SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Seorang nelayan ditemukan tewas mengambang di Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang pada Senin (7/5). Jenazah warga Desa Ketapang, Kecamatan Mauk bernama Pendi itu mengambang di dekat bagan tengah perairan setempat. Pria berusia 61 tahun diduga tenggelam setelah perahunya mengalami kebocoran.
Ketua nelayan Kecamatan Mauk, Rian mengatakan, bahwa korban pertama kali ditemukan oleh nelayan lainnya yang hendak menjaring ikan. Katanya, pada saat itu, saksi melihat korban dalam kondisi mengambang tersangkut di sebuah bagan.
Kemudian, korban langsung dievakuasi. Dia pun langsung memanggil warga sekitar untuk membantunya mengevakuasi korban.
“Perahunya juga sudah dievakuasi dan ditarik kepinggir,” kata Rian kepada Satelit News, Senin (7/5).
Menurut Rian, Pendi ini merupakan warga Kampung Pecinan RT06/02 Desa Ketapang, Kecamatan Mauk. Dan diketahui, bahwa sebelum meninggal, korban pergi melaut memasang jaring rajungan pada Minggu (7/5) sore.
“Informasinya memang korban pergi melaut pada Minggu sore, ” katanya.
Baca Juga: Bupati Tangerang Sebut Rp13 Miliar Digelontorkan Untuk Penataan Kawasan Permukiman nelayan
Kapolsek Mauk AKP Yono Taryono menyatakan, berdasarkan keterangan saksi di TKP, korban tenggelam dan tewas diduga akibat perahu yang dinaikinya mengalami kebocoran.
“Dari keterangan nelayan yang menemukan pertama kali dilihat perahunya bocor, karena perahunya sudah tenggelam nggak jauh dari lokasi mayat nelayan tersebut ditemukan,” terangnya.
Lebih jauh, Yono menuturkan jenazah nelayan tersebut langsung dibawa ke rumah duka dan telah dikebumikan. “Sudah dimakamkan habis Dzuhur tadi,” tandasnya. (alfian)
