SATELITNEWS.COM, SERANG—Wakil Gubernur (Wagub) Banten Dimyati Natakusumah meminta seluruh pemerintah daerah (Pemda) agar mengalokasikan anggaran untuk membantu pembangunan Asrama Haji Banten. Asrama yang terletak di Cipondoh, Kota Tangerang itu hingga kini belum dapat digunakan untuk keberangkatan jamaah haji.
Saat ini, kata Dimyati, yang sudah memberikan hibah itu baru Kota Tangerang sebagai tuan rumah dan Kabupaten Tangerang. Kota Tangerang memberikan hibah lahan seluas 4,4 hektar dan pembangunan pagar. Sementara Kabupaten Tangerang sudah memberikan hibah berupa anggaran dana sebesar Rp22 miliar. Dia berharap pemda lainnya dapat juga mengalokasikan anggaran hibah untuk pembangunan asrama tersebut.
“Tinggal Kota Tangerang Selatan, Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Semua harus ikut berpartisipasi, karena ini kepentingannya untuk bersama,” ujar dia, Selasa (20/5) malam.
Dimyati menambahkan, bantuan hibah itu dapat dianggarkan pada APBD Perubahan tahun ini. Dia meminta agar kepala daerah membicarakannya dengan DPRD masing-masing.
“Kalau di anggaran murni 2025 kan tidak bisa, sehingga yang memungkinkan itu di perubahan APBD 2025. Itu bisa dianggarkan hibah untuk pembangunan asrama haji. Silahkan masing-masing Pemda dibicarakan bersama DPRD,” kata Dimyati.
Dia menjelaskan gotong royong anggaran itu penting dilakukan karena asrama haji ini nantinya akan digunakan oleh seluruh jamaah haji asal Provinsi Banten. Dengan demikian mereka tidak perlu lagi jauh-jauh ke Pondok Gede, Jakarta untuk berangkat ke Tanah Suci.
Baca Juga: Imbas Anggaran Tersendat, Operasional 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Distop Sementara
“Apalagi jarak ke Bandara dari Cipondoh ini cukup dekat, jadi sangat efektif,” ujarnya.
Bahkan, lanjutnya, asrama haji juga direncanakan akan menampung jamaah haji dari Bandar Lampung dan DKI Jakarta. Oleh karena itu, asrama haji ini harus dikelola secara optimal dan baik sehingga bisa mendapatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Proses pembangunan Asrama Haji Banten itu terbagi dalam lima tahap yang dimulai sejak tahun 2021 berupa pembangunan jalan dan pematangan lahan. Kemudian tahap kedua di tahun 2022 pembangunan Gedung A Asrama Haji 3 lantai dengan 45 kamar kapasitas 176 jamaah.
Tahap ketiga pembangunan gedung B asrama haji 7 lantai dengan 100 kamar kapasitas 396 jamaah. Tahap ketiga juga di tahun yang sama pembangunan pagar asrama haji yang bersumber dari hibah Pemkot Tangerang.
Lalu tahap keempat di tahun 2024 pembangunan aula dan kantor pengelola. Terakhir di tahun 2025 ini rencana pembangunan satu gedung dengan tujuh lantai dengan luas bangunan 48X24 meter, dimana didalamnya terdapat fasilitas kamar 120 unit dengankapasitas bed sebanyak 420 orang, serta aula dengan kapasitas 500 orang, dapur umum dan area manasik haji.
Serta di tahun 2025 ini memasuki tahap akhir dengan target pembangunan gedung asrama tujuh lantai. Kemudian pembangunan fasilitas penunjang seperti landscape yang terdiri dari penataan lingkungan, kebersihan dan keindahan serta penataan drainase dan sistem pencegahan banjir yang harus segera diselesaikan.
Baca Juga: Tiga Sekolah Negeri Baru di Banten Beroperasi Tahun Ini
Kemudian pematangan lahan untuk jalan lingkungan antar bangunan dan area parkir. Terakhir pembangunan masjid. Total estimasi luas lahan yang dibutuhkan sekita 2,2 hektar.
“Masing-masing Pemda silahkan pilih mau bantu yang mana. Nanti sisanya akan dicover oleh Provinsi. Target saya sih bulan Maret 2026 pembangunan asrama haji ini sudah rampung seluruhnya sehingga bisa segera dimanfaatkan,” katanya.
Secara pribadi Dimyati mengaku kecewa asrama haji Cipondoh belum bisa digunakan untuk keberangkatan jamaah haji tahun ini. Padahal jika melihat fasilitas yang ada, sudah cukup mumpuni. Kamar tidur sudah bagus sekelas hotel bintang tiga. Lalu hall atau ballroom juga sudah bagus, kamar mandi dan instalasi air dan listrik juga sudah bagus.
Kalau untuk masjid, sementara itu bisa memanfaatkan hall atau ballroom untuk solat berjamaah. Namun karena masih dianggap ada kakurangan, terpaksa ditunda tahun depan.
“Maka kami berkomitmen tahun depan harus selesai pembangunannya,” imbuhnya.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Banten Nanang Faturrohman menambahkan, asrama haji Cipondoh ini sudah dua tahun berturut-turut digunakan namun baru untuk kepulangan saja. Tahun 2023 untuk kepulangan jamaah haji asal Kota Tangerang dan tahun 2024 kepulangan jamaah haji asal Provinsi Banten.“Alhamdulillah semuanya berjalan baik. Apalagi kita sudah mempunyai hall dengan kapasitas 800 orang,” katanya.
Dengan dukungan dari seluruh Pemda di Provinsi Banten nanti, mudah-mudahan asrama haji Ciponndoh bisa segera dijadikan embarkasi pemberangkatan dan kepulangan.
“Pembangunan asrama haji itu bersumber dari beberapa sektor alokasi anggaran, dari mulai DIPA dan dana Kemenag Provinsi Banten sampai Hibah dari Pemkot Tangerang,” pungkasnya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan belum dapat memastikan permintaan tersebut akan dipenuhi atau tidak. Ia menyebut akan membahasnya terlebih dahulu sebelum ada keputusan.
“Saya juga baru dapat informasi dari pak Wagub katanya ada kekurangan terkait pembangunan. Itu kan sebetulnya dari Provinsi Banten terkait pembangunan program provinsi asrama haji yang ada di Cipondoh untuk se-Provinsi Banten,” jelasnya.
Namun, di sisi lain Pilar mengaku siap apabila kontribusi Tangsel diperlukan. “Kalau memang diperlukan Tangsel untuk ikut support insya Allah kami siap, tapi akan saya sampaikan dulu ke pak Wali Kota terkait hal ini. Ini kan baru disampaikan minta dukungan untuk menyempurnakan asrama haji di Cipondoh. Tapi kan arahan pak Wali seperti apa nanti kita tanyakan mudah-mudahan ada solusi untuk menuntaskan asrama haji ini,” pungkasnya. (eko/lutfi)
