Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Pemilu Belum Ramah Terhadap Kaum Hawa

Keterlibatan Perempuan Masih Minim

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Senin, 3 Apr 2023 12:29 WIB
Rubrik Nasional
Ilustrasi

Ilustrasi

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA – Pemilu yang merupakan salah satu instrumen penting dalam menegakkan demokrasi, ternyata belum ramah terhadap kaum hawa. Keterlibatan perempuan dalam pemilu masih minim.

Program Officer International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Rizka Antika mengatakan, urgensi keterlibatan perempuan dalam pemilu perlu digaungkan. Hal ini untuk menunjang diversitas dalam kelompok pengambil keputusan.

“Berbicara diversitas, tentunya berbicara tentang keterlibatan perempuan. Itu salah satu urgensi utama kenapa perempuan harus dilibatkan menjadi pengambil keputusan. Bukan hanya menjadi per­wakilan yang deskriptif, melainkan juga substantif,” ujar Rizka, kemarin.

Menurut dia, salah satu cara untuk mendorong keterlibatan perempuan adalah dengan membangun optimisme. Caranya, kata dia, melalui pembingkaian (framing) karakteristik kepemimpinan perempuan yang khas.

“Perempuan memiliki karakteristik kepemimpinan yang berempati, mau bek­erja sama, kolaboratif, dan mengayomi,” bebernya.

“Sayangnya, karakteristik tersebut tidak banyak dilihat sebagai karakteris­tik yang ideal untuk menjadi pemimpin politik,” sambung Rizka.

Baca Juga: Survei LSI: Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Menurut Rizka, salah satu yang bisa dilakukan adalah bagaimana memban­gun narasi dan memberikan ruang ke­pada perempuan dalam politik. Karena, kata dia, sebenarnya ada beragam bentuk kepemimpinan yang bisa berhasil dalam menangani permasalahan.

“Dorongan urgensi keterlibatan perem­puan ini adalah untuk menekan hegemoni maskulinitas dalam ruang politik. Politik telah didesain oleh laki-laki untuk me­langgengkan hegemoni itu sendiri,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB

Rizka mendorong para perempuan harus berupaya lebih untuk masuk ke dalam ranah politik. Kendati, kata dia, ketika baru mau masuk ke ranah politik saja, sebenarnya sudah memberikan harga yang lebih besar karena dia akan menjadi sosok yang menghancurkan hegemoni tersebut.

“Keterlibatan perempuan di ranah poli­tik juga menemui permasalahan dari segi bias pragmatis. Baik dari parpol (partai politik) atau dari voters (pemilih), menilai bahwa chance (kesempatan) perempuan akan sangat sulit. Jadi, secara pragmatis mereka akan memilih laki-laki saja,” jelas Rizka.

Rizka menilai permasalahan terse­but dapat diperbaiki dengan mulai menggaungkan narasi dan membingkai kekhasan perempuan ketika memimpin. Kata dia, framing kekhasan perempuan ini bukanlah kekurangan, melainkan sebagai power (kekuatan). “Nah, ini yang belum banyak framing-nya,” ujar Rizka.

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Nurul Amalia Salabi menilai, minimnya tingkat keter­wakilan perempuan dalam pemilu karena masalah kesempatan. Baik secara partai politik dan juga kultural.

Baca Juga: Soal Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang

“Jadi, memang kami melihat ada masalah partai politik dan juga soal kul­tural itu sendiri,” ujar Amalia.

Kata Amelia, permasalahan struktural mengacu pada penelitian Perludem yang mempertanyakan bagaimana metode pencalonan yang diterapkan oleh partai politik dalam internal demokrasinya. Ternyata, kata dia, ketika parpol men­calonkan perempuan, mereka asal comot saja. “Untuk formalitas saja,” kata Amalia.

Sementara itu, dari sisi kultural, Amelia mendapati pemilih perempuan memiliki antipati terhadap calon perempuan. Hal ini berhubungan pula dengan ketidakpercayaan masyarakat terhadap partai politik.

“Mereka melihat partai politik kuali­tasnya kurang baik, itu berdampak pada penolakan mereka terhadap perempuan calon,” ujarnya.

Selain itu, Amalia menilai permasala­han kultural juga terletak pada represen­tasi politisi perempuan di media. Dari pantauan Perludem, kata Amalia, stasiun televisi arus utama di Indonesia lebih banyak menyoroti politisi laki-laki. “Sementara kinerja pemimpin perem­puan tidak sering dimuat,” ujarnya.

Menurut Amalia, kondisi tersebut turut mempengaruhi minimnya calon presiden dan calon wakil presiden perempuan di Indonesia. Karena memang, kata dia, media tidak banyak memunculkan figur-figur perempuan.

“Kami memantau delapan stasiun televisi arus utama di Indonesia. Yang banyak dimunculkan adalah calon-calon laki-laki,” ujarnya.

Kendati begitu, Amalia menyatakan, tren keterwakilan perempuan dalam pemilu terus meningkat. Menurut dia, data ini menunjukkan perkembangan positif ke arah yang lebih baik. Meskipun, kata dia, jumlahnya masih sedikit, baik dalam jumlah perempuan yang dicalonk­an maupun perempuan yang terpilih terus meningkat

“Sebenarnya trennya sudah lebih baik karena dalam sistem pemilu proporsional terbuka, memang trennya itu meningkat,” katanya.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Betty Epsilon Idroos mengatakan, pihaknya sedang berupaya agar pemilu bisa lebih ramah terhadap kaum hawa. Kata dia, regulasi untuk meningkatkan kandidasi perempuan pun sedang dis­usun.

“Saat ini sedang disusun, bahwa minimal 1 di antara 3 (calon legislatif) harus berjenis kelamin perempuan. Kita merujuk pada peraturan, agar tidak harus menempatkan perempuan di posisi seperti 3, 6, dan 9,” ungkap Betty. (rm)

Tags: INFIDInternational NGO Forum on Indonesian DevelopmentPemilupolitik
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle
Nasional

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan
Nasional

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan

Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan

Selasa, 1 Sep 2026 08:58 WIB
SUNGAI CIUJUNG : Kali Ciujung di Desa Sangiang, Kecamatan Pamarayan, mulai surut karena kemarau. Baru-baru ini, aliran Sungai Ciujung di Kabupaten Serang, berubah menjadi hitam karena dampak pembuangan limbah. (ISTIMEWA)

32 Perusahaan Di Banten Berstatus Tidak Taat Lingkungan

Senin, 31 Agu 2026 13:42 WIB

New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam

Jumat, 4 Sep 2026 13:00 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

Selasa, 1 Sep 2026 08:23 WIB
PELATIHAN -- pelatihan peningkatan kompetensi guru dengan materi public speaking dan ice breaking, untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menyenangkan bagi siswa. (ISTIMEWA)

Guru MDA Irsyadus Sariy 1 Dilatih Publik Speaking dan Ice Breaking

Jumat, 4 Sep 2026 16:40 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.