SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Seorang kakek bernama Sinin ditemukan meninggal dunia di dalam sumur yang terletak di rumahnya, Senin (31/7).
Lelaki berusia 60 tahun itu tinggal sendirian di rumahnya, Jalan Gunung Indah V RT 02 RW 011 Nomor 35, Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.
“Untuk kronologinya kurang tahu karena posisinya rumah ini sedang kosong. Jadi cuman korban sendiri aja di rumah sehingga ngga ada yang tahu,” ujar Mas’ud, ketua RT setempat saat dikonfirmasi.
Kata Mas’ud, awalnya pihak keluarga melaporkan peristiwa itu sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, pihak keluarga meminta tolong lantaran kondisi sumur sudah terbuka.
“Jam 4 itu dari pihak keluarga laporan ke saya sekitar jam 4 minta tolong diliatin karena pas keluarganya masuk ke rumah itu sumur itu sudah terbuka,” katanya.
Mas’ud menyebutkan, sumur yang diperkirakan berdiameter kurang lebih 60 sentimeter itu memiliki kedalaman 15 meter. Sumur tersebut, kata dia, untuk akses mesin menyedot air yang berada di bawah tanah.
Baca Juga: Warga Komplek Nusa Indah Tolak Pembangunan SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya
“Kan itu sumur untuk mesin air. Di bawah airnya. Ketahuannya itu pihak keluarga pulang ke rumah kan itu posisinya sendiri. Sendiri di rumah ditinggal nginep sama keluarga. Ketauan jam 4 tapi kejadiannya dia kecemplung belum tau, belum ada yang tau. Karena kan sendiri,” paparnya.
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel, Faridzal Gumai menuturkan, peristiwa mengenaskan itu bermula ketika korban memperbaiki mesin airnya yang bermasalah.
“Terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Korban lagi betulin mesin air yang berada di tengah sumur,” ujar Faridzal saat dikonfirmasi.
Nahasnya saat hendak memperbaiki mesin airnya itu, tiba-tiba alat bantu yang digunakan korban bermasalah. Tak kuat menahan beban tubuhnya. Sehingga pria lanjut usia tersebut tercebur ke dasar sumur.
“Dengan alat bantu kain sarung di sambung-sambung agar sampai ke mesin air. Ternyata ikatan yang buat tumpuanya tidak kuat, dan akhirnya korban jatuh ke dalam sumur. Perkiraan kedalaman sumur kurang lebih 15 meter,” paparnya.
Saat ini, korban sudah berhasil dievakuasi. Namun sayang, nyawa korban tak dapat diselamatkan.
“Korban sudah berhasil diangkat dari bawah oleh Damkar Tangsel, BPBD Tangsel dan rekan rekan Tim SAR Gabungan dalam kondisi sudah tidak bernyawa atau meninggal,” tandasnya. (irm/eko/bnn)
Baca Juga: Pos Jaga Jakarta di Flyover Ciputat Sediakan Layanan Ganti Oli Gratis untuk Ojol
























