SATELITNEWS.ID, TANGERANG – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang berencana membuat tim terpadu di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang. Hal itu dilakukan guna menekan angka peredaran narkoba.
Sekretaris Badan Narkotika Kota/Kabupaten (BNK) Tangerang, Mas Yoyon mengatakan, untuk melakukan dan menekan peredaran narkoba secara serius, pihaknya bersama Kepolisian, TNI, dan Pemerintah Kecamatan akan bekerja sama untuk membuat tim terpadu di setiap kecamatan.
“Untuk tim terpadu ini, harus terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Camat, dan tokoh masyarakat, tokoh pemuda. Minimal beranggotakan 5 sampai 10 orang,” kata Yoyon saat rapat kordinasi di Ruang Wareng kepada Satelit News, Kamis (22/9).
Lanjut Yoyon, kemungkinan tim terpadu itu akan mulai berjalan dua minggu setelah rapat kordinasi ini digelar. Setelah membentuk tim terpadu, pihaknya akan membentuk tim Satgas Anti Narkoba di setiap kecamatan.
“Tim terpadu ini menaungi tim Satgasnya, kalau Satgas kan nanti ada Satgas desa, kecamatan, lalu di sekolah dan industri,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang, Dedy Sutardi menambahkan, agar pembentukan tim terpadu dan Satgas anti narkoba bisa berjalan dengan lancar, dan penanggulangan narkoba bisa teratasi. Sedikitinya setiap kecamatan membutuhkan biaya sebesar Rp 200 juta.
“Kurang lebih setiap kecamatan membutuhkan anggaran Rp 200 juta,” jelasnya.
Baca Juga: Patroli Keamanan Wilayah Banten, 70 Personel Gabungan Diterjunkan
Selain itu, pihaknya juga sedang mengajukan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang terkait biaya rehabilitasi, untuk para pengguna narkoba yang berasal dari keluarga tidak mampu.
“Kita juga berencana untuk memberikan bantuan rehab kepada pengguna yang berasal dari keluarga tidak mampu. Memang saat ini kita belum punya tempat rehab secara mandiri. Namun kita sudah bekerja sama dengan beberapa tempat rehab, dan nantinya biaya untuk rehab BNK yang nanggung,” katanya.
Sementara itu, salah satu camat yang hadir dalam rapat kordinasi di Ruang Wareng, Gedung Setda bersama BNK, Dadang Sudarajat menambahkan, bahwa program penanggulangan narkoba, dengan membentuk tim terpadu dan Satgas sangatlah positif dan penting untuk menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba.
“Kalau saya lihat ini jelas penting. Sebagai langkah untuk mencegah generasi muda terjerumus dari bahaya narkoba,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























