SATELITNEWS.COM, TANGERANG--Gereja HSPMTB Paroki Tangerang atau Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB) tengah mempersiapkan rangkaian perayaan Misa Natal dan Misa Akhir Tahun 2025. Ibadah akan digelar secara offline dan online untuk mengakomodasi tingginya antusiasme umat dalam menyambut Hari Raya Natal.
Rangkaian perayaan dijadwalkan berlangsung mulai 24 hingga 31 Desember 2025. Pihak gereja telah menyusun jadwal misa serta pengaturan teknis guna mengantisipasi lonjakan jumlah umat, khususnya pada malam Natal yang diprediksi menjadi puncak kehadiran.
Pada Selasa, 24 Desember 2025, Misa Malam Natal akan dilaksanakan sebanyak dua kali. Misa pertama digelar pukul 17.00–19.00 WIB, dipimpin oleh Rm. SP. Bambang Ponco Santosa, SJ, dan dapat diikuti secara offline maupun online. Sementara itu, misa kedua berlangsung pukul 21.00–23.00 WIB, dipimpin oleh Rm. Nicolaus Dibyadarmaja, SJ, dan diselenggarakan secara offline.
Perayaan berlanjut pada Rabu, 25 Desember 2025, dengan Misa Hari Raya Natal pada pagi hari. Misa ini dipimpin oleh Rm. Yosef Andi Purwono, SJ dan juga dapat diikuti secara offline serta online.
Masih di hari yang sama, Gereja HSPMTB akan menggelar Misa Natal Keluarga pada pukul 10.00–11.30 WIB. Misa yang dipimpin oleh Rm. Ign. Suryadi Prajitno, SJ ini diperkirakan menjadi salah satu misa dengan jumlah umat terbanyak, dengan estimasi mencapai 7.000 orang.
Rangkaian perayaan Natal dan akhir tahun akan ditutup dengan Misa Akhir Tahun pada Rabu, 31 Desember 2025, pukul 18.00–19.30 WIB, yang dipimpin kembali oleh Rm. SP. Bambang Ponco Santosa, SJ.
Baca Juga: Misa Kenaikan Yesus di Paroki Tangerang Berlangsung Khidmat, Umat Diajak Rawat Alam Ciptaan
Sekretaris Gereja HSPMTB, Rina Margaretha, menyampaikan bahwa jumlah umat yang hadir pada Natal tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
“Di tahun ini diperkirakan sama seperti tahun lalu, sebanyak 7.000 umat yang akan hadir pada misa Natal 2025,” ujar Rina saat dikonfirmasi, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, pihak gereja telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait demi menjamin keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian ibadah.
“Sejauh ini kami sudah memberikan surat pemberitahuan kepada RT, RW, lurah, BNPB, Polsek, Kodim, dan PMI, sehingga diharapkan seluruh kegiatan dapat berjalan aman,” jelasnya.
Menurut Rina, puncak kehadiran umat biasanya terjadi pada Misa Malam Natal dan kondisi tersebut diperkirakan tidak akan jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
“Puncaknya memang terjadi pada malam Natal. Selain itu, karena misa anak kini kami ubah menjadi misa keluarga, jumlah umat menjadi lebih banyak,” tambahnya.
Baca Juga: Libur Nataru, 10,11 Juta Orang Naik Angkutan Umum
Dengan penambahan tenda dan pengaturan area ibadah, Gereja HSPMTB Paroki Tangerang mampu menampung sekitar 7.000 umat pada setiap misa besar. Pihak gereja berharap seluruh rangkaian perayaan Misa Natal dan Akhir Tahun 2025 dapat berlangsung aman, tertib, dan khidmat, sehingga umat dapat merayakan Natal dengan penuh sukacita dan damai. (ari)
























