Sabtu, 12 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Kasus Pemukulan Siswa SMAN 1 Kota Serang, Pihak Sekolah Ingin Musyawarah, Keluarga Korban Tetap Lapor Polisi

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 30 Sep 2025 18:25 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Kasus Pemukulan Siswa SMAN 1 Kota Serang, Pihak Sekolah Ingin Musyawarah, Keluarga Korban Tetap Lapor Polisi
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Penanganan kasus pemukulan salah satu anggota Paskibraka dari SMAN 1 Kota Serang, inisial SH, tidak kunjung menemukan titik temu. Satu sisi, pihak sekolah ingin diselesaikan melalui musyawarah, sementara dari pihak korban, tetap ingin diselesaikan melalui proses hukum dan sudah melaporkan kasusnya ke aparat kepolisian.

Pertimbangan pihak sekolah ingin diselesaikan melalui musyawarah (restorative justice), demi kebaikan kedua pihak, apalagi pelaku dan korban masih sama-sama berstatus pelajar. Sehingga, dengan solusi itu persoalan ini bisa cepat diselesaikan.

“Dari pihak pelaku pun, siap dipertemuakan kapan pun,” kata Ketua Komite SMAN 1 Kota Serang, Muhammad Arif Kirdiat, saat Konferensi Pers di SMAN 1 Kota Serang, Selasa (30/9/2025).

Arif menceritakan, kasus pemukulan itu bermula dari ulah perilaku korban sendiri. Pada 13 Agustus 2025 itu, SH dan teman-temannya di Paskibra SMAN 1 Kota Serang latihan baris berbaris di Stadion Maulanan Yusuf, Ciceri, Kota Serang.

Usai latihan, SH yang datang menggunakan sepeda motor dan knalpot brong menggerung-gerungkan knalpot miliknya. Suara pekak dari knalpot brong, langsung memenuhi area tersebut.

SH sempat ditegur oleh salah satu rekannya di paskibra, namun acuh. Setelah itu, SH kabur dengan sepeda motornya seorang diri. Tak berselang lama, anggota TNI yang tinggal di kompelks TNI yang tidak jauh dan merasa terganggu dengan suara bising knalpot brong, memanggil belasan anggota paskirba yang tersisa.

Baca Juga: Tinjau PTM di Kota Serang, Wahidin Nilai Sesuai Protokol Kesehatan

Mereka dinilai ikut bertanggung jawab, karena salah satu rekan mereka, yaitu SH, membuat kegaduhan dengan knalpot brong. Akhirnya, anggota TNI ini menghukum belasan anggota Paskibra SMAN 1 Kota Serang tersebut dengan push up.

Kesal karena mereka dihukum akibat ulang SH, mereka pun meminta SH datang kembali ke stadion melalui pesan WhatsApp di grup WA karena SH diminta agar datang oleh anggota TNI tersebut untuk meminta maaf.

BeritaTerbaru

Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis

Sabtu, 12 Sep 2026 14:19 WIB

Warga Kab Serang yang Tercebur Sumur Berhasil Diselamatkan

Sabtu, 12 Sep 2026 13:52 WIB
Golkar Kota Tangerang Mulai Proses Pengganti Alm Rusdi Alam

Sachrudin: Saiful Millah Terpilih Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 12 Sep 2026 13:31 WIB

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB

Karena SH tidak juga datang, sejumlah anggota paskibra yang jadi korban push up mencari SH dan bertemulah mereka di sekolah. Setelah berdialog, terjadilah pemukulan tersebut seperti yang rekaman CCTV-nya beredar saat ini di media sosial.

“Saat kejadian di sebelah ada rumah TNI. Maka TNI menegur dan diminta mencari siapa yang mem-brong-kan sepeda motor. Teman-temannya menemukan korban dan menemui korban di rumah dekat sekolah. Menurut pelaku mereka menyampaikan apa yang ingin disampaikan anggota TNI tersebut kepada korban,” kata Arif.

Arif mengungkapkan, SH sesungguhnya telah melanggar dua aturan sekaligus dengan sepeda motornya. Pertama, aturan yang dilanggar adalah aturan membawa sepeda motor di sekolah. Aturan ini sudah lama diberlakukan SMAN 1 Kota Serang. Kedua, aturan memodifikasi sepeda motor dengan sesuatu yang dilarang, misalnya menggunakan knalpot brong.

Atas hal itu, Arif menyayangkan juga, mengapa SH diizinkan mengemudikan sepeda motor oleh keluarganya karena masih di bawah umur. Apalagi, SH hampir setiap hari menggunakan sepeda motor tersebut untuk ke sekolah. Ditambah, orang tua korban sendiri adalah kapolsek sehingga seharusnya tahu tentang aturan tersebut.

Baca Juga: Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis

“Pihak kepolisian sendiri melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) sendiri sudah menyarankan agar kasus tersebut dilakukan dengan diversi,” ujarnya.

Dikatakan Arif, sampai saat ini pelaku dan saksi sudah bersedia kapan pun dipertemukan untuk meminta maaf dan bermusyawarah. Bahkan, pihak sekolah sudah berinisitif menggelar mediasi sebanyak tiga kali namun tidak pernah dihadiri oleh pelaku maupun keluarga korban.
Pertemuan ketiga dilakukan di rumah Embay Mulya Syarief selaku Dewan Pembina Alumni SMAN 1 Kota Serang.

Namun, saat itu lagi-lagi korban dan keluarganya tidak datang. “Ini mengindikasikan tidak ada niat baik dari ibu korban untuk dipertemukan dengan pelaku dan saksi,” kata Arif.

Diana Ermaya, selaku pembina Paskibra SMAN 1 Kota Serang mengungkapkan, dirinya dan sekolah memikirkan dampak psikologis yang dirasakan anggota Paskibra SMAN 1 Kota bahkan korban akibat kasus ini. Sebab dengan berlarutnya masalah ini, mereka menjadi korban terutama akibat komentar netizen. Karena itu, dia meminta agar pihak keluarga korban mau menyelesaikan persoalan ini dengan cara musyawarah.

Akibat kasus ini juga, banyaknya prestasi yang ditorehkan para siswa SMAN 1 Kota Serang seakan tertutup akibat adanya satu persoalan ini.

Pihak sekolah sendiri, kata Diana, hingga saat ini belum mendapatkan keterangan dari korban mengenai detail kejadian tersebut, akibat sulitnya mediasi yang tidak pernah dihadiri korban dan keluarganya. (luthfi)

Tags: Kasus Pemukulan SiswaKorban Lapor PolisiSMAN 1 Kota Serang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
Headline

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Sabtu, 12 Sep 2026 08:46 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Di hari keempat, tim SAR gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hari Keempat, Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK Masih Nihil

Jumat, 11 Sep 2026 19:57 WIB
PENDAMPINGAN -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, melakukan pendampingan terhadap keluarga dari Yudhistiro Pranoto, Jurnalis iNews yang hilang di perairan kawasan Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)
Banten Region

PMI Banten Dampingi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 Sep 2026 18:56 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa

Sabtu, 12 Sep 2026 09:52 WIB
Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Minggu, 6 Sep 2026 17:17 WIB
Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi

Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi

Kamis, 10 Sep 2026 19:23 WIB
Pegawai Pemprov Banten Tetap Masuk Kerja, Agar Pelayanan Tidak Terganggu

Pegawai Pemprov Banten Tetap Masuk Kerja, Agar Pelayanan Tidak Terganggu

Senin, 7 Sep 2026 17:14 WIB
28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.