SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Nasib nahas dialami Arsi (63), warga Kampung Peteuy Sayak, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang. Rumah yang ditinggalinya bertahun-tahun, habis ludes dilalap si jago merah, Senin (9/10/2023) sekira pukul 10.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tetapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, karena rumah dan peralatan rumah tangga habis terbakar.
Arsi mengaku, langsung berteriak meminta tolong ketika mengetahui rumahnya terbakar. Warga kemudian berkumpul dan mencoba memadamkan api menggunakan alat sewajarnya. “Langsung minta tolong, warga juga langsung memadamkan api,” katanya.
Arsi berharap, bisa mendapatkan bantuan perbaikan rumah, karena dirinya tidak memiliki dana untuk membangun rumah yang habis terbakar itu.
“Semoga ada bantuan, karena kalau membangun rumah sendiri, uangnya darimana. Semoga saja ada bantuan buat membantu memperbaiki rumah,” kata Ardi, Senin (9/10/2023).
Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Pandeglang, Madsira mengatakan, dugaan sementara kebakaran tersebut akibat korsleting listrik.
Baca Juga: 9 Rumah Warga Di Panimbang Pandeglang Rusak
Musibah itu sudah disampaikan kepada instansi terkait, agar bisa ditindaklanjuti. “Kemungkinan karena korsleting listrik. Kita sudah berikan laporan agar bisa ditindaklanjuti,” ungkap Madsira.
Madsira mengatakan, pihaknya sudah memberikan bantuan sementara bagi korban kebakaran. Mengenai bantuan perbaikan rumah dan lainnya, akan ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
“Kita baru bisa berikan bantuan darurat, seperti beras, lauk pauk, makanan ringan, air mineral, dan bantuan lainnya,” ujarnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Endan Permana mengaku, pihaknya belum mendapatkan informasi mengenai peristiwa kebakaran tersebut.
“Kebakaran dimana? Kita belum mendapatkan informasi itu,” kilahnya.
Meski demikian, Endan mengaku, akan menyampaikan kejadian tersebut kepada instansi terkait agar bisa mendapatkan bantuan perbaikan rumah.
Baca Juga: LIPP Banten: Pejabat Hasil Lelang Terbuka Pemkab Pandeglang Harus Berintegritas
“Laporan pasti kita sampaikan, agar korban bisa mendapatkan bantuan perbaikan rumah. Karena kalau dikita enggak bisa buat membantu memperbaiki rumah,” imbuhnya. (mg4)
