SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan kembali mengaktifkan program Jum’at Bersih (Jumsih) sebagai langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah dan mencegah banjir. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat menghadiri gerakan gotong royong membersihkan sungai dan penanggulangan banjir di Susukan Ngalor, Situ Kelapa Dua, Rabu (6/8).
“Sebetulnya saya dan Pak Bupati juga akan mensosialisasikan lagi Jumat Bersih. Beliau sudah berjalan dengan program Jumat Keliling, tapi Jumat Bersih ini harus diaktifkan kembali. Tentunya, ini sangat penting untuk meminimalisir penumpukan sampah yang bisa menyebabkan banjir,” ujar Intan kepada Satelit News.
Intan menegaskan bahwa sampah saat ini menjadi tantangan besar yang harus ditangani secara kolektif. Pemerintah saja tidak cukup; seluruh elemen masyarakat harus ikut ambil bagian.
“Ke depan, setiap kecamatan, desa/kelurahan, hingga tingkat RT/RW wajib melaksanakan kegiatan bersih-bersih saluran air dan pengangkutan sampah setiap hari Jumat,” jelasnya.
Program Jumsih ini, lanjut Intan, rencananya akan mulai diberlakukan pekan depan. Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membudayakan pola hidup bersih.
“Insya Allah pekan depan kita mulai. Saya minta dari kecamatan sampai RT dan RW terus galakkan budaya bersih,” tambahnya.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Bujuk Puluhan SPPG Urus SLHS
Selain menghidupkan kembali Jumsih, Pemkab Tangerang juga akan memaksimalkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di tiap kecamatan. Intan berharap masyarakat semakin sadar untuk memilah sampah dan tidak membuangnya sembarangan.
Ia juga mendorong agar pemerintah kecamatan dan desa bisa menggandeng pihak swasta melalui program CSR untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus maksimalkan TPS 3R di tiap kecamatan,” tegasnya.
Intan berharap kegiatan gotong royong yang digelar di Situ Kelapa Dua menjadi titik awal komitmen bersama seluruh masyarakat dan perangkat wilayah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya hari ini saja, tapi bisa rutin dilakukan setiap Jumat di Kecamatan Kelapa Dua dan wilayah lainnya. Semua unsur harus bergerak bersama menjaga lingkungan,” pungkasnya.
Wakil Bupati Tangerang hadir dalam kegiatan tersebut bersama anggota DPRD Provinsi Banten dan DPRD Kabupaten Tangerang, untuk meninjau langsung lokasi rawan banjir dan mendukung solusi nyata penanganan sampah di Kecamatan Kelapa Dua.
Baca Juga: Dua Ruas Jalan di Tangerang Utara Direkonstruksi, Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp50 Miliar
“Pagi ini saya bersama dewan provinsi dan kabupaten, juga camat, lurah, serta jajaran kecamatan dan kelurahan melihat langsung agenda gotong royong warga membersihkan saluran air yang memang menjadi salah satu titik banjir,” ujarnya. (alfian/aditya)

















