SATELITNEWS.COM, SERANG—Wakil Gubernur Daerah Khusus (DK) Jakarta Rano Karno menegaskan rencana kerja sama dengan Pemprov Banten terkait pembangunan MRT ke Balaraja hingga pembangunan Trans Jabodetabek bukan gagasan sesaat. Rano menyatakan kolaborasi antara Jakarta dan Banten akan memperkuat pembangunan regional.
Menurut Rano, banyak program yang sedang disiapkan dalam rangka kolaborasi kedua provinsi. Salah satunya proyek Trans Jabodetabek dan perluasan jalur MRT yang akan menyentuh wilayah Banten.
“Kita sekarang sedang bahas teknis soal transportasi. MRT sampai Balaraja, jalur-jalur baru Trans Jabodetabek yang melintas dari Tangerang sampai Tangerang Selatan, itu semua butuh sinergi,” kata Rano seusai melakukan kunjungan ke Pendopo Gubernur Banten, Jumat (11/4) lalu.
Rano juga menegaskan, kerja sama ini bukan hanya gagasan sesaat, melainkan langkah terukur yang perlu segera dibahas lebih lanjut oleh masing-masing Bappeda.
“Kami ingin mengundang teman-teman Bappeda Banten untuk duduk bareng bahas ini. Supaya perencanaannya sinkron dari awal, dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.
Gubernur Banten Andra Soni menyambut positif rencana kolaborasi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah DKI Jakarta. Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Andra Soni usai dirinya mendampingi Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno saat berkunjung ke Pendopo Gubernur Banten, pada Jumat, (11/4) lalu.
Baca Juga: Festival Muharram Cengkok Padukan Layanan Publik dan Pemberdayaan UMKM
Andra menyampaikan, fokus dari kerja sama ini mengarah pada pembangunan infrastruktur dan transportasi umum lintas wilayah yang dinilai mendesak dan saling berkaitan. Menurut Andra, kerja sama antarprovinsi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan, terutama di wilayah Jabodetabek yang mana aktivitas dan mobilitas masyarakatnya saling terhubung.
“Banyak yang bisa dikerjakan bersama. Bang Rano menyampaikan banyak ide, termasuk penguatan transportasi publik. MRT misalnya, kalau bisa itu sampai ke Balaraja tentu akan sangat membantu mobilitas warga kita,” kata Andra saat dikonfirmasi, Minggu, (13/4).
Andra juga mengatakan, pada pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beberapa waktu lalu, disepakati bersama untuk mencari solusi atas sejumlah persoalan klasik seperti kemacetan dan banjir yang terjadi di Jakarta dan Banten.
“Intinya kami bersepakat. Isu-isu seperti banjir, kemacetan, itu tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Harus duduk bareng, karena dampaknya lintas wilayah,” jelasnya.
“Makanya tadi Bang Rano mengatakan bahwa Banten butuh Jakarta, dan Jakarta juga butuh Banten, kita siap untuk kolaborasi bersama,” tambahnya.
Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemprov dalam menjalin kolaborasi antarwilayah. Ia menilai sektor infrastruktur dan transportasi memang menjadi fokus utama pembangunan Banten saat ini.
Baca Juga: Di PT Adis Balaraja, Gubernur Banten Tegaskan Komitmen Ciptakan Iklim Investasi yang Kondusif
“Kami dari DPRD Banten tentu sepakat, dan tentu mendukung langkah Pak Gubernur. Kolaborasi ini harus benar-benar dirancang dengan matang. Pengendalian masalah harus dari hulu sampai hilir, apalagi jika menyangkut kepentingan langsung masyarakat,” tandasnya. (mpd/rmg)

















