SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Sebuah kejadian tak biasa dialami seorang warga saat tengah asik santai di kafe yang berada di Jalan Raya Victor, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sepeda motor milik pemuda itu tiba-tiba mengeluarkan ekor ular dari bagian bawah motor.
Rupanya, ular sanca sepanjang 4 meter ditemukan bersembunyi di dalam rangka sepeda motor entah datang dari mana. Situasi menegangkan itu pun langsung dilaporkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tangsel.
Komandan Regu (Danru) Damkar Tangsel, Darussalam mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu (12/7/2025). Kata dia, saat menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi. Proses evakuasi yang penuh ketegangan memakan waktu hampir satu jam.
“Jadi ceritanya, si pelapor itu sedang nongkrong di kafe awalnya mau pakai motor pulang. Pas dia lihat ke bagian bawah dasbor, ada buntut ular yang keluar menggelantung. Dia langsung panik, enggak berani gerak, terus hubungi kami,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (13/7).
Darussalam mengatakan tim Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan observasi awal. Menurutnya, proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena struktur motor yang kompleks.
“Motor zaman sekarang itu kan komponennya rapat dan sistem rangka sasisnya rumit. Jadi kita nggak bisa langsung tarik aja, bisa-bisa ular malah terluka atau makin masuk ke dalam,” katanya.
Baca Juga: Provider Membandel, Kabel Udara di Ciputat Timur Ditertibkan
Petugas pun dengan hati-hati membongkar bagian demi bagian motor untuk mengakses ular tersebut. Sekitar pukul 12.00 WIB, ular berhasil dikeluarkan dalam kondisi hidup. Setelah ditimbang, diketahui bobot ular tersebut mencapai 25 kilogram.
Menurut Darussalam, ini bukan kali pertama tim Damkar Tangsel menangani kasus serupa. Sebelumnya, ular juga pernah ditemukan bersarang di dalam mobil, bahkan hingga ke dalam dashboard dan ruang mesin.
“Pernah juga ada kasus ular kobra di dalam silinder motor. Jadi sebenarnya kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi,” jelasnya.
Ia menduga, faktor cuaca dan kondisi lingkungan menjadi penyebab utama ular-ular tersebut mencari perlindungan di tempat-tempat yang hangat dan tersembunyi, seperti rangka kendaraan.
“Kalau musim hujan, kan habitat alami mereka jadi agak tergenang atau dingin. Bisa jadi mereka cari tempat lebih kering dan hangat. Motor atau mobil itu bisa jadi pilihan, apalagi kalau motor jarang dipakai, mereka bisa nyelinap dengan mudah,” tambah Darussalam.
Setelah berhasil dievakuasi, ular diserahkan ke tim penanganan reptil untuk diamankan dan kemungkinan akan dilepasliarkan kembali ke habitat yang sesuai. Yang menarik, menurut informasi dari warga sekitar, diduga ular tersebut kemungkinan besar sudah terbawa sejak dari rumah pelapor, dan baru disadari ketika hendak digunakan.
Baca Juga: Pengadilan Agama Tigaraksa Catat 52 Pernikahan Anak
“Kayaknya itu ular udah ada di motornya dari rumah. Soalnya motor itu juga lama nggak dipakai, mungkin ularnya udah lama di situ,” pungkas Darussalam. (eko)

















