SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, bakal membangun gedung Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops).
Sarana tersebut, merupakan hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, di tahun 2024 mendatang.
Sekretaris BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana membenarkan, pihaknya akan mendapatkan bantuan pembangunan gedung Pusdalops tersebut. Kata dia, luas bangunan yang akan dikerjakan di tahun 2024 itu sekira dua kali 50 meter.
“InsyaAllah, tahun depan kita akan mendapatkan bantuan pembangunan gedung Pusdalops. Sifat bantuan itu, hibah dari BNPB. Jadi tahun depan pengerjaan pembangunannya mulai dilakukan,” kata Nana, diruang kerjanya, Senin (27/11/2023).
Nana mengatakan, beberapa waktu lalu pihak BNPB sudah mendatangi kantor BPBDPK Kabupaten Pandeglang, untuk menyampaikan rencana tersebut, sekaligus melakukan pengukuran lokasi yang akan dijadikan sebagai gedung Pusdalops.
“Iya, mereka sudah ke sini, sudah menyampaikan kepada kita. Ya kita terima, mumpung ada yang mau membantu. Sudah disampaikan juga DED (Detail Engineering Design) pembangunan gedung itu. Sudah dibahas juga mengenai hal lainnya,” tambahnya.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Mulai Melanda, KSB Banten Sebut 3 Kabupaten Terdampak Paling Besar
Nana mengaku tidak mengetahui besaran anggaran yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan sarana tersebut. Namun, selain pembangunan gedung, fasilitas penunjang lainnya juga akan disiapkan oleh BNPB.
“Kita enggak tahu kalau urusan anggaran, semuanya dari BNPB. Selain gedung, ada juga fasilitas seperti komputer dan lainnya, jadi kita tinggal pakai dan pelihara saja. Kemungkinan di pertengahan tahun 2024, sudah selesai pembangunannya,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Pandeglang Erin Fabiana, menyarankan agar bantuan tersebut bisa dipergunakan dengan baik dan dilakukan pemeliharaan.
Selain itu, Erin juga meminta agar BPBDPK terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Pusat, agar bisa mendapatkan bantuan sarana dan prasarana penunjang penanganan bencana alam lainnya.
“Bantuan itu jangan juga tidak dipelihara. Tetapi poin pentingnya, bagaimana agar BPBDPK ini bisa terus mendapatkan bantuan sarana penanganan bencana alam. Karena selama ini, masih banyak sarana atau alat penanganan bencana yang belum ada di BPBDPK,” tutur Erin. (mg4)
























