SATELITNEWS.ID, LEBAK–Acep Dimyati, kini menahkodai DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lebak. Ia mengaku optimistis, targetnya untuk meraih 8 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak, pada pemilihan legislative (Pileg) mendatang bisa tercapai. Sasarannya, dengan terus meningkatkan sinergitas dengan PCNU di Lebak.
Acep Dimyati menggantikan ketua sebelumnya, Epu Saepullah. Epu, kini menduduki anggota DPRD Provinsi Banten. Sementara Acep, di DPRD Lebak. Acep mengaku, dengan tugas barunya ini menjadi tantangan tersendiri, untuk bisa terus membangkitkan partai yang berlambang bola dunia dengan dikelilingi sembilan bintang tersebut.
“Ini amanah (sebagai ketua,red), yang harus saya emban. Dukungan dan doa, diharapkan bisa terus membangkitkan gairah PKB dalam mewujudkan pembangunan di Lebak,” ujar Acep Dimyati, kepada Satelit News, Kamis (11/3).
Disinggung, apa yang menjadi motivasi agar target 8 kursi di DPRD Lebak bisa tercapai ?, Acep mengatakan, terus meningkatkan sinergitas dengan PCNU Lebak. “Langkahnya menguatkan struktur organisasi hingga tingkat ranting, dan terus meningkatkan sinergitas dengan NU,” ujar anggota legislatif Daerah Pemilihan (Dapil) VI ini.
Acep juga mengaku, keoptimisian tersebut melihat dari hasil pemilihan legislatif sebelumnya, yakni di Dapil 6 dan Dapil 1 suara PKB cukup bagus. Sehingga, ini menjadi acuan target tersebut bisa tercapai. “Pileg 2019, Dapil 6 yakni Cikulur, Banjarsari, Gunungkencana, dan Cileles, itu ada 12.700 suara. Sementara di Dapil 1, yakni Kecamatan Rangkasbitung, Kalanganyar, Cibadak, dan Warunggunung, sebanyak 15 ribu lebih suara. Ya melihat jejak rekam di dua Dapil ini, rasanya target 8 kursi bisa diraih,” pungkasnya.
PKB kini memiliki 6 kursi di DPRD Lebak, artinya, semua Dapil terisi semua. Karena di Lebak, hanya ada 6 Dapil. Oleh karenanya, harapan besar di Pileg mendatang, bisa kembali mengangkat kejayaan PKB. “Ya penambahan kursinya itu di Dapil 6 dan 1. Adapun itung-itunganya, Dapil 1 butuh 1500 suara, sementara dapil 6 butuh 9.000-an,” tandasnya. (mulyana/mardiana)
























