SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Semangat kebersamaan dan nilai religiusitas menyatu dalam pembukaan Gebyar Ramadhan Kariim 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Agung Al-Ittihad, Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan ini terselenggara melalui kolaborasi Pemerintah Kota Tangerang bersama organisasi kepemudaan, sebagai upaya menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan positif, edukatif, dan berbudaya.
Pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah personal, tetapi juga ruang memperkuat nilai sosial dan persaudaraan. “Ramadhan harus kita maknai sebagai ruang memperkuat keimanan, ketakwaan, serta semangat berbagi. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud nyata kebersamaan masyarakat Kota Tangerang,” ujarnya.
Pelaksanaan Gebyar Ramadhan Kariim tahun ini bertepatan dengan usia ke-33 Kota Tangerang. Momentum tersebut menjadi refleksi kematangan daerah dalam membangun serta menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan humanis.
Menurut Herman, Kota Tangerang sebagai kota multikultural memiliki kekayaan suku, agama, dan budaya yang harus dijaga dalam bingkai persatuan. Perbedaan, lanjutnya, bukan untuk dipertentangkan, melainkan menjadi kekuatan dalam mendorong pembangunan yang harmonis. “Kita jadikan keberagaman sebagai modal memperkuat persatuan dan kesatuan, sekaligus mempercepat pembangunan Kota Tangerang,” tegasnya.
Gebyar Ramadhan Kariim digagas oleh organisasi kepemudaan, salah satunya Fatayat NU, yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tangerang yakni Dinas Pemuda dan Olahraga. Kegiatan ini juga melibatkan DPD KNPI Kota Tangerang serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menjelaskan bahwa keterlibatan Dispora merupakan bagian dari pembinaan organisasi kepemudaan (OKP) sebagai mitra strategis pemerintah daerah. “Dispora memfasilitasi OKP, termasuk Fatayat NU dan KNPI. Ini bentuk dukungan pemerintah agar organisasi kepemudaan dapat terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: PMI Banten Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Go-Jek, Yatim Piatu Hingga Janda
Berbeda dari kegiatan Ramadhan pada umumnya, Gebyar Ramadhan Kariim di Masjid Al-Ittihad tidak hanya menghadirkan ceramah agama, tetapi juga kompetisi edukatif dan hiburan tradisional yang melibatkan pelajar, santri, serta generasi muda dari berbagai wilayah.
Terdapat sejumlah perlombaan yang digelar. Mulai dari lomba bernuansa pendidikan keagamaan hingga pertunjukan tradisi membangunkan sahur menggunakan bedug. Konsep ini dirancang inklusif agar dapat diikuti pondok pesantren, madrasah tsanawiyah, madrasah ibtidaiyah, hingga sekolah umum.
“Jadi ada yang sifatnya sangat edukatif, ada juga yang hiburan. Semua dikemas untuk memperkuat semangat Ramadhan sekaligus melestarikan tradisi,” ujar Kaonang. Kota Tangerang sendiri memiliki dua masjid besar yang menjadi pusat kegiatan keagamaan pemerintah daerah, yakni Masjid Raya Al-Azhom dengan Festival Al-Azhom pada 1 Muharram, serta Masjid Al-Ittihad dengan agenda Ramadhan Kariim setiap bulan puasa.
Ke depan, Pemerintah Kota Tangerang menargetkan Ramadhan Kareem Al-Ittihad berkembang menjadi agenda berskala nasional. Harapannya, kegiatan ini dapat masuk dalam kalender event nasional, sehingga peserta dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga wilayah lain di Indonesia dapat berpartisipasi.
Pengembangan skala kegiatan diyakini akan meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat citra Kota Tangerang sebagai kota religius, harmonis, dan berbudaya. Dengan terselenggaranya Gebyar Ramadhan Kareem 1445 H, Pemerintah Kota Tangerang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ruang-ruang kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda.
Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah, tetapi juga penguatan solidaritas sosial, pelestarian budaya, serta pengembangan potensi generasi penerus. Semangat Ramadhan pun diharapkan terus menyala, seiring langkah Kota Tangerang menuju kota yang semakin matang, religius, dan berdaya saing. (adv)
Baca Juga: War Ta’jil di Pasar Lama Serang, Surganya Makanan dan Kue Tradisional
Agenda Lomba Yakni:
Rabu 4 Maret 2026
-Lomba Hadroh pada pukul 13.00-15.30 WIB yang kemudian dilanjutkan dengan Talkshow Interaktif
Kamis 5 Maret 2026
Baca Juga: Ramadan, WARI Berbagi Keberkahan untuk Masyarakat di Kabupaten Tangerang
-Talkshow Selaras pada pukul 08.00 WIB
-Lomba Tari Kreasi pada pukul 12.30 WIB
Jumat 6 Maret 2026
-Lomba mewarnai anak mulai pukul 08.00 WIB
-Ngaji Literasi Gramedia pada pukul 12.30 WIB
Baca Juga: Alfamart dan PWI Pandeglang Berbagi di Bulan Ramadan
-Tausiyah Ust Wijayanto pada pukul 15.00 WIB
Sabtu 8 Maret 2026
Lomba Gerebek Sahur pada pukul 08.00 WIB
Wisata Religi dan Santunan Anak Yatim pada pukul 15.00 WIB.
Baca Juga: Anak – anak di Perumahan TBL Isi Ramadan Dengan Pesantren Kilat
