SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati total di Jalan Raya Mauk-Kronjo, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, telah menjadi keluhan masyarakat setempat. Warga mengungkapkan, bahwa kondisi jalan yang gelap ini meningkatkan potensi kecelakaan, dan tindakan kriminal seperti pencurian. Masyarakat berharap ada perbaikan segera dari Pemerintah Daerah.
Sodikin, salah satu warga Desa Kemiri, mengungkapkan, bahwa matinya PJU ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Meski sudah melaporkan kondisi tersebut ke Pemerintah Desa, Kecamatan, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, perbaikan tak kunjung datang.
“Matinya PJU sudah sekitar dua bulan, kami sudah melapor ke Desa, Kecamatan, bahkan Dinas Perhubungan, tapi belum ada perbaikan,” ujar Sodikin, Selasa (18/2), kepada Satelit News, Selasa (18/2).
Menurutnya, matinya PJU sangat mengganggu kenyamanan masyarakat. Jalan yang gelap membuatnya rawan kecelakaan dan aksi kejahatan. Bahkan, beberapa waktu lalu, peliharaan bebek miliknya dicuri, yang ia duga terjadi karena kondisi jalan yang gelap.
“Kalau jalan gelap, pencuri jadi lebih berani. Kalau terang, mereka biasanya agak segan,” tambahnya.
Sodikin menduga bahwa matinya PJU ini disebabkan oleh kurangnya pemeliharaan rutin dari pihak terkait. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun Provinsi Banten segera turun tangan untuk memperbaiki penerangan jalan tersebut.
Baca Juga: Detik-detik Warga Kemiri Tangerang Gerebek Gubuk Obat Keras, Terduga Pengedar Kabur Cemplung Kali!
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menjelaskan bahwa Jalan Raya Mauk-Kronjo adalah jalan milik Pemerintah Provinsi Banten. Karena itu, perbaikan PJU di kawasan tersebut merupakan kewenangan Dinas Perhubungan Provinsi Banten.
“Jalan ini milik Provinsi Banten, jadi kami tidak bisa melakukan perbaikan tanpa izin dari mereka,” jelas Taufik.
Meski demikian, Taufik menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan meminta izin untuk membangun PJU di wilayah Kabupaten Tangerang yang masuk dalam jalan provinsi tersebut. Beberapa bagian di wilayah Mauk hingga Cinamprak telah diperbaiki, dan diharapkan wilayah Kemiri akan segera terjangkau dalam anggaran APBD Kabupaten Tangerang 2025.
“Kami upayakan perbaikan PJU di Kemiri dengan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Tangerang 2025,” pungkasnya. (alfian/aditya)
