SATELITNEWS.COM, SUKAMULYA—Satu unit rumah milik pegawai honorer Pemerintah Kabupaten Tangerang hangus terbakar api, Kamis (21/3) pagi. Rumah yang berada di Kampung Tegal Pasir RT01/RW02, Desa Benda, Kecamatan Sukamulya itu diduga terbakar akibat korsleting listrik.
Kapolsek Balaraja, AKP Badri Hasan menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi kebakaran rumah milik Karno (36) itu terjadi pada Kamis (21/3) sekitar, pukul 06.30 wib. Penyebab awal kebakaran itu diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di dalam rumah tersebut. Pasalnya, sebelum terjadinya kebakaran sempat terjadi ledakan keras yang menimbulkan percikan api, lalu mengenai beberapa unit sepeda motor di dalam rumah.
“Percikan itu langsung memicu api yang besar dan cepat meluas. Melahap bangunan rumah milik korban. Kejadiannya pagi pukul 06:30 wib, ” jelas Kapolsek Balaraja, AKP Badri Hasan, Kamis (21/3).
Melihat adanya kebakaran, pemilik rumah langsung berteriak meminta tolong. Dan wargap un langsung menghampiri untuk mencoba memadamkan api yang melahap bangunan rumah. Salah satu warga menghubungi pihak Kepolisian Sektor Balaraja dan BPBD Kabupaten Tangerang untuk segera memadamkan api tersebut.
“Pihak kepolisian dan BPBD yang tiba di lokasi segera melakukan upaya pemadaman dan penyelamatan. Akhirnya, dengan perjuangan yang keras dan cukup lama api akhirnya dapat dipadamkan,” tukasnya.
Namun, akibat kebakaran tersebut, lima orang penghuni rumah mengalami luka bakar. Penghuni rumah juga mengalami kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp 250 juta. Karena, kebakaran tersebut menghabiskan seisi bangunan rumah.
Baca Juga: Asing Terlibat Karhutla, Puluhan Korporasi Diproses Hukum
Badri juga merincikan, korban mengalami luka bakar diantaranya Ita Nurita (29), seorang ibu rumah tangga, menderita luka bakar sebesar 24% tubuhnya. Yanawi (32), yang bekerja sebagai pengisi air minum mengalami luka bakar sekitar 14% tubuhnya. Karno mengalami luka bakar ringan, Kasmin (55), ibu rumah tangga, mengalami luka bakar ringan dan Fajrin (60) tidak mengalami luka bakar.
“Saat ini korban kebakaran sedang dalam penanganan oleh RSUD Balaraja. Kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp. 250.000.000, ” jelasnya.
Badri juga mengatakan, bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran yang menimpa rumah seorang honorer Pemerintah Kabupaten Tangerang yang bernama Karno.
“Tim forensik telah melakukan dokumentasi dan pemeriksaan TKP untuk memastikan setiap detail tercatat dengan baik,” katanya.
Kapolsek Balaraja juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di Bulan suci Romadhon ini, khususnya waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dalam penggunaan listrik dan peralatan rumah tangga.
“Perawatan rutin dan pemeriksaan instalasi listrik di rumah dianggap penting untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang,” imbaunya. (alfian)
Baca Juga: Rumah dan Bengkel Mobil Terbakar di Serpong, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

















