang merendam 15 KK. Menurut laporan yang dia terima, banjir itu sudah terjadi dari Kamis (2/2) lalu, dengan ketinggian air mencapai 50 Cm.
“Ada 15 KK yang terendam air stinggi 50 Cm,” kata Ujat kepada Satelit News, Minggu (5/2).
Lanjut Ujat, pihaknya telah menerjunkan petugas BPBD untuk melakukan penyedotan air yang menggenangi pemukiman warga sekitar. Menurutnya, di Pakuhaji tidak pernah terjadi hujan di atas rata-rata. Dia menduga, hujan bukanlah penyebab utama terjadinya banjir.
“Sedang dilakukan upaya penyedotan, agar air yang menggenang rumah warga bisa segera surut,” katanya.
Sementara itu, Petugas BPBD Kabupaten Tangerang, Bunyamin menambahkan, penyebab terjadinya banjir dikarenakan hujan deras yang mengguyur pemukiman tersebut. Selain itu, ada aktivitas pengurugan tanah yang menyumbat saluran air.
Baca Juga: Dinda Claudia Hipnotis Pengunjung Festival Cisadane 2026
“Selain hujan deras, ada aktivitas urugan tanah milik Haji Sukri yang menyebabkan tersumbatnya aliran air. Sehingga terjadi genangan air dipemukikan warga,” pungkasnya. (alfian/aditya)

















