SATELITNEWS.COM, LEBAK—Bakal calon gubernur Banten Arief Wismansyah bertemu dengan kelompok masyarakat adat Baduy, Kamis (13/6/2024) Desa Wisata Saba Budaya Baduy, Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak. Dalam pertemuan itu Arief mendapatkan aspirasi dari masyarakat adat yang terkenal dengan tradisinya yang kuat tersebut.
Dalam pertemuan yang dilakukan sambil lesehan di salah satu saung berlatar belakang persawahan hijau nan asri tersebut, secara lugas tokoh masyarakat Baduy yang ditemui yakni Ayah Karmain menyampaikan aspirasinya. Yakni soal kelestarian alam dan budaya Baduy.
Ayah Karmain menyatakan, ada adat yang tak boleh dilanggar oleh masyarakat Baduy dan mesti dipatuhi. “Apa yang ada, yakni amanah-amanah dari para leluhur. Yang jelas berupa fisik-fisik bangunan seperti di luar (Baduy) kami nggak bisa,” ungkapnya.
Namun begitu tambahnya, sesuai dengan komitmen yang telah dibangun bersama tokoh-tokoh lainnya ia melanjutkan, masih boleh dilakukan pembangunan secara terbatas seperti jembatan. “Itu pun sifatnya sederhana,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ayah Karmain juga mendoakan sekaligus mendukung niat Arief untuk mencapai cita-cita, terutama dalam Pilgub Banten. “Kami ingin menjelaskan kepada masyarakat (Baduy), bahwa bapak punya niatan di Banten ini. Insya Allah kami ingin memaparkan kepada masyarkaat, dan mendukung sesuai dengan cita-cita bapak. Kehareup, kedepan kami juga mendukung, mendoakan mau bilang sama warga bahwa ke sini harapannya supaya sukses dan bermanfaat,” ucapnya.
Menanggapi aspirasi ini, Arief menekankan bahwa dirinya banyak dan terus belajar agar bisa dibimbing untuk membawa kebaikan serta kemajuan. “Karena kalau kita lihat, banyak suku dan budaya dan masyaraka yang mempunyai nilai. Dan kalau itu digabungkan jadi sebuah kekuatan. Makanya ini harus terus dilestarikan dan dijaga,” ungkapnya.
Baca Juga: Bukber dan Padel: Sore Santai Arief Wismansyah Bersama Wartawan Tangerang
Bahkan Arief menambahkan, bila perlu masyarakat lain di delapan kabupaten/kota diperkenalkan juga nilai-nilai keluhuran suku Baduy ini.
Pertama kali berinteraksi secara langsung dengan masyarakat Baduy Arief juga begitu kagum dengan norma-norma yang dianut masyarakatnya. “Bukan saja soal ramah tamahnya, tapi juga gotong royong dan kekompakannya. Ini kekayaan masyarakat suku Baduy,” ucapnya. (made)
