Sabtu, 24 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Jalan Panjang Konsolidasi Demokrasi

Oleh: Najamuddin Khairur Rijal

Oleh Deddy Maqsudi
Rabu, 24 Mei 2023 18:25 WIB
Rubrik Kolom
Jalan Panjang Konsolidasi Demokrasi

JALAN PANJANG KONSOLIDASI DEMOKRASI: Najamuddin Khairur Rijal, Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Muhammadiyah Malang. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

MEI 1998 dicatat dalam sejarah, Indonesia mengalami perubahan besar yang disebut dengan Reformasi. Dalam 25 tahun terakhir, kita telah menyaksikan berbagai perubahan politik dan sosial yang signifikan ke arah pembangunan demokrasi. Namun, proses konsolidasi demokrasi tidaklah mudah. Selama seperempat abad, masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam upaya konsolidasi demokrasi.

 

Demokratisasi

Konsolidasi merupakan tahapan akhir dalam demokratisasi. Demokrasi yang terkonsolidasi dengan baik adalah ketika demokrasi telah menjadi “the only game in town”. Amerika Serikat sendiri sebagai pionir demokrasi butuh waktu lebih dari dua ratus untuk membangun dan melembagakan demokrasi sebagai jalan hidup (the way of life) berbangsa bernegara.

Demokratisasi diawali oleh fase transisi dan instalasi. Reformasi 1998 adalah fase transisi ketika kekuatan rakyat yang didominasi oleh mahasiswa berhasil melengserkan otoritarianisme Orde Baru yang telah berkuasa lebih dari tiga dekade. Oleh Samuel Huntington, ini disebut replacement atau transisi dari bawah.

Setelah berakhirnya rezim otoriter, fase berikutnya adalah instalasi. Ketika beragam instrumen penopang implementasi nilai-nilai demokrasi dipasang (install) dan diadopsi. Pembentukan berbagai lembaga negara baru yang mencerminkan prinsip dan nilai demokrasi adalah bukti dari tahapan instalasi.

Samuel Huntington dalam The Third Wave: Democratization in the Late Twentieth Century mengingatkan bahwa transisi dan instalasi adalah fase yang sangat urgen dan krusial dalam demokratisasi. Dalam banyak kasus di berbagai negara, fase transisi atau instalasi gagal karena terjadi pembalikan ke arah non-demokratis (reversal of authoritarian regime). Yaitu, ketika pemerintahan baru yang terpilih secara demokrasi justru membajak dan tidak mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi. Untungnya, Indonesia tidak mengalami fase pembalikan ini. Sekalipun begitu, tahapan konsolidasi masih harus melalui jalan panjang.

Baca Juga: Kongres Umat Islam Bahas Isu Demokrasi hingga Ketahanan Nasional

 

BeritaTerbaru

Putusan Terbuka, Identitas Terlindungi: Mencari Batas Anonimisasi di Peradilan Kita

Putusan Terbuka, Identitas Terlindungi: Mencari Batas Anonimisasi di Peradilan Kita

Sabtu, 19 Sep 2026 17:46 WIB
Budi Luhur di Kalangan Anggota Dewan dalam Perspektif Psikologis

Budi Luhur di Kalangan Anggota Dewan dalam Perspektif Psikologis

Sabtu, 15 Agu 2026 05:26 WIB
Salah Paham tentang Wakaf Saham

Salah Paham tentang Wakaf Saham

Rabu, 12 Agu 2026 15:21 WIB
Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Minggu, 2 Agu 2026 20:06 WIB

Sejumlah Tantangan

Salah satu tantangan terbesar dalam konsolidasi demokrasi di Indonesia adalah korupsi. Korupsi menjadi hambatan utama dalam upaya membangun negara yang kuat dan berdaulat. Korupsi juga dapat menghambat partisipasi politik dan meningkatkan ketidakadilan sosial. Meskipun berbagai usaha dilakukan untuk mengatasi korupsi, fakta menyuguhkan kian banyak pejabat publik yang melakukan praktik korupsi.

Kebebasan sipil juga menjadi isu penting dalam konsolidasi demokrasi. Meskipun konstitusi Indonesia telah menjamin kebebasan sipil, persoalan-persoalan kebebasan sipil dengan berbagai bentuknya masih menjadi masalah serius. Freedom House melalui laporan Freedom in the World, dalam sepuluh tahun terakhir masih menempatkan Indonesia sebagai negara dengan status setengah bebas (partly free) dengan rating kebebasan sipil yang rendah.

Penegakan hukum dan hak asasi manusia juga masih menjadi masalah. Berbagai kasus pelanggaran HAM masih belum diselesaikan secara tuntas. Adanya diskriminasi terhadap kelompok minoritas di beberapa daerah juga menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki jalan panjang dalam upaya membangun demokrasi yang inklusif.

Selain itu, masih ada tantangan dalam membangun sistem politik yang transparan dan akuntabel. Meskipun telah dilakukan berbagai reformasi kelembagaan, praktik-praktik yang tidak transparan dan tidak akuntabel dalam berbagai level pemerintahan terus terjadi.

Demikian halnya dengan pemilu. Pemilu di berbagai jenjang telah menjadi mekanisme yang efektif untuk transisi kekuasaan. Namun, seringnya perubahan sistem dan mekanisme pemilu menunjukkan bahwa kita belum menemukan format baku dan masih mencari bentuk tentang bagaimana proses transisi kekuasaan dilakukan.

Baca Juga: Mahasiswa Kota Tangerang Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Ancam Kedaulatan Rakyat

Tantangan lainnya adalah bagaimana menjaga stabilitas dan persatuan bangsa di tengah pluralitas masyarakat Indonesia. Menjaga persatuan dan harmoni di tengah keberagaman ini menjadi tantangan utama dalam proses konsolidasi demokrasi. Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi prinsip bersama, bahwa perbedaan yang adalah jalan untuk tetap bersatu, bukan terpecah.

Selain itu, ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial masih menjadi masalah yang serius. Persoalan ini berimplikasi juga terhadap berbagai tantangan yang disebut di atas. Mancur Olson dalam Dictatorship, Democracy, and Development pernah bertanya, mengapa setelah berakhirnya otoritarianisme dan diadopsinya demokrasi, kemakmuran justru tak kunjung datang? Jawabannya, karena berkuasanya dua bandit, yang oleh Olson disebut sebagai bandit yang menetap (stationary bandit) dan bandit yang mengembara (roving bandit).

Bandit yang menetap adalah para pemimpin yang menikmati kekayaan negara untuk diri atau kelompoknya sendiri. Sementara bandit yang mengembara, adalah para investor asing yang datang atas nama investasi. Tetapi setelah semua kekayaan negara dikeruk, mereka kemudian pergi, menyisakan sejumlah masalah. Kedua bandit ini memiliki relasi erat yang saling mensponsori.

Bandit yang menetap umumnya memiliki kekuasaan politik, bandit yang mengembara memiliki kekuatan ekonomi. Kekuasaan politik tanpa kekuatan ekonomi, tidak mungkin. Kekuatan ekonomi tanpa difasilitasi kekuasaan politik adalah nihil. Karenanya, keduanya sama saja, sama-sama bandit, yang menghambat pembangunan demokrasi.

 

Optimisme Bersama

Namun, meski dihadapkan dengan berbagai tantangan, optimisme bersama terhadap demokrasi dan proses demokratisasi tetap harus dibangun. Perjuangan untuk mewujudkan demokrasi sebagai the way of life memang adalah jalan panjang.

Diperlukan upaya yang lebih besar dan konsisten dari pemerintah, masyarakat sipil, dan semua pihak yang terlibat untuk membangun demokrasi yang sehat, bermartabat, dan berkelanjutan di Indonesia. Dengan membangun demokrasi yang terkonsolidasi, Indonesia akan menjadi negara yang kuat dan berdaulat. Inilah amanat Reformasi, yang harus dikawal dan diwujudkan bersama. Sekaligus menjadi tugas bagi pemerintahan pasca pemilu 2024 mendatang. (*)

 

*(Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Muhammadiyah Malang)

Tags: demokrasidemokratisasi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern
Kolom

144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern

Sabtu, 1 Agu 2026 16:36 WIB
Menakar Peta Jalan Operasional: Jembatani Disparitas Ketahanan Pangan Banten Unggul Berdaulat
Kolom

Menakar Peta Jalan Operasional: Jembatani Disparitas Ketahanan Pangan Banten Unggul Berdaulat

Jumat, 17 Jul 2026 13:10 WIB
Nasib Malang Rupiah
Kolom

Nasib Malang Rupiah

Senin, 13 Jul 2026 20:32 WIB
Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI
Kolom

Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI

Rabu, 17 Jun 2026 18:56 WIB
“Revitalisasi Puskesmas dan Posyandu:  Dari Tempat Berobat Menjadi Pusat Pencegahan Penyakit”
Kolom

“Revitalisasi Puskesmas dan Posyandu: Dari Tempat Berobat Menjadi Pusat Pencegahan Penyakit”

Minggu, 14 Jun 2026 08:52 WIB
Krisis Keamanan Obat dan Self-Medication Remaja:  Pembelajaran dari Kasus GGAPA terhadap Risiko Penyakit Pernapasan Urban
Kolom

Krisis Keamanan Obat dan Self-Medication Remaja: Pembelajaran dari Kasus GGAPA terhadap Risiko Penyakit Pernapasan Urban

Jumat, 5 Jun 2026 16:35 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

TIDAK BERFUNGSI : Saluran Irigasi Cisangu Bawah, di Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, tidak berfungsi dan menyebabkan pasokan air areal pesawahan tidak berjalan. Akibat hal itu, para petani tidak bisa menggarap sawah mereka, karena kekurangan air. (ISTIMEWA)

Kemarau Panjang Melanda Banten, Hasil Panen Petani Terganggu

Selasa, 20 Okt 2026 10:43 WIB
HPL Tanah Baduy 5.161 Hektare, Begini Harapan Wakil Bupati Lebak

HPL Tanah Baduy 5.161 Hektare, Begini Harapan Wakil Bupati Lebak

Rabu, 21 Okt 2026 18:40 WIB
Juventus Tunduk di Hadapan Lazio, AC Milan Menang Dramatis

Juventus Tunduk di Hadapan Lazio, AC Milan Menang Dramatis

Senin, 19 Okt 2026 07:14 WIB
EVAKUASI : Para penumpang KMP Batu Mandi, dievakuasi karena kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry tersebut terbakar. (ISTIMEWA)

KMP Batu Mandi Terbakar, ASDP Indonesia Ferry Beri Penjelasan

Selasa, 20 Okt 2026 19:17 WIB
BANTUAN BECAK -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, mendapatkan alokasi 190 unit becak listrik dari program bantuan Presiden Republik Indonesia, Senin (19/10/2026). (ISTIMEWA)

Kabupaten Serang Dapat Bantuan 190 Unit Becak Listrik

Senin, 19 Okt 2026 14:16 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.