SATELITNEWS.ID, SERPONG UTARA—Warga di sejumlah perumahan di Serpong Utara Kota Tangerang Selatan mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan, menuntaskan persoalan banjir yang kerap terjadi kawasan itu. Pasalnya, saat ini intensitas hujan masih cukup tinggi.
Ada sejumlah perumahan wilayah itu yang kerap dilanda banjir. Tiga diantaranya perumahan Griya Sutera, Griya Hijau dan Pondok Pakulonan, Kelurahan Pakulonan.
Kuasa hukum dan juru bicara Paguyuban warga Pakualam Serpong Utara, Garry Tapilatu, mengaku akan terus mengawal dan mengusut permasalahan pada setiap pihak serta instansi terkait yang bertanggung jawab dalam mengatasi persoalan banjir di tiga kawasan perumahan itu.
“Kami berjanji untuk mengawal dan mengusut permasalahan ini hingga permasalahan banjir di Griya Sutera, Griya Hijau dan Pondok Pakulonan dituntaskan,” katanya.
Dari pertemuan itu, warga menunggu realisasi Pemkot dalam menuntaskan persoalan banjir yang telah lama merongrong warga. Mereka juga menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap Alam Sutera, yang selalu aktif membantu warga di saat terserang banjir dan mencari solusi terhadap persoalan ini.
“Kami berharap segera ada realisasinya. Kasihan warga selalu was-was setiap hujan karena rutin terkena banjir,” jelas Garry.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang Selatan, Aries Kurniawan mengaku bakal segera melakukan langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan banjir di kawasan perumahan mewah itu.
Pihaknya juga telah berkordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta pihak pengembang untuk mencari titik temu permasalahan banjir yang terjadi di tiga perumahan di Serpong Utara itu.
“Pemkot Tangsel sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari jalan keluar permasalahan banjir yang melanda Perumahan Griya Sutera, Griya Hijau serta Pondok Pakulonan,” kata Kepala Dinas PU Tangsel Aries Kurniawan, yang menghadirkan pengembang Estate Management Alam Sutera saat audensi dengan Paguyuban Pakualam, Jumat (06/8/2021).
Dia menegaskan, sebagai langkah awal DPU Tangsel bersama pengembang Alam Sutera, tengah melakukan rekayasa saluran air bekerja sama dengan Pusdiklantas Polri sebagai jalan keluar dari permasalahan banjir yang melanda tiga perumahan tersebut.
“PU Tangsel serta pengembang Alam Sutera juga sedang melakukan rekayasa saluran air bekerja sama dengan Pusdiklantas Polri hingga saluran air Duta Bintaro tersebut dibuka,” jelasnya. (jarkasih)