SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang melarang pengecer gas elpiji 3 kg meski akhirnya dianulir nampaknya membekas kurang baik di sebagian benak masyarakat Kota Tangerang.
Usai heboh Efendi yang mengungkapkan kekecewaannya secara langsung terhadap pria yang juga Ketua Umum Partai Golkar itu saat berada di Pangkalan Gas Budi Setiawan Kecamatan Cibodas beberapa waktu lalu, kini muncul spanduk dengan nuansa penolakan terhadap kebijakan Bahlil.
Pantauan di lokasi pada Jumat (7/2/2025), spanduk tersebut nampak berada di sejumlah titik di Kota Tangerang. Seperti di Jalan M.H Thamrin, Cikokol, dan Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Ipul mengatakan bahwa keberadaan spanduk bertuliskan “Bahlil No, Gas 3 Kg Yes” sudah terpasang sejak 2 hari yang lalu. “Sudah ada dari 2 hari yang lalu,” katanya.
Namun dirinya tidak mengetahui siapa orang yang memasang spanduk tersebut. Pasalnya, pada saat pemasangan, ia sedang tidak berada di lokasi spanduk yang dipasang tadi. “Tapi saya ngga tau siapa yang masang, saya cuma liat kemarin sudah ada spanduk itu,” katanya.
Baca Juga: Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Sebelumnya, gas elpiji 3 kg mengalami kelangkaan di sejumlah daerah tak terkecuali di Kota Tangerang. Ditambah, larangan bagi pengecer untuk menjual gas melon tersebut pada 1 Februari 2025 lalu membuat warga kesal dan kecewa lantaran harus mengantre berjam-jam di agen maupun pangkalan resmi. (hafiz)
