SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten, menargetkan sebanyak 7.170 keluarga miskin atau penerima Program Keluarga Harapan (PKH), bisa graduasi mandiri atau bebas dari predikat miskin. Salah satu upaya yang dilakukan yakni, melalui pemberian modal usaha mandiri.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemprov Banten, Dicky Herdiana mengatakan, pihaknya menargetkan ribuan warga miskin di Banten bisa lepas dari predikat tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan yakni, dengan memberikan modal untuk membuka usaha.
“Untuk KPM PKH yang mau graduasi, nanti akan kita usulkan untuk mendapatkan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) atau bantuan untuk tambahan modal usaha,” katanya, Kamis (24/7/2025).
Dia menargetkan, kedepan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang sudah graduasi mandiri, dapat meningkatkan usahanya sehingga bisa lebih maju dan sejahtera. Oleh karena itu, pihaknya akan terus berupaya untuk membantu masyarakat kurang mampu agar bisa memiliki usaha mandiri.
“Saya berharap, dengan adanya intervensi program bantuan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) tersebut, dapat meningkatkan usaha KPM untuk lebih maju dan sejahtera,” tandasnya.
Dia mengaku, target ribuan KPM bisa melakukan graduasi mandiri itu, sudah dibahas secara komperhensif dan matang. Saat ini, pihaknya sudah menyampaikan kepada kabupaten/kota di Banten, agar bisa bekerja sama dalam mensukseskan program tersebut.
Baca Juga: Lumsos Masih Kosong, Kadinsos Banten: Segera Sampaikan Pengajuan
“Untuk target graduasi yang sedang diupayakan yaitu, sebanyak 7.170 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH),” ujarnya.
Dia menerangkan, mekanisme yang akan dilakukan Dinas Sosial Banten untuk mewujudkan target graduasi ini, dengan cara menginstruksikan kepada para pendamping untuk mendorong 10 KPM agar mau naik kelas atau graduasi mandiri.
“Saat ini jumlah pendamping di Banten, ada sekitar 717 orang, kalau per pendamping ditargetkan 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) artinya ada 7.170 KPM PKH yang akan graduasi mandiri di tahun 2025 ini,” ujarnya.
“Pendamping PKH harus bisa mendorong mereka, para penerima PKH untuk siap mandiri, agar tidak bergantung terhadap bantuan sosial,” sambungnya.
Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pandeglang Wilayah Satu Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Nouvan Hidayat menyatakan, pihaknya sudah menerima pesan tersebut serta langsung menyampaikan kepada para pendamping.
“Kita terus lakukan, kemarin kita baru selesai melakukan pendataan ulang warga miskin, dan Alhamdulillah banyak yang sudah melakukan graduasi mandiri juga, sudah keluar dari garis kemiskinan,” ucapnya.
Baca Juga: Dinsos Banten Distribusikan Bantuan, Puluhan Lumsos di Pandeglang – Lebak Mulai Terisi
Dia mengatakan, setiap tahun selalu ada ratusan warga miskin di Kabupaten Pandeglang melakukan graduasi mandiri. Hal itu terjadi, karena berbagai hal, khususnya mulai membaik dan meningkatnya perekonomian masyarakat.
“Banyak hal yang menyebabkan graduasi mandiri, bisa jadi karena ada salah satu anggota keluarganya sudah bekerja, membaiknya perekonomian, mempunyai usaha mandiri, dan lainnya,” imbuhnya.(adib)
























