Rabu, 1 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Keracunan Meningkat, KPAI Desak Evaluasi Total

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 22 Sep 2025 19:35 WIB
Rubrik Nasional
Keracunan Meningkat, KPAI Desak Evaluasi Total

Kepala Badan Gizi (BGN) Dadan Hindayana (kedua dari kiri) dalam konferensi pers update pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG, di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN, Jakarta, Senin (22/9/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah. Program ini perlu dievaluasi total menyusul kasus keracunan makanan yang menimpa ribuan siswa di berbagai daerah.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menyoroti berbagai peristiwa keracunan makanan yang justru terus meningkat, bukannya menurun. Ia menekankan tubuh anak kecil berbeda dengan orang dewasa dan rentan terhadap makanan yang tidak higienis.

“Satu kasus anak yang mengalami keracunan bagi KPAI sudah cukup banyak. Artinya pemerintah perlu evaluasi menyeluruh program MBG. KPAI usul hentikan sementara, sampai benar-benar instrumen panduan dan pengawasan yang sudah dibuat BGN dilaksanakan dengan baik,” kata Jasra, Senin (22/9).

Ia menilai dari jumlah korban dan peristiwa keracunan di berbagai wilayah, diduga ada yang tidak terkontrol dalam program itu. Ia menganalogikan program MBG seperti mobil yang dipacu terlalu cepat sehingga pandangan ke depan terhalang.

“KPAI tidak bisa membayangkan anak-anak PAUD yang keracunan. Mereka masih sangat lemah, tubuhnya perlu dukungan khusus, dan tidak mudah mendeskripsikan kondisi kesehatan,” tambah Jasra.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengakui ada 4.700 porsi MBG bermasalah yang menyebabkan gangguan kesehatan pada anak. “Itu ada sekitar 4.700 porsi makan (MBG) yang menimbulkan gangguan kesehatan,” ungkap Dadan di kantor BGN, Jakarta, Senin (22/9).

Baca Juga: Ribuan Relawan SPPG Kepung Kantor Bupati Tangerang, Minta Program MBG Dilanjutkan dan Diatur dalam UU

Dadan membandingkan kasus tersebut dengan capaian program. “Perlu Anda ketahui bahwa sampai hari ini Badan Gizi Nasional sudah membuat 1 miliar porsi makan. Jadi, yang 4.700 porsi menimbulkan gangguan kesehatan pada anak-anak, dan itu kami sesalkan,” tuturnya.

Dadan berjanji akan memperketat mekanisme penyaluran MBG. Namun, ia tidak menjawab tegas soal desakan moratorium program. BGN juga tidak menyebut kasus ini sebagai keracunan resmi, melainkan masih dugaan.

BeritaTerbaru

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB

Alih-alih menghentikan sementara program MBG, BGN memilih membentuk tim investigasi. “Insyaallah untuk (tim) investigasi dalam minggu ini kita akan buat dan segera akan turun. Ini menunjukkan keseriusan kami, bahwa kami akan melakukan evaluasi,” tutur Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang. “Karena sebetulnya diduga keracunan. Banyak faktor, apakah karena bahan makanan, prosesnya, atau kondisi anak, dan lain-lain. Ini perlu kami dalami supaya tidak menjadi isu liar,” sambungnya.

Dadan juga mengatakan Presiden Prabowo Subianto berencana bertemu dengan seluruh mitra Satuan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) atau pengelola dapur MBG sepulangnya dari lawatan luar negeri. “Ini termasuk yang berita baru bahwa sepulang dari New York, Pak Presiden ingin bertemu dengan seluruh mitra yang sudah operasional,” kata Dadan.

Presiden Prabowo ingin berbicara dan memberikan arahan kepada seluruh mitra agar mengimplementasikan program MBG dengan baik, memanfaatkan dana yang ada, dan meminimalkan kejadian tak diinginkan termasuk keracunan. “Tidak membuat hal-hal yang menurut beliau tidak sepatutnya dilakukan,” ucap Dadan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga menegaskan akan memperbaiki pengawasan terhadap proses pembuatan makanan hingga distribusi MBG. Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyebut pihaknya mengawasi keamanan, mutu, dan manfaat pangan mulai dari hulu hingga hilir, serta melakukan penindakan terhadap potensi masalah.

Baca Juga: Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) sebelumnya mencatat ada 5.360 anak yang mengalami keracunan pascakonsumsi MBG hingga September 2025. Namun, JPPI menduga jumlahnya lebih besar karena ada sekolah, pemda, atau aparat yang menutupi kabar tersebut. JPPI menyerukan agar Presiden menghentikan sementara program MBG dan melakukan evaluasi total sistem tata kelola BGN.

Survei KPAI, CISDI, dan Wahana Visi Indonesia di 12 provinsi terhadap 1.624 responden anak, termasuk anak disabilitas, menemukan 583 anak menerima makanan MBG yang sudah rusak, bau, atau basi. Sebanyak 11 anak tetap memakannya karena berbagai sebab. (rmg/san)

Tags: keracunankpaiMBG
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik
Bisnis

Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Sabtu, 20 Jun 2026 11:00 WIB
Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni
Kota Tangerang

Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Sabtu, 20 Jun 2026 10:55 WIB
Headline

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Pagi Tadi

Jumat, 19 Jun 2026 11:28 WIB
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen
Nasional

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen

Kamis, 18 Jun 2026 15:59 WIB
Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan
Nasional

Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan

Kamis, 18 Jun 2026 15:57 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Brasil vs Jepang, Jangan Anggap Remeh

Brasil vs Jepang, Jangan Anggap Remeh

Minggu, 28 Jun 2026 17:58 WIB
Budi Prasetyo Pimpin Golkar Kecamatan Tangerang 2026-2031

Budi Prasetyo Pimpin Golkar Kecamatan Tangerang Periode 2026-2031

Minggu, 28 Jun 2026 17:57 WIB
Messi Cetak Rekor Lagi

Messi Cetak Rekor Lagi

Minggu, 28 Jun 2026 17:55 WIB
MEMIMPIN APEL : Gubernur Banten Andra Soni, memimpin apel Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Banten, di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (29/6/2026). (ISTIMEWA)

Gubernur Andra: Pembentukan SDM Dimulai Dari Rumah, Ibu Memiliki Peran Besar

Senin, 29 Jun 2026 14:48 WIB
SAMBUTAN - Ketua DPC PPP Kabupaten Serang terpilih periode 2026-2031, Dendi Kurnia Ardiansyah, menyampaikan sambutan di acara Muscab ke X yang diselenggarakan di gedung Catur Ciruas, Minggu (28/6/2026). (ISTIMEWA)

Nahkodai PPP Kabupaten Serang, Dendi Siap Gaspol Susun Kepengurusan

Minggu, 28 Jun 2026 17:53 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.