SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Upaya mencegah peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan terus diperketat. Untuk memastikan lingkungan rumah tahanan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba, Rutan Kelas I Tangerang yang berlokasi di Desa Taban, Kecamatan Jambe, menggelar tes urine terhadap ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP), sekaligus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kamar-kamar hunian, Minggu (14/12).
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin mengatakan, ratusan warga binaan atau narapidana mengikuti pemeriksaan tes urine. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif, guna mencegah potensi gangguan keamanan, serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan rutan.
“Tes urine kami lakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dan bebas dari pengaruh narkoba,” kata Irhamuddin kepada Satelit News, Minggu (14/12).
Menurut Irhamuddin, potensi peredaran narkotika biasanya meningkat menjelang hari-hari besar atau libur panjang akhir tahun. Oleh karena itu, selain melakukan tes urin kepada para napi, pihaknya juga melakukan sidak ke setiap kamar hunian di Rutan Kelas I Tangerang untuk memastikan tidak ada peredaran maupun penyelundupan barang terlarang.
“Kita juga lakukan sidak ke kamar hunian warga binaan secara menyeluruh dan terstruktur untuk memastikan tidak adanya barang berbahaya seperti handphone, narkoba, senjata tajam, ataupun benda lain yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam rutan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan sidak tersebut, petugas sempat menemukan sejumlah barang terlarang, seperti handphone dan beberapa benda lain, yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam Rutan Kelas I Tangerang.
Baca Juga: Kabupaten Tangerang Juarai Arena Menembak Popda XII Banten
“Kami temukan beberapa barang terlarang di dalam kamar hunian. Barang-barang tersebut langsung kami musnahkan untuk menghindari gangguan keamanan dan ketertiban,” ungkap Irhamuddin.
Sementara itu, hasil tes urine terhadap ratusan warga binaan menunjukkan hasil negatif. Irhamuddin memastikan tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba di dalam rutan maupun di kamar hunian para napi.
“Kami lakukan secara acak. Alhamdulillah hasilnya negatif. Melalui kegiatan ini kami semakin menegaskan komitmen dalam mendukung arahan Kepala Kantor Wilayah Dirjenpas,” ujarnya. (alfian/aditya)
