Selasa, 16 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Polusi di Pasar Kemis Disumbang Asap Pabrik Hingga Kendaraan Bermotor

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 21 Jun 2022 10:30 WIB
Rubrik Headline, Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Polusi di Pasar Kemis Disumbang Asap Pabrik Hingga Kendaraan Bermotor

BAHAS PASAR KEMIS: Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Budi Khomeidi dan Kepala Seksi Wasdal Bidang PPKL pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang saat wawancara, Senin (20/6). (ALFIAN HERIANTO/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID,TANGERANG—Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kabupaten Tangerang menyatakan polusi akan terjadi setiap hari di Kecamatan Pasar Kemis. Bahkan, akan cenderung meningkat. Hal itu diduga menyebabkan kualitas udara di kecamatan tersebut menjadi yang terburuk di Indonesia.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang,  Budi Khomaedi menduga buruknya kualitas udara di wilayah Kecamatan Pasar Kemis disebabkan asap industri, pembakaran limbah dan kendaraan bermotor. Dia menjelaskan Pasar Kemis merupakan wilayah perindustrian dari berbagai perusahaan sehingga tingkat polusi udara di tempat setiap harinya akan mengalami peningkatan.  Ditambah, wilayah Pasar Kemis dekat dengan akses keluar masuk kendaraan dari pintu tol Cikupa Kedaton. Selain itu, banyak juga masyarakat yang memiliki lapak-lapak limbah dan membakar limbahnya secara sembarangan.

“Kemungkinan adanya peningkatan aktivitas polusi udara dikarenakan kendaraan serta peningkatan kondisi perindustrian di sana. Di wilayah sana juga banyak warga yang memiliki lapak limbah, lalu dibakar,”kata Sekretaris DLHK Kabupaten Tangerang Budi Khomeidi, Senin (20/6).

Ia menuturkan, saat ini pihaknya sudah melakukan berbagai langkah dan upaya dalam mendukung pengurangan polusi udara. Salah satunya dengan melakukan pemantauan secara rutin melalui uji pasivve sampler.

“Jadi hasil pengujian real time oleh IQ Air itu tidak bisa menjadi patokan kita karena yang pasti dalam pengujian kondisi udara harus melalui pasivve sampler selama 24 jam dan kemudian di uji di laboratorium,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang kini akan menjaga fungsi kelestarian lingkungan hidup agar lebih hijau, sejuk, dan teduh dengan merencanakan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di tiap wilayah kecamatan Pasar Kemis.

Baca Juga: Rayakan Idul Adha 2026, Citiplaza Kutabumi Bagikan Hewan Kurban Untuk Masyarakat Sekitar

“Ke depan kami juga telah merencanakan untuk memasang alat pengukur kualitas udara secara direct reading, kontinu, dan real time. Melalui anggaran di APBD 2022 ini,” kata dia.

Seksi Wasdal Bidang PPKL pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Sandi menambahkan pihaknya sedang melakukan uji laboratorium terkait kualitas udara. DLHK, kata Sandi, akan mulai bergerak ketika hasil lab sudah keluar sehingga penyebab utama buruknya kualitas udara di Pasar Kemis sudah diketahui.

BeritaTerbaru

BKSAP DPR Minta Kabupaten Tangerang Seimbangkan Investasi dan Pelestarian Lingkungan

BKSAP DPR Minta Kabupaten Tangerang Seimbangkan Investasi dan Pelestarian Lingkungan

Minggu, 14 Jun 2026 21:46 WIB
Kementerian LH Layangkan Gugatan Perdata Rp 27 Miliar Kasus Cisadane

Kementerian LH Layangkan Gugatan Perdata Rp 27 Miliar Kasus Cisadane

Minggu, 14 Jun 2026 19:38 WIB
Apresiasi Pendonor, Pemkab Tangerang Gratiskan Biaya Transfusi Darah di RS

Apresiasi Pendonor, Pemkab Tangerang Gratiskan Biaya Transfusi Darah di RS

Minggu, 14 Jun 2026 19:29 WIB
Warga Kompleks Ayodya Tangerang Keluhkan Pemutusan Air Bersih

Warga Kompleks Ayodya Tangerang Keluhkan Pemutusan Air Bersih

Minggu, 14 Jun 2026 16:55 WIB

“Sekarang kan sedang uji lab, nanti hasilnya akan keluar setelah 14 hari pemeriksaan. Kalau sudah tahu penyebabnya kan enak, kita bertindaknya, ” katanya.

Pengawas Lingkungan Hidup Bidang PPKLH pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Yulia mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan uji SO2 dan NO2 dengan mengambil empat titik sampel, yaitu wilayah perumahan, perkantoran, transportasi dan konstruksi.  Dan itu dirangkum menjadi satu indeks, yang bernama indeks kualitas udara. Katanya, selama dua tahun terakhir hasil tersebut menunjukan hasil yang baik.

“Dua tahun terakhir masih bagus. Karena masih di angka 70. Karena maksimal kan 100,” kata Yuli.

Selain melakukan pengujian udara, DLHK juga telah melakukan pengujian baku mutu air. Dan untuk hasilnya, air di pemukiman masyarakat terbilang masih aman. Namun, untuk air di sungai Cirarab sudah mengalami pencemaran limbah.

Baca Juga: Ratusan Bangunan Liar di Jalan Raya Puri Jaya Dibongkar, Tak Ada Perlawanan

“Air juga kita sudah melakukan pengujian, kalau air memang kalau di Cirarab tercemar sedang. Kalau secara global masih memenuhi baku mutu, ” katanya.

Lanjutnya, apabila hasil lab menunjukan industri sebagai penyebab pencemaran udara, maka DLHK akan meminta kepada pabrik yang melakukan pencemaran untuk memasang alat pengendalian pencemaran udara di cerobong asap. Agar, asap yang dikeluarkan tidak mencemari udara di sekitar industri.

“Kalau dia menghasilkan emisi dari cerobong, berarti dia harus memasang alat pengendali pencemaran udara, untuk mengurangi partikel partikular, SOX, NOX dan lainnya yang dapat mencemari udara, ” katanya.

Dan para industri juga diwajibkan untuk melakukan pemantauan dalam kurun waktu enam bulan sekali. Agar diketahui berapa banyak emisi yang dikeluarkan.

“Dan diwajibkan pemantauan dalam waktu enam bulan sekali,”jelasnya.

Sebelumnya, lembaga data kualitas udara (IQ Air) menyatakan wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten berada di posisi pertama se Indonesia sebagai kota/daerah dengan kualitas udara yang buruk pada Jumat (17/6). Dari data yang ditampilkan melalui laman resmi IQ Air, bahwa kualitas udara di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang hingga pukul 13.04 WIB mencapai indeks 164.

Baca Juga: DLH Kota Tangerang Pantau Kualitas Udara dan Kebisingan di 37 Titik

Adapun indeks kualitas udara berdasarkan standar Amerika Serikat (AQ US) menggolongkan indeks 151 hingga 200 sebagai kategori udara tidak sehat. Dengan konsentrasi “particulate matter” (PM) 2.5 mencapai 14,6 kali lipat di atas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

PM 2.5 merupakan polutan pencemar udara yang paling kecil dan berbahaya bagi kesehatan. Lembaga IQ Air pun menyarankan masyarakat sekitar untuk menggunakan masker, menutup jendela ruangan dan menghindari aktivitas di luar ruangan. (alfian/gatot)

Tags: kualitas udarapasar kemispolusi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kak Herman dalam Kenangan: Membina, Mengabdi, dan Menginspirasi Anak Muda
Kota Tangerang

Kak Herman dalam Kenangan: Membina, Mengabdi, dan Menginspirasi Anak Muda

Minggu, 14 Jun 2026 16:20 WIB
Kota Tangerang Pimpin Klasemen Sementara Popda Banten 2026
Bola & Sport

Kota Tangerang Pimpin Klasemen Sementara Popda Banten 2026

Minggu, 14 Jun 2026 16:08 WIB
Kecanduan Judol dan Bayar Pinjol, Karyawan di Ciputat Gelapkan 2 Mobil Showroom
Headline

Kecanduan Judol dan Bayar Pinjol, Karyawan di Ciputat Gelapkan 2 Mobil Showroom

Minggu, 14 Jun 2026 15:42 WIB
Gudang Obat Keras Ilegal di Kota Tangerang Terbongkar, 135 Ribu Butir Pil Disita Polisi
Headline

Gudang Obat Keras Ilegal di Kota Tangerang Terbongkar, 135 Ribu Butir Pil Disita Polisi

Minggu, 14 Jun 2026 14:17 WIB
IMG_20260614_105443
Kota Tangerang

PMI Kota Tangerang Gelar Cek Kesehatan dan Golongan Darah Gratis pada Hari Donor Darah Sedunia

Minggu, 14 Jun 2026 10:58 WIB
IMG_20260613_191707
Headline

Gagal Curi Mobil Boks, 2 Pelaku Ditangkap Polres Metro Tangerang

Sabtu, 13 Jun 2026 19:20 WIB
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Kenalkan Program Dudi, SMK Kesehatan Riksa Indrya Kunjungi BPSTW Dharma Graha dan PT Indoraya Yogyakarta

Kenalkan Program Dudi, SMK Kesehatan Riksa Indrya Kunjungi BPSTW Dharma Graha dan PT Indoraya Yogyakarta

Kamis, 11 Jun 2026 14:15 WIB
DPRD Kota Tangerang Minta Infrastruktur Sistem dan Sosialisasi SPMB 2026 Diperkuat

DPRD Kota Tangerang Usulkan Flyover di Perlintasan Maulana Hasanuddin

Jumat, 12 Jun 2026 19:50 WIB
Ketua DPRD Usul Retribusi Sampah Terintegrasi dengan Tagihan PDAM

Cegah Tawuran Pelajar,DPRD Kota Tangerang Usulkan Satgas Khusus Awasi Medsos

Sabtu, 13 Jun 2026 18:33 WIB
IMG_20260615_105459

Quantum Heroes Dinoster Ramaikan Liburan Sekolah di Tangcity Mall

Senin, 15 Jun 2026 11:05 WIB
Alfamart Latih Pelaku UMKM Lebak

Alfamart Latih Pelaku UMKM Lebak

Kamis, 11 Jun 2026 17:16 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.