SATELITNEWS.COM,TANGERANG—Persita wajib mewaspadai kebangkitan Bhayangkara FC saat bertanding di Indomilk Arena, Kamis (3/8) malam pukul 19.00 Wib. Meski tim tamu berstatus juru kunci, Pendekar Cisadane tak boleh menganggap remeh.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persita punya ambisi meraih poin penuh setelah ditahan imbang Persikabo 1973 pada laga tandang sebelumnya. Berbekal dua kemenangan kandang, Pendekar Cisadane akan berusaha memenuhi target tiga angka tersebut.
Pelatih Persita Tangerang Luis Edmundo memahami jika timnya membutuhkan dukungan suporter. Untuk itu dia meminta para fans agar datang menyaksikan pertandingan di stadion Indomil Arena.
“Mudah-mudahan suporter Persita bisa datang ke stadion, karena sangat penting bagi pemain mendapat dukungan dari mereka. Dan mudah-mudahan semua rencana yang kita siapkan besok bisa berjalan lancar dan kita mendapat tiga poin,” ungkap Luis, kemarin.
Luis menyatakan seluruh pemainnya sudah siap bertempur. Kendati demikian, dia meminta agar Fergonzi dkk tidak menganggap remeh lawan.
“Semua pemain yang akan tampil dalam kondisi sangat siap, semua mereka akan tampil maksimal untuk meraih tiga poin. Termasuk Ramiro Fergonzi dimana ia siap untuk tampil,”
“Bagi saya tidak ada tim yang paling berat ataupun mudah. Buat saya semua tim akan sangat sulit, saya tidak pikirkan untuk laga melawan PSM Makassar. Kita fokus 100% untuk laga besok melawan Bhayangkara FC,” ujar Luis.
Persita tidak akan diperkuat kapten tim Muhammad Toha yang sedang sakit. Sementara Rifky Dwi Septiawan juga absen karena tengah menjalani tugas di kesatuan TNI Angkatan Laut.
Beberapa nama bisa menjadi opsi untuk menggantikan dua nama yang akan absen tersebut, seperti Fairuz Ohorella ataupun menggeser Mario Jardel ke posisi bek kanan. Sementara di lini tengah, Fahreza Sudin bisa tampil dari awal atau ada nama lain seperti Ambrizal Umanailo yang bisa mengisi posisi tersebut.
Agresivitas dan permainan bola cepat akan menjadi andalan bagi Pendekar saat menjalani laga ini. Namun Pendekar juga harus waspada dengan misi kebangkitan Bhayangkara FC yang pada pekan lalu menahan imbang juara bertahan PSM Makassar dengan skor 0-0.
Kecepatan Dendy Sulistyawan dan striker asing baru Crislan patut diwaspadai oleh barisan pertahanan Pendekar Cisadane. Sementara otak permainan Bhayangkara FC ada dalam diri Matias Mier dan Adam Najem dari lini kedua mereka.
Saat ini, Bhayangkara FC menempati peringkat ke-18 alias dasar klasemen dengan koleksi satu poin dari lima penampilan. Klub yang bermarkas di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, itu, tentu mengincar poin tambahan di laga selanjutnya agar bisa keluar dari zona degradasi.
Sementara Persita ada di posisi tiga klasemen Liga 1 2023-2024 hingga pekan kelima. Pendekar Cisadane memiliki 10 poin dari lima laga yang telah dijalani.
Dalam lima laga yang sudah dijalani, Persita meraih 10 poin dan ada di peringkat ketiga klasemen dan hanya kalah soal agresivitas gol dari Dewa United dan Madura United.
Sementara itu Pelatih Bhayangkara FC, Emral Abus, mengatakan, kondisi mental anak asuhnya perlahan membaik. Meski belum mendapatkan kemenangan, satu poin yang didapat ketika melawan PSM Makassar pekan lalu menambah motivasi Awan Setho dkk untuk melawan Persita.
“Dari pertandingan pertama sampai keempat kurang beruntung, pertandingan kelima baru dapat satu poin, tapi kami syukuri,” ujar Emral Abus, Rabu (2/8).
Di pertandingan kelima melawan PSM, mental anak asuhnya sudah naik. Secara permainan, Emral menegaskan anak asuhnya sudah jauh lebih baik.
“Bisa menguasai pertandingan. Peluang juga banyak tapi gagal dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya.
Emral juga menyebut anak asuhnya makin kompak. Sudah tidak ada lagi masalah kurang adaptasi bagi pemain asing baru dalam skuadnya. Ia berharap pemainnya bisa saling mengerti terutama terkait taktikal ketika melawan Persita.
Mantan pelatih Persib Bandung itu juga ingin Bhayangkara FC bisa bermain lebih bagus lagi. Targetnya adalah mendapat poin. “Syukur-syukur kami bisa memenangkan pertandingan. Insya Allah anak-anak akan all-out menjalankan game plan yang sudah disiapkan,” ujarnya. (gatot)