Selasa, 30 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Angka Pernikahan Menurun, Menteri Agama Khawatir

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 7 Jul 2025 07:43 WIB
Rubrik Nasional
Angka Pernikahan Menurun, Menteri Agama Khawatir

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam rangkaian Peaceful Muharram 1447 H di area Car Free Day (CFD), Jakarta, Minggu (6/7/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tren menurunnya angka pernikahan di Indonesia. Fenomena ini dinilainya bukan sekadar statistik, tetapi gejala sosial yang dapat menggerus nilai-nilai budaya bangsa.

“Biasanya 2,2 juta orang menikah setiap tahun. Kini jumlahnya menurun. Ini tidak bisa dibiarkan karena bisa menggeser nilai-nilai budaya kita,” kata Nasaruddin saat peluncuran Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (Gas Pencatatan Nikah) dalam rangkaian Peaceful Muharram 1447 H di area Car Free Day (CFD), Jakarta, Minggu (6/7/2025).

Imam Masjid Istiqlal itu khawatir fenomena hidup bersama tanpa pernikahan semakin meluas. Penurunan minat menikah ini menurutnya sejalan dengan gejala serupa di negara-negara Barat seperti Prancis, Amerika Serikat, dan Kanada.

Di Prancis, bahkan pemerintah memberikan insentif seperti biaya persalinan gratis dan beasiswa anak agar masyarakat tetap membangun keluarga. “Ini menunjukkan betapa pentingnya lembaga pernikahan,” ujarnya.

Di Indonesia, tantangan serupa mulai terlihat. Berdasarkan data Kementerian Agama per 20 Juni 2025, terdapat 34,6 juta pasangan menikah yang belum tercatat secara resmi di Kantor Urusan Agama (KUA). Angka pernikahan yang masuk pencatatan KUA juga menurun drastis, dari lebih dari dua juta pada 2020 menjadi hanya 1,47 juta pada 2024.

Bagi Menag, kondisi ini tidak bisa dianggap remeh. Ia mengingatkan bahwa pencatatan nikah bukan hanya kewajiban administratif, melainkan perlindungan hukum yang nyata bagi pasangan dan anak-anak mereka.

Baca Juga: MAN IC Serpong Cetak Sejarah, Jadi Madrasah Negeri Pertama di Indonesia Berstatus ‘IB World School’

“Tanpa akta nikah, seseorang tidak bisa mengurus akta kelahiran untuk anaknya. Artinya, mereka juga kehilangan akses ke kartu keluarga, KTP, paspor, bahkan warisan dan tunjangan negara,” jelasnya.

Ia juga menyayangkan masih adanya anggapan bahwa mencatatkan pernikahan memerlukan biaya besar. Padahal, tegasnya, “Pencatatan nikah di KUA itu gratis.”

BeritaTerbaru

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Sabtu, 20 Jun 2026 11:00 WIB
Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Sabtu, 20 Jun 2026 10:55 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Pagi Tadi

Jumat, 19 Jun 2026 11:28 WIB

Menag pun meminta seluruh jajaran Kementerian Agama, dari pusat hingga daerah, untuk aktif menyosialisasikan pentingnya pencatatan pernikahan. “Modernitas tidak boleh membuat kita abai terhadap pernikahan yang sah. Jika budaya kumpul kebo dibiarkan, masa depan bangsa bisa terganggu,” tandasnya.

Dia juga kembali menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar urusan cinta dua insan, melainkan bagian dari identitas dan tanggung jawab sosial. “Perkawinan itu bukan hanya soal cinta, tapi juga identitas budaya dan komitmen membangun peradaban,” pungkasnya

Peluncuran Gas Pencatatan Nikah menjadi langkah nyata untuk menjawab kekhawatiran itu. Kampanye ini menyasar generasi muda, khususnya Gen Z, agar menyadari bahwa pernikahan yang sah adalah fondasi keluarga yang kuat.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Abu Rokhmad menyebut gerakan ini sebagai simbol jihad sosial untuk membangun keluarga yang harmonis dan bermartabat. “Dari keluarga yang kokoh, kita wujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Baca Juga: Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Empati Sosial

Menurut Abu, pencatatan nikah juga merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi perempuan dan anak-anak. “Negara hadir untuk melindungi, bukan menghalangi,” tegasnya.

Sebagai solusi konkret, Ditjen Bimas Islam telah memfasilitasi program nikah massal gratis. “Baru-baru ini kami memfasilitasi 100 pasangan menikah sah tanpa biaya. Target kami ke depan: 1.000 pasangan,” kata Menag.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Cecep Khairul Anwar, Deputi Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum, serta tokoh publik Husein Ja’far Al Hadar atau Habib Ja’far. (rmg/san)

Tags: menagmenikahmenteri agamasah pasangan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen
Nasional

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen

Kamis, 18 Jun 2026 15:59 WIB
Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan
Nasional

Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan

Kamis, 18 Jun 2026 15:57 WIB
Pemerintah Evaluasi Total Program MBG
Nasional

Pemerintah Evaluasi Total Program MBG

Rabu, 17 Jun 2026 16:16 WIB
Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”
Nasional

Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”

Rabu, 17 Jun 2026 15:37 WIB
Korban Kasus Hanania Capai 1.286 Orang, Total Kerugian Rp35,34 Miliar
Nasional

Korban Kasus Hanania Capai 1.286 Orang, Total Kerugian Rp35,34 Miliar

Rabu, 17 Jun 2026 15:34 WIB
Pertamina Klarifikasi Struk Rp18.040, Biodiesel B50 Mulai 1 Juli
Nasional

Pertamina Klarifikasi Struk Rp18.040, Biodiesel B50 Mulai 1 Juli

Selasa, 16 Jun 2026 21:08 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

MEMIMPIN APEL : Gubernur Banten Andra Soni, memimpin apel Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Banten, di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (29/6/2026). (ISTIMEWA)

Gubernur Andra: Pembentukan SDM Dimulai Dari Rumah, Ibu Memiliki Peran Besar

Senin, 29 Jun 2026 14:48 WIB
Dindikbud Tangsel Buka Posko SPMB, Belum Terima Aduan Server

Dindikbud Tangsel Buka Posko SPMB, Belum Terima Aduan Server

Selasa, 23 Jun 2026 15:40 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan secara daring. (ISTIMEWA)

Gubernur Andra Pastikan Tata Kelola Pemerintahan Berjalan Optimal

Rabu, 24 Jun 2026 19:25 WIB
Homeschooling Untuk Siswa Miskin, DPRD Tangsel Minta Konsep Dimatangkan

Homeschooling Untuk Siswa Miskin, DPRD Tangsel Minta Konsep Dimatangkan

Minggu, 28 Jun 2026 16:19 WIB
SANTUNAN - Pemkab Serang santuni sebanyak 1.500 anak yatim dan dhuafa, Senin (29/6/2026). (ISTIMEWA)

Santuni 1.500 Anak Yatim dan Dhuafa, Pemkab Dan Baznas Serang Gelontorkan Rp675 Juta

Senin, 29 Jun 2026 17:27 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.