SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Pemilihan ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2025–2030 diklaim berjalan dengan antusiasme tinggi. Pada hari pertama pemungutan suara daring, tercatat hampir 10 ribu anggota partai telah menggunakan hak suaranya.
Plt Ketua Umum DPP PSI sekaligus Ketua Steering Committee Kongres PSI, Andy Budiman, menyampaikan bahwa data e-voting hingga Sabtu (12/7) pukul 11.00 WIB menunjukkan Ronald Aristone Sinaga, atau Bro Ron, unggul sementara.
“Proses pemilihan ini akan berlangsung hingga 18 Juli pukul 24.00 WIB. Agak mengejutkan juga saya lihat bahwa Bro Ron unggul di awal,” kata Andy di DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (13/07/2025).
Ketiga kandidat ketua umum PSI yang bersaing adalah Ronald A. Sinaga (nomor urut 1), Kaesang Pangarep (nomor urut 2), dan Agus Mulyono Herlambang (nomor urut 3). Ketiganya telah lolos verifikasi dan memenuhi persyaratan pencalonan.
Ronald didukung oleh enam Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 36 Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Kaesang, mantan Ketua Umum PSI, mendapatkan dukungan terbanyak dengan 10 DPW dan 78 DPD. Agus disokong oleh enam DPW dan 24 DPD.
Sekretaris Steering Committee Kongres PSI, Beny Papa, menjelaskan bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 187.306 anggota yang berhak mengikuti pemilihan.
“Antusiasme kader yang tinggi menunjukkan kepercayaan mereka terhadap proses e-voting dan transparansi internal PSI,” ujar Beny.
Pemungutan suara PSI menggunakan sistem e-voting yang memungkinkan partisipasi anggota dari seluruh Indonesia secara langsung dan real time. Sistem ini memudahkan verifikasi suara serta mempercepat penghitungan.
Beny Papa menjelaskan bahwa verifikasi data pemilih dilakukan ketat sejak Mei 2025 melalui pengiriman pesan WhatsApp dan sistem daring internal PSI, memastikan hanya anggota aktif yang dapat memilih. “Hingga Kamis (10/7) pukul 00.00 WIB, data anggota valid sebanyak 187.306 orang,” ujar Beny.
Pemungutan suara akan berakhir pada Jumat (18/7) tengah malam, dan hasil final diumumkan dalam Kongres PSI pada Sabtu (19/7) di Jakarta. Pada saat itu, ketua umum terpilih juga akan resmi ditetapkan.
“Kami mengumumkan sekaligus menetapkan ketua umum terpilih dalam rapat resmi kongres,” jelas Andy.
Selain ketua umum, Kongres juga akan membahas posisi Ketua Dewan Pembina PSI yang proses pemilihannya berjalan terpisah.
Andy Budiman menegaskan bahwa proses pemilihan ketua umum ini merupakan wujud komitmen PSI membangun demokrasi dan transparansi internal partai.
“Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anggota untuk menentukan pemimpin mereka sendiri, sehingga partai ini makin solid dan dipercaya kader,” ujar Andy.
Sekretaris Steering Committee, Beny Papa, menambahkan bahwa jumlah pemilih yang sudah mencapai hampir 10 ribu dalam waktu kurang dari 24 jam menjadi indikator positif. “Ini menunjukkan kader PSI sangat antusias dan percaya pada mekanisme yang kami jalankan,” kata Beny.
Ronald Aristone Sinaga dalam pernyataan terpisah menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan para kader dan berharap proses ini berjalan lancar hingga akhir. “Saya siap bekerja keras dan mendengarkan aspirasi kader demi kemajuan PSI ke depan,” ujar Bro Ron.
Calon lain, Kaesang Pangarep, juga mengimbau seluruh kader untuk tetap menjaga sportivitas dan menunggu hasil pemilihan dengan kepala dingin. “Kita semua punya tujuan yang sama, membangun PSI menjadi partai yang kuat dan relevan di kancah nasional,” kata Kaesang.
Agus Mulyono Herlambang menekankan pentingnya persatuan di tengah persaingan ini. “Kami berharap siapapun yang terpilih nanti dapat membawa PSI ke arah yang lebih baik,” tuturnya. (rmg/san)