SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, melalui UPTD SDA Wilayah V, melakukan pengerukan sedimentasi di badan Sungai Cileles, Desa Gunung Sari, Kecamatan Mauk. Kegiatan ini berlangsung sejak Jumat (22/08/2025) hingga Senin (01/09/2025).
Pengerukan dilakukan secara mekanis menggunakan alat berat, mengingat kondisi sedimentasi di Sungai Cileles sudah sangat parah. Endapan lumpur telah membentuk pulau-pulau kecil yang bahkan sudah ditumbuhi pepohonan, sehingga menghambat aliran air secara signifikan.
“Sungai ini sudah dipenuhi pepohonan akibat endapan lumpur. Akibatnya, arus air dari Saluran Pembuang Citanjakan menuju muara terganggu. Karena itu, pengerukan ini kami lakukan,” ujar Kepala UPTD SDA Wilayah V, Agung Rumedi, kepada satelitnews.com, Senin (8/09/2025).
Kegiatan ini juga merupakan respons atas permintaan masyarakat dan para petani di Kampung Gunung Sari, yang selama ini terdampak banjir akibat luapan Sungai Cileles yang lebarnya mencapai 20 meter.
Awalnya, pengerukan direncanakan sepanjang 600 meter, namun realisasi di lapangan mencapai 700 meter hingga ke Jembatan Cinamprak, yang menjadi batas wilayah antara Kecamatan Mauk dan Kecamatan Kemeri.
“Kami berharap pengerukan ini bisa memperlancar aliran air dan menambah kapasitas sungai dalam menampung debit air, sehingga banjir bisa diminimalkan. Lumpur hasil pengerukan kami manfaatkan sebagai tanggul di pinggir sungai,” tambah Agung.
Baca Juga: Respon Keluhan Warga, DLHK Kabupaten Tangerang Periksa PT SLI
Dari lokasi yang sama, Thomas Jaya, petani sekaligus koordinator kegiatan mekanis dari Desa Gunung Sari, mengungkapkan bahwa pengerukan ini sudah lama dinantikan warga.
“Kami para petani meminta kepada pihak DBMSDA untuk segera melakukan pengerukan karena air sering meluap ke permukiman dan sawah. Mudah-mudahan setelah ini arus air lancar dan sungai bisa menampung lebih banyak air,” ujarnya.
Warga berharap kegiatan ini bukan yang terakhir, melainkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga fungsi Sungai Cileles, sebagai saluran utama pengendali banjir di wilayah tersebut. (aditya)

















