SATELITNEWS.ID, DENPASAR—Persita Tangerang memenuhi ambisinya merebut tiga poin dari tim juru kunci Persiraja pada laga lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di pekan ke-23. Pendekar Cisadane merebut kemenangan dengan skor 3-0 saat bertandang ke markas Persiraja di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu (6/2).
Hasil yang diperoleh itu lebih baik dibandingkan pada pertandingan putaran pertama. Ketika itu Persita dan Persiraja berbagi poin setelah mengakhiri laga dengan skor imbang 1-1.
Menghadapi Persiraja yang saat ini menjadi juru kunci klasemen sementara kompetisi, Persita menurunkan kekuatan penuhnya. Ada Edo Febriansah yang jadi starting eleven setelah kembali dari timnas. Irsyad Maulana juga sudah pulih dari cedera dan memperkuat area sayap. Sementara Jack Brown, pemain muda rekrutan teranyar Persita, perdana masuk di skuad dari bangku cadangan.
Memulai pertandingan, penguasaan bola langsung jadi milik Persita. Hingga di menit ke-2 ada peluang perdana yang datang dari sisi sayap kanan, dari gocekan Kasim Botan, namun sayang, masih belum sempurna. Tapi inisiatif serangan masih terus gencar dilakukan Persita. Menit keempat, lahir peluang yang sangat cantik yang lahir dari kerja sama Taylon-Irsyad-Kasim. Namun sayang, masih melebar.
Gol yang ditunggu-tunggu pun akhrinya datang di menit ke-28 saat tendangan bebas Harrison langsung menusuk ke gawang Persiraja. Semua bermula dari pelanggaran yang dialami Taylon di luar kotak penalti. Skor pun berubah 0-1 untuk keunggulan Persita. Sokr tak berubah hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Persita belum melakukan pergantian pemain. Skuad starting eleven masih nyaman dan masih berkesempatan untuk menambah pundi-pundi gol. Namun berbeda dari awal babak pertama, di awal babak kedua ini Persita lebih banyak harus mengantisipasi serangan lawan. Bahkan Dhika dua kali harus melakukan penyelamatan krusial.
Memasuki menit ke-60, sudah tercipta beberapa peluang dari Persita. Tapi lagi-lagi belum bisa menambah gol. Persita pun langsung melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Andre Agustiar dan mengeluarkan Irsyad Maulana. Dengan harapan, akan lebih banyak peluang tercipta yang bisa dieksekusi dengan baik.
Jika di babak pertama, Persita cukup nyaman dengan penguasaan bola, maka di babak kedua permainan cukup berimbang. Perubahan strategi di kubu lawan cukup efektif untuk memecah konsentrasi Persita. Kebuntuan pun baru terpecahkan di menit ke-70 saat Harrison kembali melesatkan tendangan keras ke arah gawang dan langsung menjebolnya. Skor berubah 0-2 untuk Persita.
Unggul dua gol, Persita kembali melakukan perombakan skuad. Harrison yang tampak cedera harus ditandu keluar lapangan. Taylon Correa pun ditarik keluar secara bersamaan. Taufiq Febriyanto dan Ahmad Nur Hardianto masuk menggantikan.
Menit ke-81 kembali Persita berhasil menambah gol dari tendangan apik Andre Agustiar yang menerima umpan silang datar dari Kasim Botan. Skor pun kembali berubah 0-3 untuk keunggulan Persita.
Unggul 3 gol tanpa balas, Persita pun kembali melakukan pergantian pemain. Yang ditunggu, Jack Brown bersama Obet Choiri masuk menggantikan Ricki Ariansah dan M. Toha. Ini adalah debut Jack Brown berseragam Persita.
Skor 0-3 tidak berubah hingga wasit meniup peluit terakhir. Kemenangan di pekan 23 jadi milik Persita. Tiga poin yang sangat penting untuk membawa Persita mengamankan posisi di papan tengah klasemen.
Meski menang telak atas Persiraja, Persita tidak mau terlena. Hasil positif dan poin maksimal layak disyukuri, tapi semua adalah proses. Kalah atau pun menang, yang terpenting semua usaha maksimal sudah dijalani.
“Kami sangat bersyukur dengan hasil ini. Terima kasih juga kepada pemain yang sudah berjuang dan tentu doa dari fans Persita serta manajemen yang support terus kami. Yang terpenting kita sudah sama-sama berjuang step by step di setiap pertandingan. Kompetisi memang ini sangat berat. Jadi ada hal yang tidak diinginkan, kita kalah, kita tidak bisa memenangkan, itu suatu proses. Tapi tetap kita terus berjuang untuk memperbaiki peringkat,” kata Widodo C Putro, Pelatih Kepala Persita.
Setelah ini pun, Widodo akan langsung mengevaluasi penampilan anak asuhannya dan bersiap untuk laga pekan berikutnya melawan Persikabo 1973. “Tentu kami akan melakukan recovery dulu dan nanti juga akan melihat siapa-siapa pemain yang memang nantinya apakah ada yang cedera apa tidak, kita akan koordinasi lagi dengan tim fisioterapis dan dokter. Jadi kita persiapkan. Untuk malam ini kita nikmati dulu kemenangan tapi tidak dengan euforia, kita normal saja. Jadi saya berharap kepada pemain tetap jaga kondisi, jaga prokes kesehatan, agar kita bisa tetap konsisten,” pungkasnya.
Perwakilan pemain, Andre Agustiar, yang juga mencetak gol ketiga Persita mengaku sangat lega dan senang dengan kemenangan yang diraih timnya. “Alhamduillah ya telah diberi kemenangan. Ini semua berkat kerja keras para pemain dan juga Coach dalam setiap sesi latihan. Dan di pertandingan ini adalah hasilnya. Kita sudah berusaha di setiap latihan dan diterapkan di pertandingan ini. Alhamdulillah,” ujar pemain bernomor punggung 16 ini.
Andre yang di putaran kedua ini mencetak dua gol di dua pertandingan berturut-turut ini pun sepakat dengan Widodo yang tidak ingin berleha-leha terlalu lama dan langsung akan fokus ke persiapan pertandingan berikutnya. “Dengan kemenangan 3-0 ini, kami pemain tidak boleh terlena ya. Harus tetap semangat dan maksimal dalam menjalani latihan yang diharapkan oleh pelatih. Itu saja,”ungkapnya. (gatot)