Jumat, 5 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Krisis Keamanan Obat dan Self-Medication Remaja: Pembelajaran dari Kasus GGAPA terhadap Risiko Penyakit Pernapasan Urban

Oleh Made Nusantara
Jumat, 5 Jun 2026 16:35 WIB
Rubrik Kolom
IMG_20260605_163020
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

Oleh: Eka Mardiana Afrilia, SST, MKM
Mahasiswi Program Doktor Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Kasus GGAPA bukan hanya tragedi gagal ginjal akut pada anak. Ia adalah alarm keras bahwa obat yang dianggap “biasa” dapat berubah menjadi bahaya ketika pengawasan lemah, literasi rendah, dan masyarakat terbiasa mengobati diri sendiri.

Di kota besar, alarm ini makin relevan karena remaja menghadapi dua ancaman sekaligus: udara yang kian berat untuk dihirup dan kebiasaan self-medication saat batuk, pilek, demam, atau sesak dianggap remeh.

SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Indonesia diguncang oleh lonjakan Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak.

Isu GGAPA masih relevan pada 2025 karena muncul dalam bentuk evaluasi pascakejadian, edukasi masyarakat, penelitian keamanan sirup, dan kajian risiko obat anak.

WHO mencatat lebih dari 300 kasus acute kidney injury pada anak hingga 5 Februari 2023, dan lebih dari separuhnya berakhir dengan kematian.

BeritaTerbaru

Tanpa Pesantren, Tak Akan Ada Hari Pahlawan

Tanpa Pesantren, Tak Akan Ada Hari Pahlawan

Senin, 10 Nov 2025 15:47 WIB
Lahirnya Dirjen Pesantren: Akhir Penantian Panjang Dunia Pesantren

Lahirnya Dirjen Pesantren: Akhir Penantian Panjang Dunia Pesantren

Kamis, 23 Okt 2025 14:14 WIB
Menyulam Kolaborasi untuk Kesejahteraan: Refleksi 393 Tahun Kabupaten Tangerang

Menyulam Kolaborasi untuk Kesejahteraan: Refleksi 393 Tahun Kabupaten Tangerang

Selasa, 14 Okt 2025 20:02 WIB
IMG_20250912_144908

Inklusi Layanan Disabilitas Bukan Ilusi

Jumat, 12 Sep 2025 14:51 WIB

Kasus ini dikaitkan dengan cemaran dietilen glikol dan etilen glikol dalam obat, dua bahan toksik yang tidak boleh ditemukan dalam sediaan obat.

Tragedi ini membuat publik bertanya: bagaimana mungkin obat yang sehari-hari digunakan untuk demam, batuk, pilek, dan nyeri dapat menjadi sumber bencana?

Pertanyaan itu penting, karena di balik kasus GGAPA terdapat masalah besar: keamanan obat, pengawasan rantai produksi, dan kebiasaan masyarakat menggunakan obat tanpa konsultasi tenaga kesehatan.

Di wilayah urban, self-medication hampir menjadi budaya cepat. Ketika remaja batuk, pilek, demam, nyeri tenggorokan, atau merasa sesak, obat sering menjadi jalan pintas pertama. Apotek, toko, platform daring, dan rekomendasi media sosial membuat obat terasa dekat, mudah, dan seolah selalu aman.

Padahal, gejala pernapasan yang dianggap ringan dapat menjadi tanda asma, pneumonia, alergi berat, bronkitis, tuberkulosis, atau dampak polusi udara. Kaitan GGAPA dengan penyakit pernapasan urban memang bukan hubungan langsung.

GGAPA menyerang ginjal, bukan paru-paru. Namun, jembatannya sangat jelas: banyak obat yang dikonsumsi masyarakat untuk keluhan umum terkait demam dan batuk adalah bagian dari pola pengobatan mandiri.

Maka, GGAPA harus dibaca sebagai peringatan agar masyarakat tidak sembarangan menggunakan obat untuk gejala pernapasan.

Remaja urban berada dalam posisi rentan. Mereka hidup di tengah polusi kendaraan, kepadatan kota, asap rokok, tekanan aktivitas, dan paparan iklan obat. Studi di Greater Jakarta menemukan hubungan antara paparan PM2.5 dengan kasus asma dan pneumonia anak di 11 kota/kabupaten wilayah Jabodetabek.

Artinya, risiko pernapasan di kota tidak hanya nyata, tetapi juga membutuhkan respons kesehatan masyarakat yang serius.

Masalahnya, ketika gejala muncul, sebagian remaja dan keluarga memilih “menenangkan gejala” dengan obat sendiri. Batuk ditekan, demam diturunkan, hidung tersumbat diatasi, tetapi penyebab penyakit tidak selalu diketahui.

Pada titik ini, self-medication dapat menunda diagnosis, memperburuk kondisi, memicu efek samping obat, bahkan membuka risiko penggunaan antibiotik tanpa indikasi.

Catatan validasi akademik (draf percakapan untuk dimintakan persetujuan):

Eka: “Bu, apakah tepat bila kasus GGAPA dibaca sebagai pembelajaran untuk mencegah self-medication pada remaja urban, terutama saat muncul keluhan batuk, pilek, dan sesak?”

Dr. Ernysih, S.KM., M.KM.: “Tepat. GGAPA tidak boleh dipahami hanya sebagai kasus gagal ginjal, tetapi sebagai peringatan sistemik tentang keamanan obat dan literasi kesehatan. Kaitan dengan penyakit pernapasan urban perlu dijelaskan secara hati-hati: bukan GGAPA yang menyebabkan gangguan napas, melainkan pola self-medication pada keluhan pernapasan yang harus diwaspadai.”

Eka: “Jadi edukasi remaja bukan hanya soal udara bersih, tetapi juga obat yang aman?”

Dr. Ernysih: “Benar. Remaja perlu tahu kapan obat bebas boleh digunakan, kapan harus ke tenaga kesehatan, dan mengapa antibiotik atau obat batuk tidak boleh dikonsumsi sembarangan.”

Penutup
Krisis GGAPA harus menjadi momentum untuk membangun budaya penggunaan obat yang rasional. Kota yang sehat bukan hanya kota dengan udara yang lebih bersih, tetapi juga kota dengan masyarakat yang lebih cerdas membaca risiko obat.

Remaja urban perlu dilindungi dari dua arah: paparan udara yang merusak paru-paru dan kebiasaan self-medication yang dapat menutupi bahaya penyakit. Batuk panjang, sesak, demam berulang, dan napas berbunyi bukan sekadar keluhan biasa. Itu bisa menjadi alarm tubuh yang membutuhkan pertolongan tepat, bukan sekadar obat cepat.

Referensi ringkas
-World Health Organization. (2023). Investigation of acute kidney injury in children in Indonesia: Results and regulatory actions.

-Hidayati, E. L., et al. (2024). Emerging progressive atypical acute kidney injury in young children linked to ethylene glycol and diethylene glycol intoxication.

– Pediatric Nephrology, 39(3), 897-904.
Haryanto, B., et al. (2025). Associations between ambient PM2.5 levels and children’s asthma and pneumonia cases in Greater Jakarta. Annals of Global Health.

-State of Global Air. (2024). State of Global Air 2024 Report. Health Effects Institute and UNICEF.

-Reuters. (2024). Indonesia court finds drugmakers at fault over toxic cough syrup, awards parents.

-Umar, T. P., Jain, N., & Azis, H. (2023). Endemic rise in cases of acute kidney injury in children: A global concern. Kidney International, 103(3), 444-447.

Catatan redaksi: bagian percakapan/validasi akademik perlu mendapatkan persetujuan narasumber sebelum dimuat sebagai kutipan langsung.

Tags: ArtikelGGAPAPenyakit Pernapasan Urbam
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG_8130
Kolom

Pengaruh Media Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Berhitung Permulaan (1–10) Anak Usia 4–5 Tahun di PAUD HI Tunas Mandiri

Kamis, 11 Sep 2025 19:12 WIB
IMG-20250818-WA0030
Kolom

80 Tahun Indonesia Merdeka Ala Kampung Santri; Napak Tilas Kemerdekaan Belajar Mengajar, Menjadikan Pesantren sebagai Kluster Ketahanan Pangan Nasional dan Dunia

Selasa, 19 Agu 2025 11:28 WIB
80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara
Kolom

80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

Kamis, 14 Agu 2025 15:07 WIB
Perempuan Banten di Persimpangan Jalan
Headline

Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

Jumat, 1 Agu 2025 13:27 WIB
IMG-20250722-WA0004
Kolom

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Di Provinsi Banten Setelah Terbentuk Mau Dibawa Kemana ?

Selasa, 22 Jul 2025 09:23 WIB
IMG-20250720-WA0009
Kolom

Regulasi Apotek Desa, Harapan Baru Atau Angan-angan Baru?

Minggu, 20 Jul 2025 11:45 WIB
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Ganda Putri Kirim 3 Wakil ke Perempatfinal

Ganda Putri Kirim 3 Wakil ke Perempatfinal

Kamis, 4 Jun 2026 20:27 WIB
MENUNJUKKAN BARBUK : Jajaran Ditreskrimum Polda Banten mengamankan barbuk pencurian kabel persinyalan kereta api. (ISTIMEWA)

Polda Banten Ungkap Kasus Pencurian Kabel Persinyalan Kereta Api dan Penadahan

Rabu, 3 Jun 2026 14:55 WIB
Ruben Onsu Merasa Kesulitan Bertemu Kedua Putrinya

Ruben Onsu Merasa Kesulitan Bertemu Kedua Putrinya

Selasa, 2 Jun 2026 17:05 WIB
Indomaret di Jalam M Toha Kota Tangerang Terbakar Hebat

Indomaret di Jalam M Toha Kota Tangerang Terbakar Hebat

Kamis, 4 Jun 2026 16:43 WIB
3.021 Penerima Bansos di Kota Tangerang Terindikasi Judi Online, Dinsos Tunggu Verifikasi Data

3.021 Penerima Bansos di Kota Tangerang Terindikasi Judi Online, Dinsos Tunggu Verifikasi Data

Minggu, 31 Mei 2026 20:28 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.