SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Tingkat keterpilihan (elektabilitas) Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto mengalami kenaikan, sedangkan Anies Baswedan agak stagnan. Hal ini terkuak dari hasil survei calon presiden (capres) yang dirilis lembaga survei Indikator Politik Indonesia, Rabu (4/1/2023).
“Nomor satu Ganjar, nomor dua Anies, nomor tiga Pak Prabowo. Anies agak sedikit stagnan elektabilitasnya di bulan Desember, Ganjar dan Pak Prabowo naik,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya secara daring, Rabu (4/1/2023).
Dari data yang dipaparkan, elektabilitas Ganjar pada bulan Desember 2022 kemarin sebesar 31,5 persen. Angka ini naik dari survei pada bulan November yakni sebesar 28,6 persen.
Sementara Anies Baswedan pada bulan Desember 2022 kemarin elektabilitasnya sebesar 24,4 persen. Angka ini naik sedikit dari survei sebelumnya yakni sebesar 24,2%.
Sedangkan, elektabilitas Prabowo Subianto pada bulan Desember 2022 sebesar 21,4 persen. Angka ini naik signifikan dari survei bulan November yakni sebesar 17,9 persen.
Di peringkat keempat ditempati Ridwan Kamil dengan elektabilitas sebesar 6,7 persen. Disusul Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 2 persen, Erick Thohir dan Puan Maharani yang sama-sama memperoleh elektabilitas sebesar 1,6 persen, Sandiaga Uno sebesar 1,3 persen, Airlangga Hartarto sebesar 0,7 persen, dan Muhaimin Iskandar sebesar 0,5 persen. “Sementara, sekitar 8,2 persen (responden) belum menunjukkan pilihan,” ucapnya.
Untuk diketahui, survei Indikator ini dilakukan pada tanggal 1-6 Desember 2022 lalu dengan menggunakan wawancara tatap muka langsung terhadap 1.220 responden.
Penarikan sampel sendiri dilakukan dengan metode multistage random sampling. Adapun, survei ini menerapkan toleransi kesalahan atau margin of error sebesar ±2,9 persen dengan tingkar kepercayaan sebesar 95 persen. (rmg/dm)
Berikut Elektabilitas 10 Nama Tokoh Capres
- Ganjar Pranowo 31,5%
- Anies Baswedan 24,4%
- Prabowo Subianto 21,4%
- Ridwan Kamil 6,7%
- AHY 2,0%
- Erick Thohir 1,6%
- Puan Maharani 1,6%
- Sandiaga Uno 1,3%
- Airlangga Hartarto 0,7%
- Muhaimin Iskandar 0,5%
- Tidak tahu 8,2%