Kamis, 14 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Penangkapan Lukas Enembe, Ada “Peran” Nasi Bungkus

Oleh Made Nusantara
Kamis, 12 Jan 2023 11:49 WIB
Rubrik Nasional
Penangkapan Lukas Enembe, Ada "Peran" Nasi Bungkus

Lukas Enembe dengan tangan diborgol nampak dibawa dengan kursi roda. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Ada banyak hal menarik di balik penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe, di Restoran Sendok Garpu, Jayapura, Selasa (10/01/2023). Ternyata, ada “peran” nasi bungkus yang ikut berjasa dalam meringkus tersangka gratifikasi yang selama ini ngeyel ke KPK itu.

Soal jasa nasi bungkus ini, dibocorin Menko Polhukam Mahfud MD, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, kemarin.

Menurut Mahfud, selama ini aparat diam-diam menghitung jumlah nasi bungkus yang dipesan untuk pendukung Enembe. Tujuannya, untuk mengetahui jumlah massa yang menjaga Enembe sebelum dilakukan penangkapan. Sebab, selama ini, diperkirakan ada ribuan pendukung Enembe standby di sekitar kediaman Enembe. Kondisi itu menyulitkan aparat untuk melakukan penangkapan.

Mahfud bercerita, saat pantauan hari pertama, ada sekitar 5.000 nasi bungkus yang dipesan untuk pendukung Enembe. Namun, seiring waktu, jumlah itu berangsur-angsur berkurang.  “Turun 3.000, terakhir turun cuma 60. Ini sekarang sudah tidak ada orang yang jaga di sana, kita tahu,” papar Mahfud.

Strategi itu, terbukti efektif. Ketika dilakukan penangkapan, tidak banyak massa pendukung Enembe yang berjaga. Sehingga, kericuhan bisa diminimalisir oleh aparat dengan baik. “Masa, kita tidak tahu yang begitu. Makanya terus dihitung, cara menangkapnya gimana. Gampang kan nangkapnya,” sambungnya.

Dari mana info nasi bungkus itu diperoleh? Mahfud mengatakan, aparat mendapatkan update info nasi bungkus itu dari catatan katering yang dikirimkan untuk orang-orang yang sering nongkrong di sekitar rumah Enembe. Saat jumlah nasi bungkus yang dipesan semakin berkurang, saat itulah petugas bergerak. “Kita menghitung tiap hari. Ada catatannya. Sehingga, nangkapnya lebih gampang,” lanjutnya.

BeritaTerbaru

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Meskipun jumlah massa pendukung terus berkurang, ternyata Enembe masih tidak kooperatif saat ditangkap. Namun, KPK tidak lagi mau berkompromi. Enembe langsung digelandang ke Jakarta.

Hal itu diungkapkan Ketua KPK Firli Bahuri, saat jumpa pers, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, kemarin. Di rumah sakit tersebut, Enembe diperiksa dan dirawat untuk memastikan kondisi kesehatannya.

“Tindakan penangkapan dilakukan untuk mempercepat proses penyidikan. Di samping itu juga kita tahu bersama juga bahwa Saudara LE tetap menunjukkan sikap tidak kooperatif,” terang Firli. Tim kuasa hukum Enembe yang kalah start dari KPK saat proses penangkapan, baru menyusul ke Jakarta, pagi kemarin. Selain pengacara, dua orang tim dokter pribadi Enembe juga diterbangkan dari Papua.

“Dokter pribadi Pak Lukas hari ini ke Jakarta, Pak Dokter Anton Mote, Pak Roy Renin, Pak Petrus Bala, dan Pak Edi,” jelas pengacara Enembe, Aloysius Renwarin, kemarin.

Partai Demokrat belum bersikap usai salah satu kadernya itu, dicokok KPK. Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengaku, pihaknya masih menunggu proses hukum yang masih berjalan di KPK.

“Ya kan prosesnya jalan tuh, nanti kutunggulah hasil KPK,” kata Hinca, kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Ia berjanji, pernyataan dari DPP Partai Demokrat terkait penangkapan Enembe akan disampaikan hari ini. “Biar jangan terburu-buru,” sambung anggota Komisi III DPR ini.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman meminta KPK tidak berhenti di kasus gratifikasi yang menjerat Enembe. Namun, harus juga dikembangkan lagi ke pengusutan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Tujuannya, untuk menelusuri aktivitas judi Enembe. “Uang dari mana itu untuk judi yang diduga nilainya besar,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman.

Tak lupa, ia mengapresiasi kinerja KPK yang berhasil melewati segala rintangan dalam proses penangkapan Enembe. Menurutnya, penangkapan yang dilakukan lembaga anti-rasuah di restoran langganan Enembe itu, terbilang cerdik. “Karena saya mendengar informasi bahwa Pak Lukas Enembe akan terbang ke Tolikara. Dan seperti biasanya, ketika mau terbang, dia sarapan di restoran langganannya,” pungkasnya. (rm.id)

Tags: kpklukas enembeLukas Enembe Ditangkap
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Ombudsman Banten: Laris Manis Bisa Selamatkan Biaya Masyarakat hingga Miliaran

Ombudsman Banten: Laris Manis Bisa Selamatkan Biaya Masyarakat hingga Miliaran

Senin, 11 Mei 2026 19:35 WIB
IMG_20260511_112307

Tersangkut Rumpun Bambu, Bocah Hilang di Sungai Cisimeut Lebak Ditemukan Meninggal

Senin, 11 Mei 2026 11:30 WIB
pramono-evaluasi-tarif-rute-transjabodetabek-ke-bandara-soekarnohatta_310401

Tarif Rute Transjabodetabek ke Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Segera Diputuskan

Sabtu, 9 Mei 2026 13:07 WIB
Melawan Badai Global, Investasi Kabupaten Tangerang Melesat Rp17 Triliun

Melawan Badai Global, Investasi Kabupaten Tangerang Melesat Rp17 Triliun

Kamis, 7 Mei 2026 21:00 WIB
IMG_20260507_183834

Delapan Desa di Lebak Gelar Pemilihan PAW Kades

Kamis, 7 Mei 2026 18:43 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.