SATELITNEWS.ID, SERANG–Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Diduga paparannya terjadi, usai melakukan kunjungan kerja (Kunker) keluar Banten, beberapa hari lalu.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Serang, dr. Agus Sukmayadi membenarkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang menimpa Kepala Dindikbud Kabupaten Serang. Saat ini, yang bersangkutan sudah menjalani isolasi di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP).
“Iya. Tapi tidak perlu dikhawatirkan penularan lagi, karena sudah diisolasi di Rumah Sakit (RSDP). Justru yang dikhawatirkan, kalau positif masih diluar atau isolasi mandiri di rumah, jadi InsyaAllah aman,” kata Agus, Selasa (24/11).
Agus menuturkan, penularan Covid-19 tersebut diduga saat kunjungan kerja (Kunker) keluar Banten. Karena setelah pulang dari kunjungan itu ada keluhan, sehingga langsung dilakukan pemeriksaan swab secara mandiri di laboratorium klinik, dan hasilnya terkonfirmasi positif. Termasuk beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) lain, yang menyertai.
“Kondisinya sudah ada perbaikan. Karena sejak awal terkonfirmasi positif, langsung masuk rumah sakit dan mendapat perawatan intensif,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, kata Agus, Satgas langsung melakukan sterilisasi ruangan. Selain itu, pihaknya-pun melakukan swab terhadap beberapa OPD, diantaranya Bappeda, Dindikbud dan Bapenda. Namun dari sekitar 200 orang yang di Swab, hanya sekitar 140 orang yang hadir.
Baca Juga: Sebulan WFH di Tangsel: 20 Persen ASN Belum Tertib Absensi, Pemkot Siapkan Teguran
“Mungkin yang lain sedang dinas luar. Tapi nanti kita jadwalkan ulang, karena memang ini sudah cukup mengkhawatirkan penularan di kalangan ASN, perlu ada tindakan yang lebih masif lagi,” tandasnya.
Ia juga mengaku, tak bosan – bosannya untuk mengampanyekan penerapan protokol kesehatan (Prokes) disetiap aktivitas, baik perkantoran, di pusat perbelanjaan, maupun lokasi lainnya yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19.
“Satu sama lain harus saling menjaga, agar tidak terjadi penularan. Menggunakan masker dan rajin mencuci tangan, adalah langkah yang harus terus digalakkan,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
























