Minggu, 5 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Plus Minus Kepala Daerah Hasil Pilkada Langsung

Oleh Made Nusantara
Senin, 17 Jun 2024 08:03 WIB
Rubrik Nasional
PPK dan PPS Dituding Cawe-cawe Peserta Pemilu, Begini Kata KPU Lebak

ILUSTRASI: Tahapan pemungutan suara pemilu 2024 pada 14 Februari lalu. MULYANA/SATELIT NEWS.COM

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Raker antara Komisi II DPR dengan Mendagri Tito Karnavian soal evaluasi Penjabat (Pj) Kepala Daerah beberapa waktu lalu jadi buah bibir. Dalam rapat tersebut, Menteri Tito membeberkan plus minus kepala daerah hasil pilkada langsung dengan penunjukan langsung. Kata Tito, salah satu minus pilkada langsung ialah menghambat pembangunan. Gara-gara omongan itu, polemik soal Pilkada langsung menghangat kembali.

Tito menegaskan, setiap tiga bulan sekali pihaknya rutin melakukan evaluasi para Pj Kepala Daerah. Evaluasi dilakukan karena ia tidak ingin mengambil risiko. Menurut dia, tanggung jawab penunjukan penjabat tidak hanya berdampak pada rakyat, tetapi juga menjadi pertaruhan bagi presiden dan dirinya sebagai Mendagri yang menunjuk para Pj Kepala Daerah.

Dengan evaluasi rutin dan pembatasan masa jabatan ini, diharapkan kinerja pejabat publik akan semakin baik dan akuntabel. Sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Nah, Tito lalu membandingkan hasil kepala daerah dari pilkada dengan penunjukan langsung.

Tito menilai momentum pemilihan kepala daerah lewat penunjukan ini digunakan untuk menyelesaikan pembangunan tanpa hambatan politik. Menurut dia, selama ini, sering terjadi hubungan yang kurang harmonis antara gubernur dan bupati/wali kota, terutama jika partai mereka berbeda. Bahkan, dalam partai yang sama pun bisa terjadi rivalitas. Apalagi jika berasal dari parpol yang berbeda. “Ada hambatan politis di sana, ini mengganggu pembangunan untuk rakyat,” kata Tito.

Sisi positif yang lain, kata Tito, tidak ada biaya politik dalam penunjukan Pj Kepala Daerah. Tidak ada transaksi politik atau biaya politik yang harus dikeluarkan. Pj Kepala Daerah juga tidak perlu mengeluarkan biaya politik seperti yang harus dilakukan dalam pilkada.

Baca Juga: Soal Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang

“Mereka tidak perlu bermain-main untuk mengembalikan biaya politik. Ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk bekerja dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, kata Tito, Pj Kepala Daerah diangkat bukan dari kalangan politisi. Sehingga mereka tidak memiliki beban politik yang bisa mengganggu kinerja mereka. Fokus mereka murni pada tugas administratif dan pengelolaan pemerintahan.

BeritaTerbaru

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB
Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Minggu, 28 Jun 2026 14:17 WIB

Terakhir, kata dia, Pj Kepala daerah biasanya diambil dari pejabat struktural dengan jabatan pimpinan tinggi madya dan pratama. Mereka memiliki pengalaman dan pengetahuan yang mendalam dalam tata kelola pemerintahan, administrasi keuangan, penyusunan anggaran, serta penyusunan APBD.

Meski begitu, Tito memahami, Pj Kepala Daerah memiliki kekurangan. Pertama, legitimasi publik lemah, karena tidak dipilih langsung oleh rakyat. Kedua, lanjut Tito, Pj Kepala Daerah kurang inovatif. Pj Kepala Daerah kurang berani mengambil terobosan-terobosan kreatif. Mereka seringkali berpikir dalam kerangka rutinitas dan aturan normatif.

Sementara, menurut Tito, kepala daerah hasil pilkada memiliki legitimasi yang kuat dan menciptakan iklim demokrasi yang sehat. Dengan begitu, calon-calon dapat muncul dari berbagai kalangan, sehingga kader-kader bangsa yang bagus memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin daerah.

Dari data itu, Tito mengatakan, pihaknya ingin melakukan studi perbandingan antara kepala daerah yang diangkat melalui penugasan dan yang dipilih melalui pilkada. Kajian ini akan melibatkan ahli untuk melihat dari segi kuantitatif dan kualitatif mana yang lebih baik. Dengan jumlah yang hampir sama, 270 Kepala Daerah hasil pilkada 2020 dan 271 Kepala Daerah hasil penugasan. Menurut Tito, ini adalah momentum yang bagus untuk melakukan perbandingan.

Baca Juga: Minta Tambah Anggaran, MK Malah Panen Kritik

“Setelah itu, kami akan memberikan hasil kajian kepada publik, DPR, dan partai politik. Apapun hasilnya, jika kepala daerah hasil pilkada lebih baik, maka ini akan memperkuat sistem rekrutmen melalui pilkada. Jika kepala daerah hasil penugasan lebih baik, maka ini juga perlu dipertimbangkan,” papar Tito.

Menanggapi pemaparan tersebut, Anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus mengapresiasi, laporan dari Tito. Namun, politisi PAN ini mengingatkan bahwa konteks penunjukan langsung kepala daerah harus dalam bingkai pilkada langsung. Jadi, meski pilkada langsung memiliki kelemahan dan penunjukan langsung memiliki banyak kelebihan, semua pihak harus memastikan bahwa pilkada adalah proses yang demokratis. (rm)

Tags: Mendagri TitoPemiluPilkada Langsung
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya
Nasional

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung
Nasional

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah
Nasional

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Nasional

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan
Nasional

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Ketua Komnas PA Kabupaten Serang, Kuratu Akyun. (ISTIMEWA)

Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Komnas PA Kabupaten Serang Butuh Dukungan Anggaran

Rabu, 1 Jul 2026 16:57 WIB
STAND DISPARBUD -- Stand Disparbud Kabupaten Pandeglang, ditetapkan sebagai stand terbaik dalam event Exciting Banten Festival 2026, di Pantai Cibeureum 1, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, yang ditutup pada Minggu (28/6/2026). (ISTIMEWA)

Wisata Cikadu Pandeglang Ditetapkan Jadi Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual

Senin, 29 Jun 2026 13:29 WIB
Layanan Angkut Sampah Dikabarkan Terhenti, Ketua TPS3R EcoSule Ajak Warga Tangerang Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Layanan Angkut Sampah Dikabarkan Terhenti, Ketua TPS3R EcoSule Ajak Warga Tangerang Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Kamis, 2 Jul 2026 10:15 WIB
Ikut Serta dalam Expo Apeksi, Pemkot Tangerang Ingin Perkuat Daya Saing UMKM Lokal

Ikut Serta dalam Expo Apeksi, Pemkot Tangerang Ingin Perkuat Daya Saing UMKM Lokal

Rabu, 1 Jul 2026 19:30 WIB

5.000 UMKM Binaan Gajah Tunggal Terima Sertifikat Halal

Senin, 29 Jun 2026 13:37 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.