Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Nilai Transaksi Judol Mulai Berkurang

Oleh Made Nusantara
Jumat, 19 Des 2025 13:36 WIB
Rubrik Nasional
MKD Sebut 2 Anggota DPR RI Terendus Main Judi Online, Puan Minta Identitasnya Dibuka

ILUSTRASI

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Perang melawan judi online (judol) mulai menunjukkan dampak nyata di ruang digital Indonesia. Bukan hanya nilai transaksinya yang anjlok, jutaan pemain tercatat keluar dari aktivitas judi daring sepanjang 2025.

Data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) hingga kuartal III 2025 mencatat, total perputaran dana judol turun drastis menjadi Rp 155,4 triliun. Angka ini merosot sekitar 57 persen dibandingkan 2024 yang masih mencapai Rp 359,8 triliun.

Tak kalah signifikan, jumlah pemain judi online juga menyusut tajam. Sepanjang 2025, PPATK mencatat sekitar 3,1 juta pemain, turun 68,32 persen dari 9,7 juta pemain pada tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi sinyal kuat bahwa upaya pengetatan akses dan pengawasan mulai memutus mata rantai judol di masyarakat.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menilai tren ini menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat, khususnya kelompok rentan, dari dampak sosial dan ekonomi judi online.

“Penurunan ini memang belum sempurna, tetapi cukup signifikan. Ini menunjukkan negara hadir secara serius untuk melindungi masyarakat dari jeratan judi online,” ujar Meutya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/12/2025).

Menurut Meutya, data PPATK menjadi indikator kredibel bahwa kebijakan pemerintah berjalan efektif dan terukur. Upaya tersebut meliputi pemutusan akses situs dan konten judol, pengawasan transaksi keuangan, hingga penegakan hukum lintas sektor.

BeritaTerbaru

IMG_20260516_181130

Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Begal dengan Tembakan Terukur

Sabtu, 16 Mei 2026 18:16 WIB
IMG_20260516_141130

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Target 226 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Tuntas Juli

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih Usai Hadiri Peresmian Museum Marsinah

Sabtu, 16 Mei 2026 11:21 WIB
Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 08:19 WIB

“Data PPATK memperkuat bahwa kebijakan pengawasan, pemutusan akses, serta penegakan hukum yang dilakukan pemerintah berjalan efektif,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Selain jumlah pemain, nilai deposit judi online juga ikut tergerus. PPATK mencatat, total deposit yang sempat mencapai Rp 51 triliun pada 2024, turun menjadi Rp 24 triliun hingga Oktober 2025. Penurunan ini menandakan berkurangnya intensitas dan daya tarik judi online di kalangan masyarakat.

Meski demikian, pemerintah menegaskan tidak akan berpuas diri. Meutya memastikan pengawasan dan penindakan akan terus diperketat, termasuk terhadap infrastruktur digital dan aliran dana judol.

“Kami akan terus mempersempit ruang gerak pelaku, baik dari sisi konten, infrastruktur digital, maupun aliran dananya,” tegas mantan jurnalis tersebut.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyebut pemberantasan judi online menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto karena dampaknya yang luas terhadap kondisi sosial dan ekonomi.

“Ini adalah komitmen bersama untuk menjalankan arahan Presiden, khususnya dalam menjaga masyarakat dari dampak sosial judi online,” kata Ivan.

Di DPR, anggota Komisi I Nurul Arifin menilai penurunan drastis ini tak lepas dari kerja lintas sektor yang semakin solid.

“Ini hasil kerja kolektif lintas sektor pemerintah yang terkoordinasi dengan baik, terutama dalam menjaga ruang digital tetap aman dan sehat,” ujarnya. (rm)

Tags: JudolkomdigiNilai Judol Mulai Berkurang
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer
Nasional

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Selasa, 12 Mei 2026 20:12 WIB
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG
Nasional

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari
Nasional

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB
Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu
Edukasi

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Sabtu, 9 Mei 2026 07:36 WIB
370930
Edukasi

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Warga Tolak Kenaikan BBM Non Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 12:59 WIB
jamaah haji indonesia fase kedua tiba
Nasional

12 Jamaah Haji Indonesia Wafat

Jumat, 8 Mei 2026 12:53 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Buka Sosialisasi SPMB 2026, Bupati Tangerang: Harus Transparan dan Tanpa Pungutan

Buka Sosialisasi SPMB 2026, Bupati Tangerang: Harus Transparan dan Tanpa Pungutan

Rabu, 20 Mei 2026 05:53 WIB
Hubungan Pratama Arhan-Inka Andestha Akhirnya Go Public

Pratama Arhan dan Inka Andestha Akhirnya Go Public

Senin, 18 Mei 2026 17:33 WIB
Child Grooming Berawal dari Saluran WA, SMK Letris Pamulang Ungkap Kronologi

Child Grooming Berawal dari Saluran WA, SMK Letris Pamulang Ungkap Kronologi

Selasa, 19 Mei 2026 06:28 WIB
KPK Imbau Pemda Setop Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal, Ini Respons Wakil Wali kota Tangerang

KPK Imbau Pemda Setop Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal, Ini Respons Wakil Wali kota Tangerang

Selasa, 19 Mei 2026 13:54 WIB
Wakil Ketua DPRD Banten Eko Susilo. (ISTIMEWA)

DPRD Minta Pemprov Matangkan Kenaikan Pajak MBLB, Agar PAD Bertambah

Senin, 18 Mei 2026 17:00 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.