SATELITNEWS.COM, SERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang, melakukan penilaian objek pajak khusus, dengan menyasar jalan tol, pabrik, hingga pipa gas. Hal ini dilakukan, untuk meningkatkan penerimaan pajak.
Kepala Bidang Pendataan, Pendaftaran dan Penetapan Bapenda Kabupaten Serang, Pandu Pangestu mengatakan, penilaian objek pajak khusus ini sebetulnya sudah lama dilaksanakan. Namun sejak tahun 2023 penilaian objek pajak khusus lebih digencarkan lagi.
“Dulu teman teman nilainya cuma kandang ayam, begitu, tapi sejak 2023 kita geser ke industri dari mulai wilayah barat hingga wilayah timur,” kata Pandu, Senin (13/10/2025).
Kata Pandu, penilaian objek pajak khusus ini ada beberapa kriteria, antara lain luas tanah diatas 1 hektar, bangunan yang dinilai terdiri dari kontruksi khusus yang non standar seperti pabrik, pembangkit listrik, pipa gas dan jalan tol.
“Jadi memang gak hanya bumi-nya yang kita nilai, tapi bangunan bangunanya kita nilai,” ujarnya.
Contohnya kata Pandu, belum lama ini pihaknya baru menyelesaikan penilaian ruas jalan tol Ciruas – Cikande. Itu karena ada pelebaran ruas jalan maka secara otomatis bangunannya bertambah, dan PBBnya juga akan naik.
Baca Juga: Lahan Dikuasai Investor Luar, Pemkab Serang Kesulitan Tagih PBB
“Itu lumayan ada peningkatan signifikan, dari Rp2,7 miliar sampai Rp4,6 miliar. Itu masuk ke pajak bumi dan bangunan,” ujarnya lagi.
Kemudian, PT Merak Energi yang beralamat di Kecamatan Puloampel dari sebelumnya Rp80 juta nilai PBBNya, setelah dinilai mencapai Rp600 juta. Selanjutnya ruas tol Serang – Panimbang, dan terbaru yang akan dilakukan penilaian adalah ruas jalan di Kramatwatu lantaran akan melakukan pelebaran.
“Alhamdulillah, pembayaran PBBnya lancar. Karena memang setelah kita melakukan penilaian kita eksposes dulu laporannya di depan teman teman manajemen,” tuturnya.
Pandu mengungkapkan, untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini yang dapat dilakukan memang dengan melakukan penilaian objek pajak khusus, termasuk penilaian zona nilai tanah.
“Kalau dari aspek lain, berat kaya hotel dan lain-lain,” pungkasnya. (sidik)
