Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Kesejahteraan Guru dan “Rayuan Maut” Menjelang Pemilu

*Oleh : Yana Karyana

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Jumat, 1 Des 2023 20:50 WIB
Rubrik Kolom
Yana Karyana

Yana Karyana

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

Pemilihan umum (Pemilu) akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024, perhelatan akbar lima tahunan ini terasa panas akhir-akhir ini, terlebih setelah dimulainya masa kampanye yang dimulai 28 November hingga 10 Februari 2024.

“Jual beli” program serta perang gagasan sudah dimulai, termasuk yang menjadi sasaran adalah dunia Pendidikan dan para guru.

Dunia Pendidikan, merupakan segmentasi besar yang menjadi taruhan perebutan elektoral selain dunia buruh dan gen-Z. Pertarungan antar kontestan, menjadi keniscayaan demi meraup suara besar menuju target kemenangan.

Namun, gagasan terkait program Pendidikan belum menjadi fokus para Calon Presiden (Capres), apakah terkait pembenahan kurikulum serta perubahan besar Pendidikan agar bisa sejajar dengan Pendidikan dengan negara-negara maju. Karena isu Pendidikan sangat kompleks, sehingga perlu komitmen serius untuk membenahi sistem Pendidikan di Indonesia.

“Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan pendidikan, Anda dapat mengubah dunia”. Begitu menurut Nelson Mandela, Presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan yang menjadi tokoh inspiratif, karena keberaniannya dalam melawan praktik apartheid di Afrika Selatan.

Pendidikan merupakan salah satu kunci penting dalam pembangunan demi keselamatan bumi dan manusia, tak heran bila pendidikan yang bermutu menjadi salah satu tujuan. Lalu bagaimana dengan Pendidikan Indonesia?

Baca Juga: Di Balik Senyum Guru, Ada Luka yang Kita Biarkan

Rendahnya Pendidikan Indonesia,
Berdasarkan data yang dirilis oleh worldtop20.org pada tahun 2023, peringkat pendidikan Indonesia berada di urutan ke-67 dari total 209 negara di seluruh dunia.

Peringkat tersebut dihasilkan, dengan berdasar pada lima tingkat pendidikan di Indonesia, yakni tingkat pendaftaran sekolah anak usia dini sebanyak 68%, tingkat penyelesaian Sekolah Dasar (SD) 100%, tingkat penyelesaian Sekolah Menengah 91.19%, tingkat kelulusan SMA 78% dan tingkat kelulusan Perguruan Tinggi 19%.

BeritaTerbaru

Budi Luhur di Kalangan Anggota Dewan dalam Perspektif Psikologis

Sabtu, 15 Agu 2026 05:26 WIB
Salah Paham tentang Wakaf Saham

Salah Paham tentang Wakaf Saham

Rabu, 12 Agu 2026 15:21 WIB
Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Minggu, 2 Agu 2026 20:06 WIB
144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern

144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern

Sabtu, 1 Agu 2026 16:36 WIB

Halnya sama dengan peringkat tahun lalu yakni tahun 2022, peringkat pendidikan Indonesia juga sama yakni peringkat ke-67. Hal ini, mengindikasikan bahwa masih kurangnya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Sedangkan, berdasarkan data yang dilaporkan oleh The World Economic Forum Swedia (2000), Indonesia memiliki daya saing yang rendah, yaitu peringkat ke-37 dari 57 negara yang didata.

Daya saing yang rendah tentu termasuk salah satu dari alat ukur pendidikan yang berkualitas, dan hal ini didukung oleh survei dari Political and Economic Risk Consultant (PERC), yang menyatakan bahwa pendidikan Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia.

Kemudian, menurut survei kemampuan pelajar yang dirilis oleh Programme for International Student Assessment (PISA), Indonesia berada di peringkat ke-72 dari 77 negara.

Baca Juga: Tanpa Pesantren, Tak Akan Ada Hari Pahlawan

Tuntutan Profesionalisme Tanpa Kesejahteraan
Ada beberapa faktor yang menentukan tinggi rendahnya mutu pendidikan, yaitu sarana prasarana serta sistem pembelajaran, siswa, dan guru. Guru adalah sosok yang menjadi faktor utama dalam keberhasilan pendidikan.

Dalam Pasal 39 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, guru sebagai tenaga pendidik memiliki tugas untuk merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan, melakukan pelatihan, melakukan penelitian, dan melakukan pengabdian masyarakat. Sayangnya, tidak sedikit guru di Indonesia yang tidak memiliki profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas tersebut.

Mengapa profesionalisme guru selalu menjadi problem, hal ini tidaklah mengherankan, karena ada keterkaitan antara buruknya profesionalisme guru tersebut dengan rendahnya tingkat kesejahteraan guru di Indonesia.

Guru di Indonesia digaji dengan gaji yang termasuk rendah. Bahkan ada guru yang pencairan gajinya tertunda selama beberapa bulan. Guru honorer pun harus merasakan ketakutan dan kekhawatiran bila sewaktu-waktu kontraknya diputus dengan problem dengan banyaknya guru yang belum sejahtera yang akhirnya mempengaruhi cara mereka mengajar para siswa.

Harusnya kita bisa menyadari bahwa guru itu sangat potensial dan strategis. Secerdas apapun materinya, bahan ajarnya, kalau guru tidak teredukasi, tidak dituntaskan permasalahannya dalam hal ini kesejahteraannya, bahan ajar itu tidak akan terdistribusi ke lapangan, tidak akan sampai konsep merdeka belajar itu seperti harapan dalam implementasi kurikulum merdeka.

Ritual “Rayuan Maut” menjelang Pemilu
Menjelang pemilu 2024 sudah mulai membicarakan kesejahteraan guru, dengan jumlah guru yang hampir 3,5 jt orang merupakan “Ceruk” massa yang menggiurkan bagi para Capres.

Perhatian pasangan Capres sudah mengkampayekan kesejahteraan guru, seperti gaji guru 30 juta/ per-bulan, guru honorer akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) serta “Rayuan” lainnya terkait janji-janji kampanye.

Meski Capres menawarkan sejuta solusi, apabila tidak diimbangi dengan komitmen kuat untuk mengimplementasikannya, semua hanya menjadi retorika politik. Untuk itu, guru harus menelaah dan menelisik secara mendalam janji-janji politik itu agar tidak salah langkah dalam memilih, dan akibatnya akan mereka rasakan setidaknya lima tahun ke depan.

Sejauh ini, rasanya guru hanya dijadikan obyek, dan bukan subyek, pendidikan. Guru lebih sering menjalankan kebijakan dari atas dan terkesan hanya dititipkan banyak persoalan ketimbang dibantu untuk menyelesaikan masalah yang membelitnya, seperti kesejahteraan, perlindungan, dan kompetensi guru.

Tanpa kemauan politik dan komitmen serius dari para pengambil kebijakan, kesulitan guru tidak akan pernah terselesaikan.

Janji Capres untuk peningkatan kesejahteraan guru, hendaknya dicatat dan kita tunggu saja pembuktiannya kelak. (*)

*Penulis adalah Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Tangerang

Tags: janji politikpemilu 2024Yana Karyana
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kolom

Menakar Peta Jalan Operasional: Jembatani Disparitas Ketahanan Pangan Banten Unggul Berdaulat

Jumat, 17 Jul 2026 13:10 WIB
Nasib Malang Rupiah
Kolom

Nasib Malang Rupiah

Senin, 13 Jul 2026 20:32 WIB
Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI
Kolom

Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI

Rabu, 17 Jun 2026 18:56 WIB
Kolom

“Revitalisasi Puskesmas dan Posyandu: Dari Tempat Berobat Menjadi Pusat Pencegahan Penyakit”

Minggu, 14 Jun 2026 08:52 WIB
Kolom

Krisis Keamanan Obat dan Self-Medication Remaja: Pembelajaran dari Kasus GGAPA terhadap Risiko Penyakit Pernapasan Urban

Jumat, 5 Jun 2026 16:35 WIB
Darurat TBC di Serang: Ketika Anak-Anak Menjadi Korban Pembangunan yang Timpang
Kolom

Darurat TBC di Serang: Ketika Anak-Anak Menjadi Korban Pembangunan yang Timpang

Jumat, 29 Mei 2026 13:19 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Minggu, 6 Sep 2026 15:02 WIB
Andri S Permana Soroti Jaring Pengaman Sosial dalam APBD Perubahan Kota Tangerang

Andri S Permana Soroti Jaring Pengaman Sosial dalam APBD Perubahan Kota Tangerang

Selasa, 1 Sep 2026 19:51 WIB
BERNOSTALGIA - Mentrans RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, bernostalgia di SMPN 1 Pandeglang, Senin (31/8/2026). (ISTIMEWA)

Mentrans RI Iftitah Bernostalgia di SMPN 1 Pandeglang

Senin, 31 Agu 2026 17:34 WIB
Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Maruli Ahiles Hutapea. (ISTIMEWA)

Ini Daftar Sembilan Pejabat Polda Banten yang Dimutasi, Salah Satunya Dirreskrimsus

Senin, 31 Agu 2026 13:34 WIB
DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.