SATELITNEWS.COM, SERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang, mendorong kepada semua perusahaan yang ada di Kabupaten Serang yang memiliki kendaraan operasional, agar menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) Kabupaten Serang. Sehingga, pembayaran pajaknya masuk ke Kabupaten Serang.
Kepala Bidang (Kabid) Penagihan, Pemeriksaan dan Verifikasi Bapenda Kabupaten Serang, Nizamudin Muluk mengatakan, jika dilihat rata-rata kendaraan yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Serang ber plat Jakarta.
Oleh karena itu, pihaknya coba melakukan pendekatan secara persuasif terhadap perusahaan agar bisa menggunakan TNKB Kabupaten Serang. Karena ini dapat menambah potensi pendapatan pajak.
“Tapi kita sipatnya hanya imbauan, supaya perusahaan yang ada di Kabupaten Serang plat nomor kendaraannya menggunakan plat Kabupaten Serang, karena ketika dia menggunakan plat nomor kendaraan Kabupaten Serang maka penadapatan pajak dari Opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBN-KB masuk ke Kabupaten Serang,” ujarnya, Kamis (23/10/2025).
Terkait dengan progres opsen PKB dan BBN-KB hingga Oktober ini, Pria yang akrab disapa Nizam ini menuturkan, sampai hari ini Opsen PKB dari target Rp85 Miliar lebih, sudah tercapai Rp64 Miliar lebih. Kemudian untuk Opsen BBN-KB, dari target Rp57 Miliar tercapai Rp47 Miliar.
“Secara progres sudah cukup bagus kaitan dengan Opsen, karena kita walaupun liding sektornya provinsi, dari Bapenda Kabupaten Serang pun telah melakukan berbagai upaya bersama dengan Bapenda provinsi dan Samsat,” ujarnya.
Baca Juga: Bapenda Kabupaten Serang Tarik Pajak Dari Tiga Pulau
Kata Nizam, upaya yang dilakukan oleh pihaknya antara lain dengan coba menyandingkan kegiatan penagihan PBB dengan Samsat keliling dengan datang langsung ke kecamatan kecamatan. Termasuk melakukan razia bersama provinsi kaitan panismen wajib wajib pajak.
“Dalam waktu dekat ini kita juga akan razia dengan Samsat kota. Karena di Bapenda Kabupaten Serang memiliki tiga Samsat, antara lain Cikande yang berlokasi di Ciruas, Kota Serang, Sampah Cilegon untuk wilayah Bojonegara, Pulo Ampel dan Anyer,” tuturnya. (sidik)
























