SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang berharap agar sekolah madrasah di Kota Tangerang menginput e-rapor pada sistem milik Pemkot Tangerang. Hal ini bertujuan agar mempermudah dan mempercepat pelaksanaan proses seleksi penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.
Kepala Disdik Kota Tangerang Jamaluddin menyampaikan, sekolah-sekolah madrasah di Kota Tangerang sejauh ini belum ada yang masuk dalam sistem e-rapor milik Disdik Kota Tangerang meski telah diminta jauh-jauh hari. Padahal, data-data pada e-rapor itu sangat dibutuhkan oleh Dinas Pendidikan pada proses SPMB jika lulusan madrasah ingin melanjutkan ke sekolah negeri di Kota Tangerang.
Selain itu, selama ini komplain telah diterima dari para orang tua lantaran tidak kunjung mendapatkan PIN untuk masuk dalam sistem SPMB secara daring, “Selama ini kita harus melakukan input secara manual dan sangat memakan waktu, sebab untuk menginput satu siswa saja membutuhkan waktu paling tidak setengah jam sendiri,” keluh Jamal.
Disdik Kota Tangerang menurut Jamal sebenarnya sudah melakukan sosialisasi terhadap madrasah sejak satu tahun yang lalu, namun hal itu seperti tidak membuah hasil. “Ya gitu, balik lagi dah. Kan kemarin juga ada orang tua mengeluh kok anak saya belum juga dapat PIN, padahal MI (madrasah ibtidaiyah)-nya nggak memberikan akses e-rapor ke kita,” jelasnya.
Untuk itu, ke depan dirinya akan menginstruksikan sekolah madrasah agar menginput e-rapor jika mau
memperlancar para lulusannya yang ingin masuk SMP negeri di Kota Tangerang. Pria yang tak lain Ketua PGRI Provinsi Banten ini menambahkan, meski MI memiliki data pokok pendidikan (dapodik) berbeda dengan sekolah yang berbeda dengan di bawah Dinas Pendidikan, namun hal itu terangnya harusnya bukan masalah. Karenanya bila perlu ujarnya dirinya akan meminta ke sekolah-sekolah madrasah untuk menginput e rapor melalui instruksi yang ditandatangani Wali kota Tangerang.
Baca Juga: Minat Masyarakat Tinggi, SPMB di SDN Gebang Raya 1 Dijamin Transparan
“Kenapa (waktu input) membutuhkan lama untuk satu siswa? Karena yang diinput ke e-rapor itu adalah untuk kelas IV, V dan VI. Nah itu yang kita input satu-satu kan, kayak ngerjain kita jadinya. Padahal (sekolah) yang lain tinggal klik-klik sudah ada e-rapor-nya” jelasnya.
Untuk diketahui, proses penerimaan siswa baru pada jenjang SD di Kota Tangerang diawali dengan Pra SPM yang dimulai sejak 21 April 2025. Sedangkan waktu pendaftaran diawali dengan jalur penyandang disablitas yang dimulai sejak 2-3 Juni 2025, jalur mutasi 9 Juni 2025, afirmasi dari 9-10 Juni 2025 dan domisili lingkungan sekolah pada 12 Juni 2025, domisili wilayah 14 Juni 2025 dan domisili umum atau antar zona 17 Juni 2025 dan domisili luar kota yakni 17 Juni 2025. “Pengumumannya Insya Allah semuanya akan selesai pada tanggal 17 Juni 2025 untuk SD selesai dan daftar ulangnya pada tanggal 18 Juni 2025,” jelasnya.
Ada pun untuk jenjang SMP yakni; Pra SPMB yakni pada tanggal 21 April hingga saat ini. Untuk pendaftaran bagi penyandang disabilitas pada 19 – 20 Juni 2025. Untuk afirmasi dari 24 Juni sampai dengan 25 Juni 2025, domisi pada 30 Juni 2025, mutasi 3 Juli 2025 dan prestasi yang dilombakan pada 5 Juli 2025, prestasi nilai rapor domisili dalam kota 8 Juli 2025 dan prestasi nilai rapor domisili luar kota 8 Juli 2025.
“Insya Allah pengumuman semuanya pada 8 Juli 2025 termasuk daftar ulang. Tapi kalau sampai 8 Juli masih ada sisa kuotamaka kita buka gelombang kedua,” jelas Jamal. Ada pun kuota bangku untuk SMP tahun ini adalah sebanyak 11 ribuan ditambah dengan sekolah swasta yang menerapkan sekolah gratis menjadi 20 ribuan lebih. “Jadi mereka yang tidak lolos negeri masih bisa di swasta gratis,” jelasnya. (made)
























