SATELITNEWS. ID, TANGERANG—SMA Kristen Penabur Kota Tangerang siap menjalankan perintah Pemerintah yang meniadakan libur sekolah pada masa Natal dan Tahun Baru 2022. Kendati demikian, pihak sekolah masih membutuhkan waktu untuk melakukan sosialisasi kebijakan itu terlebih dahulu.
Kepala SMAK Penabur Kota Tangerang Thomas Kristo menegaskan pihaknya membutuhkan sosialisasi terkait adanya perubahan jadwal libur pada masa Natal dan Tahun Baru 2022.
“Kami belum bicara dengan orang tua murid untuk masalah ini. Kami menunggu surat resmi dari yayasan dulu,” ujar Thomas, Senin (6/12).
Thomas mengatakan SMK Penabur Kota Tangerang sudah membuat jadwal libur tersendiri pada saat Natal dan Tahun Baru. Namun, pihaknya akan mematuhi peraturan Pemerintah yang meniadakan liburan selama Natal dan Tahun Baru.
“Kami dari Yayasan Penabur sudah punya kalender sendiri sebetulnya dimana liburnya tanggal 20 Desember. 18 Desember kan bagi rapor habis itu kan libur. Anak-anak masuk lagi 7 Januari. Tapi karena ada aturan baru yang mengubah hari libur sehingga tidak libur maka kami mengikuti Pemerintah, 24 Desember masuk,”ungkap Thomas.
Ia mengatakan pihaknya akan mengambil keputusan terkait libur berdasarkan instruksi mendagri meski belum mengetahui tanggapan orang tua terkait hal tersebut.
“Yayasan sudah ngambil keputusan tanggal 24 sampai 31 siswa masuk, cuma tanggapan orang tua kan belum tahu, belum sampai ke orang tua,”ujarnya.
Menurut Thomas, sebagai Kepala Sekolah Kristen, dia menginginkan agar pada 24 Desember tidak ada kegiatan belajar mengajar. Sebab kata Thomas, pada 24 Desember malam, umat kristiani biasanya mempersiapkan malam Natal.
“Kepala sekolah pada teriak sebetulnya. Apalagi kami sekolah di bawah yayasan Kristen. Kkok sekolah Kristen tanggal 24 pengen Natalan malah masuk. Kalau kami kan di umat kristiani itu tanggal 24 Desember mempersiapkan malam Natal sebetulnya. Kalau lebaran kan harus takbiran dulu kalau disuruh masuk kan repot. Jadi kami cuma teriaknya di situ aja,” ucap Thomas.
Thomas berharap agar diberikan keringanan untuk mendapat libur.
“Kami dari Yayasan Kristen apakah tidak diberikan keringanan untuk boleh mempunyai kelender sendiri karena kami di bawah sekolah Kristen. Masa sekolah Kristen mau jelang malam Natal masuk. Harapannya kalau boleh tanggal 24 tetap libur. Kalau bisa masuk kembali setelah tahun baruan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Natal dan Tahun Baru 2022, libur semester tersebut digeser atau diganti. Sehingga, Dinas Kota Tangerang mengambil langkah agar tidak terjadinya penularan Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru.
“Berdasarkan Imendagri tidak boleh liburan, jadi langkah Dindik kota Tangerang dengan mengambil langkah tanggal 17 sampai 31 Desember 2021 tidak ada liburan,” ujar Jamal, Minggu (5/12).
Ia mengungkapkan, pada jadwal tersebut, para siswa di Kota Tangerang bakal mengikuti pembelajaran semester genap atau semester baru.
“Tanggal 17 itu dilaksanakan pembelajaran semester 2 atau semester genap,” ungkapnya.
Namun, pihaknya akan mengganti jadwal liburan pada awal tahun 2022 mendatang, setelah Natal dan Tahun Baru 2022.
“Nah untuk liburan digeser tanggal 3 Januari sampai 20 Januari 2021,” kata Jamal.
Jamal mengatakan, perubahan tersebut tentunya untuk kebaikan bersama, agar tidak adanya kasus baru dan bertambahnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang.
“Iya, agar gak ada lagi kasus Covid-19, jangan sampai bertambah lagi,”pungkasnya. (mg5/gatot)