SATELITNEWS.COM, SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, memastikan menugaskan jajaran anggota di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), untuk menertibkan Tempat Hiburan Malam, agar tidak mengganggu kelancaran umat muslim menunaikan ibadah puasa Ramadan.
Tatu mengatakan, minggu depan semua umat muslim akan menjalan ibadah puasa bulan Ramadan 1445 H. Semoga semua bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusu, dan dalam kondisi tenang.
Namun untuk kelancaran umat muslim melaksanakan ibadah puasa, kata Tatu, hal – hal yang bisa mengganggu akan ditertibkan, seperti Tempat Hiburan Malam (THM).
“Terus kemudian, kami berharap kepada yang enggak berpuasa, untuk saling menghormati dan menghargai yang berpuasa,” kata Tatu, Kamis (7/3/2024).
Terkait dengan jam operasional rumah makan, Tatu mengaku, akan segera menerbitkan Surat Edaran (SE) terhadap para pengusaha rumah makan.
“Kalau misalnya harus buka-pun, mungkin ada kriterianya. Tidak terbuka, tapi nanti kita akan berikan edaran,” ujarnya.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas
Sementara, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat mengaku, sudah melakukan penertiban terhadap THM sejak bulan lalu.
Namun untuk memastikan kembali mereka tidak beroperasi, menjelang puasa ini, pihaknya akan kembali melakukan penertiban.
“Kita rencanakan nanti, gabungan sama Cilegon dan Provinsi, jadi tidak ada tebang pilih. Mana yang masuk ke Cilegon terutama di Lingkar, dan mana yang masuk ke wilayah Kabupaten Serang untuk ditertibkan. Kalaupun mereka tidak bersedia, kita akan jalan sendiri nanti,” tandas Ajat.
Disinggung mengenai wilayah di Kabupaten Serang yang marak THM, Ajat mengungkapkan, untuk THM paling banyak di wilayah Kecamatan Kramatwatu, dan beberapa di Waringin Kurung.
Kemudian untuk jam operasional rumah makan saat bulan puasa, Ajat mengaku, akan secepatnya memberikan Surat Edaran Bupati.
Adapun ketentuannya, masih tetap sama dengan tahun lalu. “Nanti kita sebarkan SE Bupati,” pungkasnya. (sidik)
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, 14 Letusan Tercatat Sejak 4 September
























