Minggu, 5 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Neraca Perdagangan Ditopang Non Migas, Surplus Tembus Rp21, 6 Triliun

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 1 Apr 2026 16:29 WIB
Rubrik Nasional
Neraca Perdagangan Ditopang Non Migas, Surplus Tembus Rp21, 6 Triliun

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers yang digelar daring di Jakarta, Rabu (1/4/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Surplus neraca perdagangan Indonesia belum terputus sejak 70 bulan lalu (Mei 2020). Memasuki awal 2026, Februari lalu surplus tercatat 1,27 miliar dolar AS atau sekitar 21,6 triliun rupiah. Secara kumulatif Januari–Februari, nilainya mencapai 2,23 miliar dolar AS.

Deputi Badan Pusat Statistik (BPS) Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono, mengatakan, kinerja ini masih ditopang kuat oleh ekspor nonmigas.

“Surplus sepanjang Januari–Februari ditopang ekspor nonmigas sebesar 5,42 miliar dolar AS. Sementara komoditas migas masih mengalami defisit 3,19 miliar dolar AS,” ujarnya, dalam konprensi pers secara daring di kantor BPS, Jakarta, Rabu (01/04/2026).

Kenaikan ekspor terlihat, meski tidak melonjak tinggi. Secara tahunan, ekspor nasional tumbuh sekitar 2 persen, dengan sektor industri pengolahan menjadi penggerak utama. Pada Februari, sektor ini mencatat kenaikan lebih dari 5 persen, didorong komoditas seperti lemak dan minyak hewan nabati, nikel, serta mesin dan perlengkapan elektrik.

Pasar ekspor Indonesia masih bertumpu pada tiga negara utama. Tiongkok memimpin dengan nilai lebih dari 10 miliar dolar AS, diikuti Amerika Serikat sekitar 5 miliar, dan India sekitar 3 miliar dolar AS. Ketiganya menyumbang hampir setengah dari total ekspor nonmigas.

Di sisi lain, impor juga meningkat. Hingga Februari 2026, nilainya menembus lebih dari 42 miliar dolar AS atau naik sekitar 14 persen dibandingkan tahun lalu. Kenaikan terutama datang dari impor nonmigas yang tumbuh hampir 18 persen, sementara impor migas sedikit menurun. Tiongkok tetap menjadi pemasok utama, disusul Australia dan Singapura.

Baca Juga: Realisasi Pajak Daerah Lampaui Target, Pundi-pundi Pemkab Tangerang Makin Tebal

Sejumlah komoditas menjadi penopang utama surplus nonmigas, mulai dari lemak dan minyak hewan atau nabati, bahan bakar mineral, besi dan baja, hingga nikel dan alas kaki. Di saat yang sama, lonjakan impor barang modal menunjukkan aktivitas produksi dalam negeri yang ikut meningkat.

Di luar perdagangan, tekanan harga mulai mereda. BPS mencatat inflasi tahunan Maret 2026 sebesar 3,48 persen, turun dari 4,76 persen pada Februari. Secara bulanan, inflasi hanya 0,41 persen, dengan indeks harga konsumen naik dari 107,22 menjadi 110,95.

BeritaTerbaru

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB
Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Minggu, 28 Jun 2026 14:17 WIB

Ateng menjelaskan, inflasi tahunan masih dipengaruhi efek perbandingan tahun lalu (low base effect), namun dampaknya kini mulai berkurang. “Kalau Januari dan Februari pengaruhnya cukup besar, di Maret ini mulai berkurang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi ini berkaitan dengan kebijakan diskon tarif listrik pada awal 2025 yang sempat menekan indeks harga konsumen. Setelah tarif kembali normal, pengaruhnya terhadap perbandingan tahunan menjadi lebih kecil.

Kenaikan harga pada Maret terutama dipicu bahan makanan seperti ikan segar, daging ayam, beras, telur, cabai, minyak goreng, dan daging sapi. Sementara secara tahunan, tekanan terbesar berasal dari kelompok perumahan, air listrik, dan bahan bakar rumah tangga, terutama tarif listrik dan biaya sewa rumah.

Komponen inti tercatat naik sekitar 2,5 persen. Adapun harga yang diatur pemerintah meningkat 6,08 persen dengan andil 1,14 persen, terutama dari tarif listrik. Sementara harga bergejolak naik 4,24 persen dengan andil 0,72 persen, dipicu kenaikan harga daging ayam ras, beras, dan telur.

Baca Juga: Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Di sisi lain, BPS memperkirakan produksi beras nasional sepanjang Januari-Mei 2026 mencapai 16,57 juta ton, atau turun 0,38 juta ton (2,22%) dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Penurunan ini terjadi seiring melemahnya produksi padi (gabah), yang dipengaruhi oleh penurunan luas panen, serta berkaitan dengan kondisi luas tanam pada awal tahun.

Secara rinci, BPS mencatat produksi padi (gabah kering giling/GKG) Januari-Mei 2026 mencapai 28,77 juta ton, turun 0,65 juta ton atau 2,22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Februari 2026, produksi padi sempat meningkat menjadi 5,05 juta ton GKG atau naik 27,41% secara tahunan, namun tren ke depan diperkirakan melemah.

BPS memperkirakan potensi produksi padi Maret-Mei 2026 sebesar 20,68 juta ton GKG, atau turun 11,12% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Penurunan ini menjadi faktor utama yang menekan produksi beras pada periode tersebut.

“Dengan demikian, produksi padi sepanjang Januari sampai dengan Mei tahun 2026 diperkirakan mencapai 28,77 juta ton GKG, atau mengalami penurunan sebesar 0,65 juta ton GKG, atau menurun sebesar 2,22 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025,” ungkap Ateng Hartono. (rmg/xan)

Tags: neracaperdagangansurplus
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya
Nasional

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung
Nasional

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah
Nasional

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Nasional

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan
Nasional

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Mesin ADM Disdukcapil Kabupaten Tangerang Rusak, Perbaikan Baru Dianggarkan 2027

Mesin ADM Disdukcapil Kabupaten Tangerang Rusak, Perbaikan Baru Dianggarkan 2027

Senin, 29 Jun 2026 15:08 WIB
Komite MTsN 1 Tangsel Minta Sumbangan Rp2,95 Juta

Komite MTsN 1 Tangsel Minta Sumbangan Rp2,95 Juta

Selasa, 30 Jun 2026 19:07 WIB
BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi dengan Media, Perkenalkan Layanan Digital VIOLA

BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi dengan Media, Perkenalkan Layanan Digital VIOLA

Senin, 29 Jun 2026 23:27 WIB
Tahapan Seleksi Sekda Lebak Tunggu Penilaian Pansel

Tahapan Seleksi Sekda Lebak Tunggu Hasil Penilaian Pansel

Selasa, 30 Jun 2026 20:12 WIB
Ikut Serta dalam Expo Apeksi, Pemkot Tangerang Ingin Perkuat Daya Saing UMKM Lokal

Ikut Serta dalam Expo Apeksi, Pemkot Tangerang Ingin Perkuat Daya Saing UMKM Lokal

Rabu, 1 Jul 2026 19:30 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.