SATELITNEWS.COM, SERANG— Kekeringan di Provinsi Banten bertambah parah. Hingga akhir pekan lalu, BPBD Banten telah menyalurkan 600 ribu liter air kepada warga terdampak yang mengalami krisis air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Banten, Nana Suryana mengatakan, pihaknya terus menerus mendistribusikan bantuan air bersih ke waega guns memenuhi kebutuhan air minum dan memasak. Ia menjelaskan, distribusi air bersih kepada masyarakat berdasarkan permintaan.
“Kita juga coba untuk langsung ke lapangan, daerah mana yang memang sangat membutuhkan. Jadi tidak mesti ada laporan atau warga yang datang atau menelpon ke kita,” katanya.
Pj Sekda Banten, Virgojanti pada acara bakti sosial Pengadilan Tinggi (PT) Banten dalam rangka peduli bencana kekeringan mengungkapkan pihaknya terus melakukan upaya mengatasi kekeringan dengan melakukan strategi yang sama. Dimana, pemprov telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 600 ribu liter di beberapa daerah di Provinsi Banten.
“Tentu ikhtiar juga terus kita lakukan. Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Banten juga telah mengerahkan kurang lebih 75 tangki air bersih atau setara dengan 600 ribu liter air yang telah kita salurkan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Virgojanti menghimbau, upaya dalam menghadapi kekeringan ini bukan hanya dilakukan melalui penyaluran air bersih saja. Namun harus tetap diiringi dengan doa agar segala upaya mampu bermanfaat bagi semua.
Baca Juga: Kekeringan Meluas di Tangsel, 421 KK Terdampak dan 576 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan
“Dengan semua upaya yang kita lakukan, saya harap tidak lupa disertai dengan ibadah yang diiringi doa. Agar kekeringan ini tidak meluas dan mampu mendorong agar cepat memasuki musim penghujan,” jelasnya.
Kepala PT Banten, Andriani Nurdin mengaku bantuan air bersih telah didistribusikan ke warga yang membutuhkan akan terus dilakukan.
“Pada dasarnya Pengadilan Tinggi Banten sudah lama menyelenggarakan Bakti Sosial (Baksos). Dan ini salah satunya terhadap kekeringan yang sesuai hasil survei banyak sekali daerah yang mengalami kekeringan,” ungkap Andriani seusai dalam acara penyaluran air bersih.
Ia menyatakan penyaluran air bersih ini disalurkan di beberapa lokasi di Kota Serang dengan kapasitas 8.000 liter per tangki. Lokasi tersebut diantaranya Kecamatan Tirtayasa sebanyak 5 tangki dan Kecamatan Kasemen 6 tangki, dengan 3 tangki diantaranya disalurkan di Desa Sawah Luhur.
Dikatakannya, penyaluran air bersih ini juga merupakan hasil kolaborasi internal yang dilakukan oleh jajaran Pengadilan Tinggi Banten. Tidak hanya dibahas dalam rapat bulanan, PT pun terus berupaya mengoptimalkan implementasinya di Provinsi Banten khususnya Kota serang.
“Kita selalu menginformasikan keadaan dampak el nino ini dalam beberapa pertemuan bulanan. Alhamdulillah temen-temen antusias. Dan sepertinya akan kami usahakan mengadakan penyaluran air bersih untuk kedua kalinya,” jelasnya. (rus/bnn)
Baca Juga: BPBD Kabupaten Lebak Sudah Salurkan 382 Ribu Liter Air kepada Warga
























