SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Survei lembaga Pandawa Research memperlihatkan kepuasan masyarakat Kabupaten Tangerang terhadap kinerja Pj Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono hanya sebesar 38,4 persen. Sementara ketidakpuasan masyarakat mencapai 32,6 persen. Dan yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 29,1 persen.
Survei itu dilakukan pada awal Juni 2024. Adapun barometer ketidakpuasan publik terhadap Andi Ony Prihartono diantaranya, kebutuhan pokok yang mahal 32.2 %, banjir 12.9%, pengangguran 12.4%, kesulitan modal usaha 6.4%, tidak merata bansos 6.2%, perekonomian menurun 5.4%, pengelolaan sampah buruk 4.3%, kondisi jalan buruk 3.6%, keamanan meresahkan 2.8%, kemacetan lalulintas 2.8%, pengobatan mahal 2.4%, pendidikan mahal 2.0%, kesulitan air bersih 1.7%, kelangkaan pupuk 1.7%, pelayanan masyarakat buruk 0.8%, Narkoba 0.4%, dan KKN 0.3%. Sementara, dari lokasi survei yang dilakukan di 29 kecamatan atau seluruh Kabupaten Tangerang ini menunjukan, sampling eror sebanyak 2,5 %.
Dosen Fisip Kajian Politik Nasional sekaligus Pengamat Kebijakan Publik, Adib Miftahul mengatakan, bahwa kinerja Andi Ony Prihartono belum terlihat secara signifikan dalam memimpin daerah. Hal itu terlihat dari hasil survei Lembaga survei Pandawa Research.
“Dalam memimpin sebuah organisasi besar, seharusnya jangan kaku,” ujar Adib Miftahul kepada Satelit News, Kamis (20/6).
Menurut Adib, Pj Bupati Tangerang seharusnya memiliki jiwa visioner dan eksekusi yang baik. Sehingga kinerjanya tidak dinilai buruk. Padahal, Pj hanya tinggal melanjutkan program-program yang telah dibuat dan ada oleh Bupati sebelumnya.
“Pj Bupati Tangerang harus berani mengeksekusi sebuah kebijakan, melalui Peraturan Bupati (Perbup). Serta harus berpikir rasional. Karena itu penting sebagai landasan pembangunan di Kabupaten Tangerang. Bagaimana Dinas bisa menjalankan kebijakan, kalau tidak didukung Perbup,” tegasnya.
Baca Juga: 65,4 Persen Responden Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Kata Adib, bila melihat hasil survei yang dilakukan Pandawa Research, maka Pj Bupati Andi tidak bisa dibandingkan dengan mantan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. “Apa yang mau dibandingkan, (menurut survei) Pj saja belum mampu meneruskan kebijakan-kebijakan bupati sebelumnya,” tegasnya.
Di tempat terpisah, Dosen Fisip Universitas Muhammadiyah Tangerang, Memed Chumaedi menambahkan, kepemimpinan Andi Ony padahal belum genap satu tahun, namun sudah menjadi sorotan publik, khususnya tim lembaga survei kinerja. Menurutnya, hal itu menjadi pertanyaan besar, mengapa bisa terjadi.
Tentunya, kata Memed, ada beberapa variable kepemimpinan Zaki yang dinilai positif oleh publik. Terkait pencapaian program, kebijakan, pengelolaan keuangan daerah, persepsi publik soal pelayanan publik, kepemimpinan dan responsivitas atas permasalahan. Tentu, beberapa poin ini yang mendapatkan nilai kepuasan atas kinerja Ahmed Zaki Iskandar.
“Tentunya, ini menjadi catatan, 9 bulan pasca Ahmed Zaki Iskandar sudah tidak lagi menjabat sebagai Bupati Tangerang, namun masih terekam kinerja terbaiknya. Sehingga Pak Zaki masih mendapatkan nilai yang memuaskan dari publik. Sementara Andi Ony mendapat penilaian kurang memuaskan oleh publik,” katanya.
Menurut Memed, besarnya ketidakpuasan publik terhadap kinerja Andi Ony Prihartono dikarenakan kinerjanya tidak menyentuh secara optimal kepada masyarakat. Bahkan, ketika Zaki telah mempersiapkan segalanya untuk bisa dilanjutkan oleh Andi, namun ternyata Pj Bupati Tangerang belum mampu melanjutkan legacy yang ditinggalkan oleh Ahmed Zaki Iskandar.
“Saya lihat Andi Ony ini masih euphoria atas kepemimpinannya sebagi Pj bupati. Padahal, Pj bupati punya kewenangan yang mirip dengan bupati definitif. Yang ada justru banyak meninggalkan legacy Zaki yang baik. Pj bupati masih berdansa atas dirinya sendiri (claim of truth). Padahal problem Kabupaten Tangerang masih perlu pembenahan dan solusi kongkrit untuk penyelesaian, tetapi dia tidak mampu melanjutkan legacy yang dipersiapkan oleh Zaki,” katanya.
Baca Juga: Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti
Sehingga, publik menilai bahwa Pj Bupati Tangerang, Andi Ony Prigartono hanya senang tampil di media namun minim prestasi. Bahkan, Kabupaten Tangerang terkesan kehilangan arah pembangunan dan kesejahteraan.
“Publik butuh kinerja lebih dari Andi, dalam mengoptimalisasi perannya dalam membangun Kabupaten Tangerang. Bukan hanya senang tampil di media tetapi minim prestasi. Ini menjadi catatan penting, agar Pj Gubernur dan Kemendagri mengevaluasi Kabupaten Tangerang dibawah kepemimpinan Andi,” tegasnya.
Sementara itu, Pj Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono tidak memberikan komentar apapun saat dikonfirmasi Satelit News, perihal adanya ketidakpuasan masyarakat Kabupaten Tangerang terhadap kinerja dirinya dalam survei Pandawa Research. (alfian/aditya)

















