SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Turap Sungai Cisadane di wilayah Kelurahan Panunggangan Barat Kecamatan Cibodas Kota Tangerang mengalami longsor pada Minggu (13/4) sore. Jalan di samping turap juga ikut amblas akibat peristiwa yang terjadi saat arus sungai Cisadane mengalir deras tersebut. Akibatnya, akses jalan alternatif warga RW 03, Kampung Gunung Sari Kelurahan Panunggangan Barat terputus.
Berdasarkan video amatir warga, turap sekira 20 meter terlihat ambruk ke arah Sungai Cisadane. Sedangkan jalan beton yang berada di atas permukaan sungai tampak amblas sehingga jatuh ke sungai dan mengalami keretakan. Para warga setempat beramai-ramai menyaksikan bencana longsor tersebut sambil merekam peristiwa itu menggunakan telepon genggam.
Ketua RW 03, Sobri mengatakan peristiwa itu terjadi persisnya di dekat Perumahan Cendana Lippo pada Minggu (13/4) sekira pukul 15.00 WIB. Dimana kondisi cuaca di wilayah tersebut sedang diguyur hujan.
“Kejadiannya itu di dekat Makam Buyut Jenggot Kampung Gunung Sari, Panunggangan Barat. Jalan alternatif warga terputus dan turap sungai Cisadane roboh karena longsor tadi sore,” ungkapnya, Minggu (13/4).
Kata dia, jalan yang mengalami longsor tersebut merupakan akses jalan alternatif warga Panunggangan Barat menuju Karawaci maupun Pinang Kota Tangerang.
“Jadi jalan itu jalan alternatif warga. Itu jalan katanya milik Lippo Karawaci. Kalau turapnya milik Pemkot Tangerang,” ucapnya.
Menurutnya, penyebab longsornya jalan dan turap Sungai Cisadane itu dikarenakan debit air pada saat itu mengalir deras di tengah kondisi hujan.
Baca Juga: Lubang di Jalan Raya Cadas Periuk Selesai Ditambal
“Mungkin karena airnya deras, terus juga pembangunan jalan dan turapnya ngga sesuai standar atau ngga kokoh, jadi ambles longsor gitu,” katanya.
Beruntung tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa atas kejadian tersebut. Namun akses jalan sehari-hari warga terputus dan sementara ini belum bisa dilalui.
“Untungnya tadi pas ngga ada yang lewat, karena ini bahaya banget bagi warga yang lewat sini,” ucapnya.
“Tadi kami bersama warga juga telah memberi tanda untuk menutup jalan itu sementara waktu sebelum diperbaiki,” sambungnya.
Ia berharap agar pihak yang bertanggung jawab untuk segera memperbaiki akses jalan warga dan turap Sungai Cidadane tersebut.
“Saya tadi sudah lapor ke pak lurah dan katanya sudah diteruskan ke pihak PUPR Kota Tangerang,” ucapnya.
Camat Cibodas Buceu Gartina mengatakan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan PUPR Kota Tangerang terkait penanganan lebih lanjut. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak perumahan terkait untuk meminta antisipasi efek yang semakin melebar.
“Kami juga sudah menutup akses jalannya, sementara ini belum bisa dilewati warga,” pungkasnya. (hafiz)
Baca Juga: Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Keruk Sedimentasi Intake Cisadane

















