Kamis, 22 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Menyikapi Ekonomi Merah Muda

Oleh: Najamuddin Khairur Rijal*

Oleh Deddy Maqsudi
Senin, 21 Agu 2023 19:46 WIB
Rubrik Kolom
Menyikapi Ekonomi Merah Muda

MENYIKAPI EKONOMI MERAH MUDA: Najamuddin Khairur Rijal, Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Muhammadiyah Malang. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

EKONOMI merah muda (pink economy) belum banyak didiskusikan secara terbuka di Indonesia. Selain karena belum begitu populer, istilah ini juga diasosiasikan pada kelompok yang belum diterima dalam sistem sosial-budaya masyarakat Indonesia. Padahal penyikapan terhadap pink economy menjadi penting di tengah diskusi tentang Lesbian, Gay, Biseksual, Transeksual, Queer, dan lainnya (LGBTQ+) yang kian mengemuka.

Jika istilah ekonomi hijau (green economy) berorientasi keberlanjutan lingkungan dan ekonomi biru (blue economy) berbasis kelautan, maka ekonomi merah muda punya konteks yang berbeda. Alih-alih menjadi orientasi pembangunan ekonomi berkelanjutan di dunia, pink economy melahirkan pro-kontra tak berujung.

Pink economy adalah istilah yang mengacu pada sektor ekonomi yang berhubungan dengan bisnis, produk, dan layanan yang ditujukan untuk konsumen LGBTQ+. Istilah ini pertama kali muncul pada awal tahun 2000-an. Salah satu pendapat mengatakan bahwa istilah pink economy pertama kali digunakan oleh dewan pemerintah Jepang pada tahun 2002 untuk mendorong sektor bisnis dan industri yang terkait dengan komunitas LGBTQ+ dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi negara, karena di Jepang warna merah muda telah lama dianggap terkait dengan komunitas LGBTQ+. Penjelasan lain menghubungkan asal usul istilah ini dengan penggunaan warna merah muda sebagai simbol gerakan perjuangan hak-hak LGBTQ+. Warna merah muda telah lama digunakan sebagai lambang perjuangan dan solidaritas oleh komunitas LGBTQ+ dalam upaya memperjuangkan hak-hak dan kesetaraan.

Pink economy mencakup berbagai macam industri dan bidang bisnis, termasuk mode, pariwisata, hiburan, perhotelan, perawatan pribadi, seni, media, teknologi, dan banyak lagi. Bisnis dalam pink economy biasanya menargetkan dan mencoba melayani kebutuhan dan preferensi khusus konsumen LGBTQ+. Penting untuk diingat, bahwa pink economy bukan hanya tentang produksi barang dan jasa untuk konsumen LGBTQ+, tetapi sekaligus juga mencakup dukungan terhadap hak-hak yang mereka perjuangkan.

Sejak munculnya istilah ini, pink economy telah berkembang pesat di berbagai negara dunia. Industri seperti mode, pariwisata, hiburan, perhotelan, teknologi, dan lain-lain telah memanfaatkan potensi pasar dari konsumen LGBTQ+ ini. Jepang dianggap sebagai salah satu pelopor. Jepang memiliki banyak restoran, bar, dan tempat hiburan yang ditujukan khusus untuk LGBTQ+, terutama di kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka.

Amerika Serikat memiliki pink economy yang besar dan beragam. Industri mode, hiburan, teknologi, dan perjalanan semuanya memiliki bagian yang signifikan dari pink economy. Beberapa kota seperti New York, San Francisco, dan Los Angeles dikenal memiliki banyak bisnis sebagai tujuan utama bagi komunitas LGBT+. Belanda juga negara yang disebut ramah LGBTQ+. Amsterdam, ibu kota Belanda, dikenal sebagai salah satu kota yang paling ramah LGBTQ+ di dunia, dengan banyak tempat-tempat yang ditujukan khusus untuk komunitas LGBTQ+.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Diganjar Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi

Adapun di Brasil, Rio de Janeiro dan São Paulo memiliki komunitas LGBTQ+ yang aktif, dan industri pariwisata serta hiburan menarik banyak wisatawan LGBTQ+. Demikian pula Taiwan. Taiwan menjadi negara Asia pertama yang melegalkan pernikahan sesama jenis pada 2019. Sejak itu, Taiwan telah menjadi tujuan populer bagi pasangan LGBTQ+ yang ingin menikah dan berlibur, sehingga memberikan dorongan bagi perkembangan pink economy di negara ini.

Negara lain adalah Australia, merupakan negara dengan pink economy yang maju. Kota-kota seperti Sydney dan Melbourne memiliki banyak bisnis yang ramah LGBTQ+ dan berbagai acara dan festival LGBTQ+ yang diadakan secara rutin. Adapun India adalah negara di Asia Selatan dengan perkembangan pink economy yang semakin menonjol. Di beberapa kota metropolitan seperti Mumbai dan Delhi, pink economy semakin berkembang dengan munculnya berbagai bisnis yang melayani komunitas LGBTQ+.

BeritaTerbaru

Putusan Terbuka, Identitas Terlindungi: Mencari Batas Anonimisasi di Peradilan Kita

Putusan Terbuka, Identitas Terlindungi: Mencari Batas Anonimisasi di Peradilan Kita

Sabtu, 19 Sep 2026 17:46 WIB
Budi Luhur di Kalangan Anggota Dewan dalam Perspektif Psikologis

Budi Luhur di Kalangan Anggota Dewan dalam Perspektif Psikologis

Sabtu, 15 Agu 2026 05:26 WIB
Salah Paham tentang Wakaf Saham

Salah Paham tentang Wakaf Saham

Rabu, 12 Agu 2026 15:21 WIB
Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Minggu, 2 Agu 2026 20:06 WIB

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Sebagai negara yang tidak melegalkan LGBTQ+ dan dengan masyarakat yang tidak menerima eksistensi mereka sebagai bagian dari sistem sosial-budaya Indonesia, ada beberapa hal yang perlu disikapi.

Pertama, pasar pink economy di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Komunitas LGBTQ+ di Indonesia diperkirakan mencapai jutaan orang. Mereka menuntut kebutuhan dan preferensinya sebagai konsumen diakui. Industri seperti mode, pariwisata, hiburan, dan teknologi dapat mengambil manfaat dari meningkatnya daya beli komunitas LGBTQ+.

Karena itu, pemerintah perlu selektif dalam memberikan izin kepada pelaku ekonomi. Jangan sampai kemudahan proses perizinan usaha dan aktivitas bisnis menjadi pintu masuk komersialisasi pink economy yang lebih masif. Selain itu, perlu dilakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaku bisnis dan usaha yang telah berjalan selama ini. Jangan-jangan mereka menjadi bagian yang memfasilitasi perkembangan bisnis merah muda ini.

Kedua, meningkatnya kehadiran pink economy akan berbanding lurus dengan upaya komunitas LGBTQ+ mempromosikan kesadaran dan penerimaan terhadap mereka. Hal ini akan semakin memperbesar resistensi dan penolakan sebagian masyarakat, yang pada gilirannya kian menciptakan polarisasi dan kegaduhan di tengah masyarakat. Isu LGBTQ+ menjadi bahasan yang sensitif dan telah menarik kita pada pusaran perdebatan tak berkesudahan.

Baca Juga: Perbedaan Prioritas Budgeting Gen Z: Traveling atau Wedding Dream?

Namun demikian, patut diingat bahwa komunitas LGBTQ+ bagaimana pun adalah warga negara yang memiliki hak untuk dilindungi oleh konstitusi. Menyikapi dan mewaspadai potensi perkembangan pink economy tidak berarti membuat komunitas ini kehilangan hak-haknya yang substansial sebagai warga negara. Diperlukan jalan tengah antara inklusi sosial dan nilai-nilai keindonesiaan. (*)

 

*(Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Muhammadiyah Malang)

Tags: ekonomi merah mudanajamuddin khairur rijalOpini
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern
Kolom

144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern

Sabtu, 1 Agu 2026 16:36 WIB
Menakar Peta Jalan Operasional: Jembatani Disparitas Ketahanan Pangan Banten Unggul Berdaulat
Kolom

Menakar Peta Jalan Operasional: Jembatani Disparitas Ketahanan Pangan Banten Unggul Berdaulat

Jumat, 17 Jul 2026 13:10 WIB
Nasib Malang Rupiah
Kolom

Nasib Malang Rupiah

Senin, 13 Jul 2026 20:32 WIB
Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI
Kolom

Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI

Rabu, 17 Jun 2026 18:56 WIB
“Revitalisasi Puskesmas dan Posyandu:  Dari Tempat Berobat Menjadi Pusat Pencegahan Penyakit”
Kolom

“Revitalisasi Puskesmas dan Posyandu: Dari Tempat Berobat Menjadi Pusat Pencegahan Penyakit”

Minggu, 14 Jun 2026 08:52 WIB
Krisis Keamanan Obat dan Self-Medication Remaja:  Pembelajaran dari Kasus GGAPA terhadap Risiko Penyakit Pernapasan Urban
Kolom

Krisis Keamanan Obat dan Self-Medication Remaja: Pembelajaran dari Kasus GGAPA terhadap Risiko Penyakit Pernapasan Urban

Jumat, 5 Jun 2026 16:35 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS

Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS

Rabu, 21 Okt 2026 18:57 WIB
Gudang Sembako dan Rumah Makan Terbakar di Sepatan, Korsleting Diduga Penyebabnya

Gudang Sembako dan Rumah Makan Terbakar di Sepatan, Korsleting Diduga Penyebabnya

Selasa, 20 Okt 2026 15:23 WIB
Kurangi Beban APBD Lebak, Sejumlah Ruas Jalan Diusulkan Naik Status

Kurangi Beban APBD Lebak, Sejumlah Ruas Jalan Diusulkan Naik Status

Selasa, 20 Okt 2026 15:21 WIB
Balas Kegagalan Tahun Lalu, Fajar/Fikri Juara Denmark Open 2026

Balas Kegagalan Tahun Lalu, Fajar/Fikri Juara Denmark Open 2026

Senin, 19 Okt 2026 07:11 WIB
PERINGATAN HSN -- Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi, didampingi Camat Menes Usep Sudarmana, menyampaikan sambutan di acara peringatan HSN yang digelar di Alun-alun Kecamatan Menes, Kamis (22/10). (ISTIMEWA)

Wabup Iing Launching Program Menes Sigap Pelajar dan Magrib Mengaji

Kamis, 22 Okt 2026 17:56 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.