SATELITNEWS.COM, SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, mencatat sebanyak 532 rumah warga terdampak cuaca ekstrim yang belakangan terjadi. Dari jumlah itu, 528 diantaranya terdampak banjir, sedangkan empat rumah sisanya roboh.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, selain rumah warga, banjir juga menerjang Puskesmas Kasemen dan Pondok Pesantren (Ponpes). Sampai saat ini, tim personil dari BPBD masih melakukan asesmen dan evakuasi korban terdampak.
“Kita juga terus melakukan pemantauan cuaca melalui situs resmi BMKG,” katanya, Senin (9/3/2026).
Lebih rinci Diat menjelaskan, jika banjir terjadi di empat kecamatan, yakni kecamatan Serang, Cipocok Jaya, Kasemen dan Walantaka. Di Kecamatan Serang, banjir terjadi di Kelurahan Lopang dan Unyur dengan ketinggian dari 15 sampai 30 cm.
Kemudian di Kecamatan Cipocok Jaya, banjir terjadi di Kelurahan Banjar Agung, Penancangan dengan ketinggian sekitar 30 cm. di Kecamatan Kasemen, banjir terjadi di kelurahan Kasunyutan, Sawah Luhur, Margaluyu dan Masjid Priyai dengan ketinggian mencapai 50 cm. Terakhir di Kecamatan Walantaka, itu terjadi hanya di satu kelurahan, yakni Teritih.
”Rata-rata diakibatkan oleh saluran drainase yang kurang berfungsi secara maksimal. Saat ini ada yang sudah surut, sebagian masih tergenang,” ujarnya.
Baca Juga: Nasib Malang Rupiah
Sementara, untuk rumah roboh, terjadi di Kecamatan Serang yang menerjang 4 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Lopang, Terondol dan Unyur. Sementara di Kecamatan Walantaka, sebanyak 1 KK di Kelurahan Nyapah.
Diat memprediksi, cuaca ekstrim ini masih akan terus terjadi beberapa hari kedepan. Oleh karena itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan tetap memantau perkembangan kondisi cuaca melalui akun resmi BMKG.
Sekda Kota Serang Nanang Saefudin, mengimbau kepada seluruh OPD terkait agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca belakangan ini serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
“Kita harus sigap memberikan pelayanan kepada masyarakat, apalagi saat ini kondisinya di beberapa daerah mengalami banjir,” ujarnya.
Nanang menegaskan, jika Pemkot Serang terus memberikan perhatian serius dengan penanganan yang bertahap, terukur, dan berkelanjutan.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain perbaikan saluran air, normalisasi sungai dan drainase, serta penertiban dan pembongkaran bangunan liar yang berdiri di atas saluran air.
Baca Juga: Sampah Rumah Tangga Cemari Sungai Di Kota Serang, Relawan Usulkan Pemberlakuan Sanksi
“Diharapkan, seluruh jajaran pemerintah Kota Serang, tetap menjaga semangat pengabdian, memperkuat kebersamaan, dan terus memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan kota,” pungkasnya. (luthfi)
























