SATELITNEWS.ID,TANGERANG—Persikota Tangerang akan menjalani laga hidup mati ketika menghadapi Belitong FC pada pertandingan terakhir grup Q babak 32 besar Liga 3 di Stadion Benteng Reborn, Rabu (23/2). Bayi Ajaib wajib memperoleh poin dalam laga itu untuk mengamankan tiket menuju babak 16 besar. Kekalahan dari tim tamu dapat membuat tim besutan Sahala Marudut Tigor Saragih tersingkir dari kesempatan naik kasta ke Liga 2 tahun ini.
Persaingan di grup Q memang ketat. Seluruh tim masih berpeluang melaju ke babak 16 besar. Persikota kini berada di puncak klasemen sementara dengan 4 poin dari 1 kemenangan dan 1 kali imbang. Di urutan kedua bertengger Persikab Bandung juga dengan poin yang sama. Dua tim lainnya, Persikutim dan Belitong berada di urutan tiga dan empat dengan satu poin dari dua laga.
Persikota hanya membutuhkan hasil imbang untuk dapat lolos ke babak selanjutnya. Demikian juga dengan Persikab Bandung. Namun dua tim lainnya, Belitong FC dan Persikutim memastikan diri akan habis-habisan dalam pertandingan terakhir grup Q. Mereka menginginkan kemenangan untuk memperoleh tiket ke babak selanjutnya.
Persikab Bandung dipastikan tak ingin hanya bermain imbang untuk merebut satu poin. Mereka menginginkan kemenangan. Hal serupa diinginkan Persikota yang tak mau sekadar imbang. Mereka juga ingin mendapatkan tiga poin untuk dapat melaju ke babak 16 besar dengan status juara grup. Hal itu diungkapkan Sahala Saragih.
“Kami tuan rumah. Harga diri sebagai tuan rumah akan kami jaga. Walaupun kami sudah aman tapi kami akan selalu bermain maksimal,”ungkap Sahala Saragih.
Pada pertandingan melawan Persikab, Persikota tidak dapat memainkan formasi terbaiknya. Salah satu gelandangnya, Juan, tak dapat bermain karena akumulasi kartu kuning. Absennya Juan membuat lini tengah Persikota timpang. Beruntung, gelandang energik itu sudah dapat bermain lagi pada laga terakhir kontra Belitong FC.
Sahala Saragih layak optimis menatap pertandingan kontra Belitong FC. Dia dan timnya memiliki waktu pemulihan lebih lama dibandingkan calon lawan. Persikota dapat beristirahat selama tiga hari untuk memulihkan tenaga seusai laga kontra Persikab. Sedangkan Belitong FC hanya memiliki waktu recovery satu hari karena mereka memainkan laga tunda melawan Persikutim pada Senin (21/2) lalu. Pada pertandingan yang menguras tenaga itu, kedua tim bermain imbang dengan skor akhir 3-3.
“Fisik kami cukup bagus. Itu terbukti dengan mampu menahan tekanan dari Persikab pada pertandingan lalu. Pada prinsipnya, semua pemain yang kami punya sudah siap untuk bermain,”ujar Sahala.
Pelatih Belitong FC Ardilles Rumbiak mengakui timnya tidak memiliki waktu pemulihan yang ideal. Biasanya recovery dilakukan dalam kurun waktu 2×24 jam. Namun saat ini, dia hanya memiliki 1×24 jam. Kekhawatirannya itu sempat diperlihatkan dengan bermain hati-hati pada pertandingan melawan Persikutim yang berakhir 3-3.
Di lain sisi, Persikota dinilainya sebagai tim kuat yang juga ditarget untuk lolos ke babak 32 besar. Dia berharap pertandingan antara Belitong FC melawan Persikota dapat berjalan dengan baik.
“Persikota tim kuat. Persikota tim tuan rumah yang ditarget (juara). Kita semua berdoa mudah-mudahan di pertandingan nanti kedua tim dapat menunjukkan permainan sepakbola terbaik. Saya mau itu bisa menjadi catatan bagi kita semua,”ujar Ardilles.
Pada pertandingan lainnya, Persikutim Kutai Timur yang akan menghadapi Persikab Bandung bertekad untuk bermain habis-habisan. Pelatih Persikutim Subianto menyatakan meskipun lawan merupakan salah satu tim favorit, namun dia menekankan kepada para pemainnya untuk tetap berjuang hingga akhir.
“Selama waktu masih ada, kami akan tetap habis-habisan melawan Persikab Bandung. Karena kalau kalah, maka kami akan pulang kampung,”ungkap Subianto. (gatot)