SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Sebanyak 1.384 calon jamaah haji Tangsel akan berangkat ke tanah suci Mekkah pada musim haji 2025. Dari ribuan jamaah tersebut, tercatat calon jamaah tertua berusia 86 tahun dan termuda 20 tahun.
Kepala Kemenag Tangsel, Ahmad Rifaudin, menjelaskan bahwa calon haji tertua adalah Jamal Ulen, warga Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat. Ia lahir pada 15 Juni 1939 dan mendapat prioritas keberangkatan karena masuk dalam kategori lanjut usia.
“Pak Jamal ini hanya menunggu selama 6 tahun karena termasuk dalam kuota prioritas lansia,” ujar Rifaudin saat dikonfirmasi, Jumat (2/5).
Sementara, lanjut dia, calon jamaah termuda adalah Aisya Faradiba Salsabila, warga Kelurahan Serua, Ciputat. Ia mendaftar haji sejak 2012 saat usianya masih di bawah 10 tahun, di masa kebijakan pendaftaran haji cukup dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Usia Aisya sekarang 20 tahun, dan ia termasuk pendaftar awal sebelum aturan usia minimal 12 tahun diberlakukan pada 2010,” jelasnya.
Keduanya akan berangkat bersama dalam kloter 47, yang merupakan bagian dari gelombang ketiga, bersama jamaah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Masjid Al Mujahidin Pamulang. Pemberangkatan dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2025 dari Islamic Center Serpong.
Baca Juga: Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti
Rifaudin menambahkan, total kuota awal yang diterima Tangsel adalah 1.608 orang, namun setelah proses pelunasan, mutasi masuk dan keluar, serta pencadangan, jumlah akhir menjadi 1.385 jamaah. Mereka dibagi dalam empat kelompok terbang: kloter 8 (3 Mei), kloter 16 (5 Mei), kloter 47 (20 Mei), dan kloter 57 (24 Mei), yang akan bergabung dengan jamaah dari Kota Tangerang.
Rifaudin mengimbau para jamaah agar mempersiapkan fisik dan mental untuk menghadapi perbedaan budaya, gaya hidup, dan kebiasaan selama berada di Tanah Suci. (eko)
























